Direktur Utama PT Asuransi Tugu Kresna Pratama

Golf merupakan olahraga yang mengagumkan, bahkan memiliki manfaat lebih dari sekadar olahraga. Kalau tidak percaya, tanyakan saja kepada Moch. Hirmas Fuady, 60 tahun, yang kini menjabat Direktur Utama PT Asuransi Tugu Kresna Pratama. Menurut Hirmas, golf memiliki manfaat yang sama dengan aktivitas berkendara off-road yang ia tekuni juga. Berikut penuturannya kepada GolfJoy.

Saya pertama kali main golf pada 1995-an ketika menjabat Kepala Bagian Keuangan di PT PLN Sumatra bagian Selatan, di Palembang. PLN memberi kesempatan sumber daya manusianya untuk bermain golf demi menunjang kinerja perusahaan. Saya ikut bermain karena ingin menjalin jaringan persahabatan dan keakraban lebih luas. Meski saya sudah berlatih dengan pelatih profesional, hasilnya ternyata begitu-begitu saja, handicap tetap 20 [tertawa].

Selain untuk kesehatan fisik, ada dua manfaat lagi dari golf, pertama dari sisi sosial. Dari sisi sosial kita bisa memperluas persahabatan dan keakraban. Manfaat lain adalah olahraga ini membantu kita untuk bisa menaklukkan diri sendiri. Kita sekaligus berlatih menahan emosi, belajar lebih sabar. Kalau kita lihat pemain memukul jauh, ya biar saja nggak usah emosi. Kalau kita menuruti emosi malah pukulan kita grounded. Jadi golf membantu mengendalikan emosi saya.

Golf juga membantu menambah kepercayaan atau trust dan melatih kejujuran. Apalagi pekerjaan di sektor asuransi yang menuntut tingkat kepercayaan tinggi. Kalau pukulan kita OB (out of bounds) ya katakan saja OB. Kalau bogey ya bogey. Skor bukan yang utama. Yang utama adalah bagaimana kita mengendalikan diri kita, bagaimana kita bermain dengan sportivitas.

Kelakuan di golf bisa tercermin juga di pekerjaan. Jika dia terbiasa bermain tidak jujur, ngaku par padahal bogey contohnya, itu bisa terbawa ke pekerjaan. Kita bisa menilai karakter orang di lapangan. Di pekerjaan kita dituntut mencapai target, caranya itu yang digunakan apakah dengan cara jujur atau tidak. Sama halnya di lapangan.

Selain golf, saya suka berkendara off-road. Saya biasa melakukan aktivitas ini di Jawa Timur, sekitar Malang. Mobil off-road andalan saya adalah Wrangler. Sama halnya dengan golf, kegiatan off-road ini juga menjalin kebersamaan, melatih kesabaran. Ketika mobil terperosok atau mogok, kita sama-sama membantu. Paling tidak, berdua mendorong mobilnya [tertawa].

Pekerjaan kantoran ada pensiunnya, tapi kalau golf saya belum tahu kapan saya pensiunnya. Selama masih ada kesempatan dan mampu memukul bola saya akan terus bermain olahraga yang menyenangkan ini.


Moch. Hirmas Fuady menjabat sebagai Direktur Keuangan & Administrasi PT Asuransi Tugu Kresna Pratama sejak 30 Mei 2017. Pria yang lahir di Surabaya 14 Mei 1959 ini menempuh pendidikan di Strata 1 dari Fakultas Ekonomi Management Universitas Brawijaya dan Strata 2 MSi di STIE Indonesia – Malang.
Beberapa posisi yang pernah dijabat sebelumnya: PT PLN (Persero) Kepala Bagian Keuangan (1993-1997), Satuan Pengawasan Internal (1997 – 2000), Kepala Kontrol Intern (2000 – 2004), Manajer Keuangan (2004 – 2012), Manajer Senior Perencanaan & Pengendalian Anggaran (2012 – 2015), Instruktur pada PLN Unit Pendidikan & Pelatihan Pandaan (2016 – 2017).