DETIK-detik menjelang pairing group nomor 23 di mana dua pemain Indonesia William Justin Wijaya dan Randy Arbenata Mohammad Bintang serta Rizq Adam Rohizam dari Malaysia akan mengakhiri permainan mereka di Round Final Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025, orang-orang yang berada di Club House segera bangkit dari tempat duduk mereka masing-masing dan bergabung dengan para penonton lainnya untuk menyaksikan secara langsung siapa yang akan merebut gelar juara dalam high level tournament tersebut tahun ini.
Pasalnya, William yang leading dengan skor -8 dan Randy dengan skor -6 sejak hari pertama Selasa (15 Juli 2025) hingga hari ketiga, Kamis (17 Juli 2025) saling kejar untuk menambah skor yang telah mereka dibukukan. Dan, puluhan penonton yang menyaksikan detik-detik terakhir di Hole 18 pun semuanya terdiam dengan jantung dag-dig-dug ketika Randy mendapat giliran memukul bola ke arah green — setelah Rizq Adam dari Malaysia mengakhiri permainannya di Hole 18.
Ekspresi wajah Randy yang penuh percaya diri saat hendak memukul bola dari jarak sekitar 10 meter di luar area green Hole 18, membuat para penonton semakin tegang.
Dengan ketenangan yang sangat luar biasa yang terpancar dari ekspresi wajahnya, Randy, sekali dua kali memandang tajam ke arah hole, dan ketika bola yang dipukul menggelinding lurus menuju lubang 18, para penonton pun berteriak: “Yes yes yes ..” dan kemudian teriakan pun bertambah keras ketika bola yang dipukul Randy masuk lubang: “In the hole ..!”
Tepuk tangan serempak tanpa dikomando pun memecah keheningan. Karena, dengan keberhasilan Randy mencetak eagle di hole terakhir, skor yang dibukukan oleh pegolf dari Pengprov PGI Jawa Barat yang mendapat full support dari Ich Double B tersebut menjadi 9 under.
Tak lebih dari satu menit, situasi pun kembali hening ketika William berancang-ancang hendak memukul bolanya dari fairway ke arah Hole 18. Ketika bola William on the green dan hanya berjarak sekitar dua tiga langkah dari Pin, teriakan pun kembali terdengar — tapi bernada rendah — dari para penonton: “Wahhh bolanya nete …” Dan, moment terakhir di Hole 18 tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh William. Dia mencetak Birdie sehingga skor minus (-) pegolf asal Kota Surabaya tersebut bertambah 1 stroke dari 8 under menjadi 9 under.
Akan tetapi karena Randy telah lebih dahulu membukukan skor 9 under, maka siapa di antara William dan Randy yang akan menjadi The Best ditentukan melalui Tanding Ulang atau Play Off.
Setelah melalui Play Off yang sangat menegangkan dan dramatis, akhirnya Randy berhasil merebut gelar juara Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 yang berlangsung sangat dramatis dan menegangkan.
MENGURANGI JUMLAH SKOR OVER
Meskipun tidak diwarnai dengan Tanding Ulang atau Play Off, saling kejar untuk mengurangi deposit skor plus (+) atau over — terutama dan khususnya di Divisi Putri —- pun terjadi antara Bianca Naomi Amina Laksono dan Fausta Bianda.
Dengan penampilan penuh percaya diri sejak hari pertama hingga hari ketiga, akhirnya Bianca merebut gelar juara di Divisi Putri dengan total skor +11.
Seperti diketahui bahwa sejak di-launching kepada publik golf di dunia internasional pada 2023 lalu — untuk pertama kalinya Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 khususnya di Divisi Putra juaranya ditentukan melalui Play Off.
Oleh karena itulah maka menjadi sangat wajar apabila Randy Arbenata Mohamad Bintang, selain mendapat ucapan selamat dari para penonton, juga menjadi “buru”-an para wartawan.
Kepada para jurnalis Randy mengungkapkan bahwa salah satu keberhasilannya menjadi juara karena dia dapat menerapkan game plan dengan baik dan benar sejak hari pertama hingga hari ketiga atau final.
KEHADIRAN SEORANG IBU
Seperti diketahui bahwa permainan Randy memang sempat drop dan mencetak boggey di awal sembilan hole kedua.
Tapi, berkat kehadiran Jeng Ana — Ibundanya Randy — yang menyusul dengan menumpang golf cart yang disediakan khusus untuk jurnalis dan fotographer, “Randy bisa bangkit lagi permainannya dan berhasil membuat birdie .. sampai akhirnya dia menjadi juara Medco,” sela Jeng Ana, “alhamdullilah Randy bisa menyumbangkan yang terbaik untuk golf di Indonesia,” lanjut Jeng Ana.
Seperti halnya Randy, William Justin Wijaya pun keikut-sertaannya dalam event Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025, didampingi oleh Ayahandanya, Wijaya.
Meskipun tak berhasil merebut gelar juara, William Justin Wijaya, yang mulai mengenal golf dan aktif tampil dalam setiap turnamen sejak tiga tahun lalu bahkan pada Mei 2025 lalu berhasil menyumbang 3 medali emas di kancah multi event Porprov IX Jatim di nomor individu, beregu dan foursome putra untuk Kota Surabaya, pun mendapat apresiasi yang sangat positif dari semua pihak — termasuk apresiasi dari seorang presenter dan pengamat golf, Wahyu Hendarman, yang akrab disapa dengan panggilan Uke Widarsa.
“Secara pribadi saya saluut dengan William dan orang tuanya yang sangat peduli, sehingga untuk pertama kalinya William tampil di final Medco, yang pemenangnya ditentukan lewat play off,” ujar Uke tanpa basa-basi. “Dan, terlepas dari masalah tersebut, yang pasti permainan William di event Medco kali ini banyak mencetak birdie sejak hari pertama sampai final di hari ketiga,” tambah Uke, menegaskan.
DEMI SANG SAKA MERAH PUTIH
Sementara, terkait dengan keberhasilan Randy menjuarai event Medco tahun ini, dalam perbincangan bersama Ichsan Batubara, “Sudah pasti saya senang dan bangga karena pegolf yang saya support menjadi juara Medco lewat play off yang membuat degub jantung saya bertambah kencang dikarenakan play off yang sangat dramatis,” sela owner Ich Double B yang sangat peduli terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi pegolf junior dan amatir di Tanah Air, “dan apa yang saya lakukan semuanya adalah, demi kejayaan sang saka Merah Putih di masa mendatang.”
Terkait dengan keberhasilan Randy merebut gelar juara dalam event Medco Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 — sebagaimana informasi yang disampaikan oleh Ketua Bidang Pertandingan dan Prestasi PB PGI, Adi Saksono, kepada Media GolfJoy — PB PGI akan mengirim Randy untuk mengikuti event golf Asia Pasific yang akan berlangsung di Dubbai bulan depan.
“Itu semua adalah atas usaha PB PGI meloby R&A agar Randy mendapat invitational,” kata Adi Saksono. “Karena turnamen Asia Pasific sifatnya undangan, maka semua biaya ditanggung oleh R&A,” tambah Adi Saksono, menegaskan.
—
Tulisan Toto Prawoto – foto Syam
