Monthly Medal Jakarta Master Club musim 2021 menjadi target incaran perebutan dua slot untuk bisa bertanding di Asian Development Tour 2021.

Jakarta Master Club (JMC) punya target bidikan meloloskan sang Order of Merit 2021 untuk berlaga di ajang tour Asia tier 2, Asian Development Tour atau ADT yang rencananya akan dihelat pada Agustus 2021.

Order of Merit JMC 2021 tersebut akan diambil dua pegolf (dari kategori Senior dan Regular) hasil seleksi pada kompetisi monthly medal yang dimulai pada Januari hingga Agustus 2021.

“Order of Merit JMC dari Januari hingga Agustus 2021 ini akan diikutkan dalam turnamen pro ADT Asian Tour pada Agustus nanti. Sementara dari kategori seniornya, JMC akan mengirimkan satu pegolfnya untuk bermain di pro-am ADT. Kedua pegolf tersebut akan kita berikan fasilitas akomodasi untuk bertanding di ADT nantinya,” ungkap Suharsono “Cing Cing” Ketua Umum JMC kepada GolfJoy usai umumkan pemenang MM JMC Maret 2021 di resto club house Damai Indah Golf Pantai Indah Kapuk.

Di monthly medal ketiga Maret 2021 ini, Rudi Liang, pegolf handicap 8 keluar sebagai pemenang Best Gross pada kategori Senior Flight. Pegolf berhandicap 8 ini berhasil mencetak skor gross 75 (37-38). Di Reguler Flight, Krishna Iskandar (hcp 2) menjadi yang terbaik meraih Best Gross dengan skor gross 77 (40-37).

Monthly medal JMC ini pun juga dihadiri oleh mantan ketum periode sebelum Suharsono, Jimmy Masrin. Chairman of Asian Tour itu bermain satu pairing dengan Ario Mahendra (hcp 6), Didik (hcp 5) dan Eddy Tjia (hcp 6).

“Kali ini saya bermain not good, padahal di MM bulan lalu main bagus. Kan sekarang saya sudah masuk senior. Skor saya 43-40, kalah banyak. Tapi ok lah karena kita dapat kesempatan bermain bersama bareng member JMC di sini, jadi masih ada kegiatan bermain golf bersama,” ungkap Jimmy Masrin yang menyandang handicap 6.

Sementara itu, sang Ketum Suharsono (hcp 5), yang satu pairing dengan dua pegolf regular, Krishna Iskandar (hcp 2) dan Michael Tjandra (hcp 8), hanya sanggup memperoleh skor gross 84 (41-43).

Jakarta Master Club sendiri terbentuk pada 17 Agustus 2005 dengan pendiri sebanyak 17 pegolf, salah satunya Titung Sukirno, yang juga didapuk sebagai ketua umum pertama JMC. Objektif JMC adalah sebagai wadah berkumpul para pegolf handicap singleap, passionate dengan golf, serta bermain bersama agar mendapatkan relaksasi kebugaran jasmani dan kesegaran rohani di lapangan golf.

“Uniknya kita adalah satu satunya komunitas golf yang membernya single handicap. Dan kita semuanya bermain dari black tee box. Tetapi itu hanya berlaku hingga kepengurusan di periode pertama saya. Di kepengurusan kedua saya, akhirnya direview akibat sudah banyaknya anggota yang masuk keusia senior (diatas 55 tahun) termasuk saya. Sehingga kita pecah menjadi dua, kategori Senior yang bermain dari second tee-box, sementara kategori Regular masih tetap bermain dari black tee-box,” ungkap Suharsono sekilas tentang JMC.

Saat ini JMC memiliki member sebanyak 60 pegolf dengan beberapa dewan kehormatan seperti Nanan Sukarna, Maheranto, Jufri dan Heri Setiadi. Komposisi pegolf Senior 40% dan Reguler 60%.

Dan JMC sendiri telah menancapkan eksistensinya sebagai komunitas golf Ibu Kota dan terdaftar sebagai anggota Pengprov PGI DKI Jakarta. Harumnya nama JMC berkat prestasi yang disandang, terakhir diukir pada kejuaraan Match Play di Gunung Geulis Golf & Country Club pada medio Maret 2021.

MM MARET 2021 JAKARTA MASTER CLUB

SENIOR FLIGHT

Best Gross   Rudi Lang  Gross: 75 Hcp: 8  Nett: 67

Best Nett 1   Ario Mahendra Gross: 77 Hcp: 6  Nett: 71

Best Nett 2   Didik G  Gross: 77 Hcp: 5  Nett: 72

REGULER FLIGHT

Best Gross   Krishna Iskandar Gross: 77 Hcp: 2  Nett: 75

Best Nett 1   Michael Cahyadi Gross: 81 Hcp: 6  Nett: 75

Best Nett 2   Dokter Iwan  Gross: 83 Hcp: 5  Nett: 78

(Liputan & foto oleh Syam Al Aminy)