Dalam rangka hari jadi ke-43, Padang Golf Pangkalan Jati bekerjasama dengan Arraya Medika menyelenggarakan kegiatan khitanan massal yang berlangsung pada Senin (28 Maret 2022).
“Jumlah anak-anak yang akan dikhitan disesuaikan dengan hari jadi PGPJ ke-43. Tapi, dalam perjalanannya lebih dari 43 orang anak yang terdaftar dalam kegiatan khitanan tersebut.”
Demikian diungkapkan Kepala Pengelola Padang Golf Pangkalan Jati, Laksamana TNI Angkatan Laut, Taufik Arief, kepada media GolfJoy.
Lebih jauh Taufik Arief mengungkapkan bahwa keberadaan Padang Golf Pangkalan Jati tak sebatas sebagai tempat atau pusat kegiatan olahraga khususnya golf dan entertainment, tetapi juga sebagai tempat kegiatan sosial.
Dan, kegiatan sosial berupa khitanan massal tersebut adalah salah satu bentuk social responsibilty PGPJ kepada karyawan dan caddy beserta keluarganya.
Kegiatan sosial tersebut diselenggarakan setiap tahun dalam rangka HUT PGPJ. “Tahun lalu kita mengadakan kegiatan donor darah. Tahun ini dalam rangka HUT PGPJ ke-43, kita mengadakan kegiatan khitanan massal,” papar Taufik Arief.
“Karena kita di sini (PGPJ) selalu berbagi dengan masyarakat sekitar yang aktif bekerja di sini sesuai dengan keahlian mereka masing-masing,” tambah Kepala Pengelola Padang Golf Pangkalan Jati, menegaskan.
Selain peduli dengan warga sekitar, PGPJ juga sangat peduli terhadap pembinaan di kalangan pegolf junior. “Para pegolf junior yang menjadi anggota perkumpulan golf junior Pangkalan Jati, mereka free atau tidak dipungut biaya green fe apabila mereka bermain pada hari biasa atau week day,” kata Kepala Bidang Operasional PGPJ yang akrab disapa dengan sebutan Bang nDjum — yang mendapingi Taufik Arief ketika Kepala Pengelola Padang Golf Pangkalan Jati tersebut berbincang bersama Media GolfJoy.
Menjawab pertanyaan terkait dengan jumlah anak yang mengikuti khitanan massal tersebut, mBak Vera, sekretaris dari Kepala Pengelola Padang Golf Pangkalan Jati, Taufik Arief, mengatakan bahwa jumlahnya menjadi 50 orang anak.
“Mereka berasal dari internal karyawan PGPJ dan keluarga caddy,” katanya sambil menambahkan bahwa pihaknya membutuhkan waktu kurang-lebih dua minggu untuk menyelenggarakan program kegiatan khitanan massal tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, selain mengabadikan foto setiap anak yang habis dikhitan untuk dokumentasi, mereka juga mendapat goody bag dari pengelola Padang Golf Pangkalan Jati.
Tak hanya itu. Sebelum anak-anak tersebut dikhitan pun mereka diberi baju koko, sarung, uang saku dan makan. Bahkan ketika anak-anak yang habis mengikuti khitanan massal tersebut kembali ke rumah masing-masing, pihak pengelola Padang Golf Pangkalan Jati memberi mereka goody bag.
—
Liputan dan foto Toto Prawoto
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!









