Justin Thomas memberikan momen terbesar bagi tim Amerika yang putus asa pada hari Jumat di Presidents Cup.

Dia memasukkan putt birdie 18 kaki di hole terakhir, menjatuhkan putter-nya dan memandang rekannya, kapten Tim AS Tiger Woods. Thomas berteriak pada Woods, yang juga menjatuhkan putter-nya dan memeluknya dengan keras.

Tim Amerika mendapat momentum hari itu.

Justin Thomas mendapatkan birdie krusial pada hole 18 untuk mengunci poin penuh untuk Tim USA selama hari kedua Presidents Cup.

Namun, para pemain internasional bermain sangat baik sehingga mereka mendapat keunggulan terbesar dalam 16 tahun.

Setelah meraih keunggulan 4-1 pada sesi pembukaan di Royal Melbourne, mereka dengan cepat memenangkan dua pertandingan foursome.

Louis Oosthuizen dan Adam Scott bangkit dari ketinggalan 2 dengan memenangkan lima dari tujuh hole berikutnya dan mengalahkan Dustin Johnson dan Matt Kuchar dalam pertandingan pembukaan foursome Jumat.

Patrick Reed mendapat teriakan dari penonton lagi, termasuk teriakan “Patrick Curang” atas pelanggaran peraturannya minggu lalu di Bahama. Namun, pukulan paling telak bagi Reed dan Webb Simpson adalah tim Internasional Marc Leishman dan Abraham Ancer, yang mengambil kendali di sembilan hole terakhir untuk menang, 3 dan 2.

Papan skor sempat dipenuhi dengan warna hitam dan emas, warna-warna baru dari tim Internasional yang diilhami oleh sang kapten Ernie Els.

Mereka puas dengan memimpin 6 1/2 – 3 1/2.

Patrick Cantlay dan Thomas masing-masing membuat birdie di hole ke-18 untuk memenangkan pertandingan. Gary Woodland dan Rickie Fowler bangkit dari ketertinggalan 2 pukulan dengan tiga hole tersisa untuk mendapatkan hasil halve.

Day 2: Foursomes — Internasional memimpin 6,5 – 3,5

ASSkorInternasional
Dustin Johnson/Matt Kuchar
3&2 Adam Scott/Louis Oosthuizen

Patrick Cantlay/Xander S.

1UP´╗┐

Joaquin Niemann/Adam Hadwin
Webb Simpson/Patrick Reed3&2 Abraham Ancer/Marc Leishman
Tiger Woods/Justin Thomas
1UP Ben An/Hideki Matsuyama
Rickie Fowler/Gary Woodland
TIED Cam Smith/Sungjae Im

Sumber foto: William West/AFP via Getty Images