Patrick Reed tak mau disebut sebagai pemain curang setelah dipenalti karena memperbaiki posisi bolanya di Hero World Challenge Jumat lalu.

Juara Masters 2018 itu meggerakkan pasir di bunker dengan ayunan praktiknya, yang mengakibatkan penalti dua pukulan.

Reed, yang akan bermain untuk AS di Presidents Cup minggu ini, dikritik oleh para pemain dari tim Internasional.

Namun, dia berkata: “Saya tidak berusaha memperbaiki posisinya. Jika Anda melanggar aturan secara tidak sengaja, itu tidak curang.”

Pemain usia 29 tahun ini merupakan pilihan kapten dalam tim Tiger Woods di Presidents Cup bergaya Ryder Cup, yang mulai bermain di Royal Melbourne di Australia pada Kamis.

Kapten tim Tiger Woods menyebut Reed “anak yang hebat”, dengan mengatakan mereka telah membahas insiden tersebut di pesawat dari Bahama ke Australia.

“Itu bukan pembicaraan yang panjang,” jelasnya. “Kami membuatnya singkat, to the point. Peraturan resmi memberinya penalti dua tembakan. Dia finis di 16 under, dua pukulan di belakang [pemenang] Henrik [Stenson], dan sekarang kita berada di sini minggu ini.”

Reed telah dikritik oleh anggota tim Internasional Ernie Els termasuk pemain Australia Cameron Smith, yang mengatakan dia “tidak memiliki simpati untuk siapa pun yang curang”.

“Saya pikir itu wajar,” kata Els. “Orang-orang ini adalah para pesaing. Jelas mereka tidak menyukai apa yang mereka lihat. Seperti Tiger, kita terus bergerak; kita akan memperebutkan Piala. Tidak ada hubungannya dengan kita. Pada dasarnya itulah yang terjadi, dan kupikir Tiger sedang berurusan dengan hal itu dan Patrick juga berurusan dengan itu. Kami sedang bersiap-siap memainkan Presidents Cup. Tidak ada lagi yang bisa dikatakan.”

Sumber: BBC.com