Sempat tertunda di 2020, PGA IPB menyelenggarakan Covid-19 Charity Golf Tournament 2021. Donasi untuk mahasiswa IPB pun terkumpul Rp 705.000.000.

Hingga saat ini, Indonesia masih berada dalam situasi pandemi Covid-19. Dan pandemi ini mengakibatkan efek domino atau efek negatif keseluruh sektor, termasuk di sektor perekonomian. Hal ini, tentunya berdampak pula pada kondisi masyarakat itu sendiri.

Dan kondisi efek negatif itu, pun berakibat kepada tidak mampunya para orang tua mahasiswa untuk membiayai anak-anaknya, yakni para mahasiswa IPB, yang sebetulnya mereka memiliki kemampuan sangat mumpuni dan yang seharusnya bisa ditopang kesulitannya.

“Atas dasar itulah, PGA IPB berinisiatif mencarikan dana, mencari sponsor kepada para dermawan yang mau menjadi sponsor ide kegiatan kami ini. Yang mana sebagian besar pendonasi ini, juga merupakan para alumni IPB. Sehingga alhamdulillah, pada hari ini kita bisa menyelenggarakan turnamen Covid-19 Charity Golf Tournamen Piala Rektor IPB 2021 di Emeralda Golf Club pada Minggu, 11 April 2021 ini,” terang Rudy Irawan, selaku Ketua PGA IPB.

“Secara khusus, saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri yang menjadi sponsor utama pada hari ini. Dan kita akhirnya bersepakat, in syaa Allah, Bank Mandiri akan mengirimkan staf-stafnya untuk kuliah S2 di IPB kelas khusus Sains Data. Jadi IPB sudah buka program studi S1, S2, dan S3  dibidang Data Sains. Ini satu-satunya prodi data sains di Indonesia untuk mengantisipasi era desrupsi sekarang ini yang memerlukan big data,” ungkap rektor IPB, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.

Profesor Arif Satria pun mengajak rekan-rekan pegolf, para sponsor, untuk bersama-sama berkolaborasi mengembangkan SDM (sumber daya manusia) Indonesia dibidang teknologi terbaru, dengan membuka kelas khusus bagi para karyawannya, seperti Bank Mandiri. “Dan nantinya para karyawan BNI, kemudian BSI, dan saya persilahkan juga bagi Moratelindo dan lainnya,” tukas rektor kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah pada 1971 itu.

Sebagai informasi, pada tahun 2020 lalu, IPB dinayatakan sebagai universitas terbaik pertama di Indonesia oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Di tahun 2021 (akan diumumkan pada September 2021), IPB menjadi universitas diurutan pertama di Asia Tenggara, nomer 10 di Asia, dan nomer 60 di Dunia, dibidang pertanian dan kehutanan yang dianugrahkan oleh QS World University, sebuah lembaga perankingan perguruan tinggi dunia.

Di turnamen yang memperebutkan Piala Rektor IPB ini, pegolf yang merupakan alumni IPB angkatan 21 dan juga merupakan direktur PT POS Indonesia, Charles Sitorus, berhasil mencetak hole in one (HIO) di hole #4 par 3 River Course dengan hadiah uang tunai sebesar Rp 250. 000. 000. Dan Charles turut menyumbangkan hadiah HIO-nya sebesar 10% (Rp 25. 000. 000) untuk mahasiswa IPB.

Secara simbolis, sumbangan dana bagi para mahasiswa IPB yang tidak mampu ini diserahkan oleh Ketua PGA IPB, Rudy Irawan dan Ketua Panitia turnamen, Eminuel, kepada Rektor IPB, Prof. Dr. Arif Satria dengan total sumbangan sebesar Rp 705. 000. 000.

Sementara itu, pegolf alumni senior IPB berusia 80 tahun, Bapak Roja’i, akhirnya mendapatkan hadiah grand lucky draw berupa logam mulia emas seberat 25 gram yang diserahkan langsung oleh rector IPB. Pun dengan dua pemenang lainnya, dimana masing-masing mendapatkan logam mulia emas 15 gram dan 20 gram.

COVID-19 CHARITY GOLF TOURNAMENT 2021

OVERALL

Best Gross Overall   Tigor   Gross: 73 Hcp: 5  Nett: 68

Best Nett Overall  Suryo   Gross: 80 Hcp: 13  Nett: 67

FLIGHT

Best Nett 1   Zulhaimi  Gross: 73 Hcp: 5  Nett: 68

Best Nett 2   Dede H.  Gross: 79 Hcp: 10 Nett: 69

Best Nett 3   Harmen  Gross: 75 Hcp: 6  Nett: 69

FLIGHT B

Best Nett 1   Hariyanta  Gross: 82 Hcp: 13 Nett: 69

Best Nett 2   A. Zulfa  Gross: 83 Hcp: 13 Nett: 70

Best Nett 3   Imam D.  Gross: 84 Hcp: 14 Nett: 70

FLIGHT C

Best Nett 1   Charles Sitorus Gross: 93 Hcp: 23 Nett: 70

Best Nett 2   Wahyudi  Gross: 90 Hcp: 19 Nett: 71

Best Nett 3   Yulfian   Gross: 94 Hcp: 23 Nett: 71

NOVELTY SKILL  

Nearest to the Line  Armaya  Jarak: 2 CM

Nearest to the Pin  Tigor   Jarak: 45 CM Longest Drive  Maspiyono  Jarak: 238,8 M