FeaturedKomunitas

Rayhan Berjuang Pimpin Indonesia ke Putaran Akhir Pekan pada Asia-Pacific Amateur Championship

Rayhan Latief harus mengalami hari yang luar biasa berat untuk memimpin kedua rekan senegaranya, Jayawardana Dornan dan Randy Bintang, menuju putaran akhir pekan pada edisi ke-17 Asia-Pacific Amateur Championship, Sabtu (31/10).

Te Arai Links menunjukkan giginya dengan embusan angin mencapai 58 km/jam, Rayhan berjuang untuk mencatatkan skor 4-over 75 dalam putaran keduanya dan memastikan lolos cut untuk tahun keempatnya secara berturut-turut.

Jayawardana Dornan, yang tampil pertama kalinya pada Kejuaraan ini, kembali bermain dengan skor 76 sehingga kini mengoleksi skor total 10-over. Adapun Randy Bintang mencatatkan skor 82 untuk turut melangkah ke dua putaran final sesuai batas cut 13-over.

“Benar-benar gila … kondisi lapangannya, embusan anginnya,” ujar Rayhan, yang sampai saat ini menjadi salah satu pegolf Indonesia dengan prestasi terbaik setelah finis T17 di Dubai tahun lalu.

“Menurut saya kondisi tersebut pasti sangat mempertajam permainan saya. Sangat sulit menilai tiap pukulan dan tiap putt. Kondisi di lapangan benar-benar berat.” 

Mahasiswa tingkat dua pada University of North Texas ini gagal menciptakan satu birdie pun dan harus mendapat bogey di hole 1, 4, 8, dan 10. Ia menyebut tantangan untuk melakukan pukulan dengan penuh komitmen lantaran angin benar-benar menghajar 120 peserta pada hari kedua.

“Menurut saya bagian terpentingnya ialah apakah kita bisa berkomitmen melakukan pukulan atau tidak. Sering kali anginnya berputar, dan kita tidak tahu mesti melakukan apa dan kadang kita harus benar-benar yakin sesuai dengan yang kita tahu daripada yakin pada apa yang semestinya,” jelas Rayhan.

“Banyak putting yang meleset, tapi saya berusaha mengingat kondisi ini cukup berat dan harus lebih menerima keadaan karena semua orang juga mengalami hal yang sama. Saya tak perlu bersikap keras pada diri sendiri.”

Dalam upayanya untuk meraih posisi finis terbaik bagi Indonesia dalam Kejuaraan yang menghadiahi pemenangnya dengan memberi tiket untuk mengikuti The Masters dan The Open tahun depan, Rayhan berniat untuk bermain lebih lepas dan santai dalam dua putaran berikutnya.

“Bersenang-senang dan tetap menikmati prosesnya,” ujarnya.

“Posisi saya jauh tertinggal. Memang bukannya mustahil, segalanya masih bisa terjadi. Bisa saja saya bermain dengan skor yang sangat rendah dan yang lain main gagal menampilkan permainan terbaiknya. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi, jadi cukup fokus saja.

“Pastilah saya belajar banyak soal bagaimana memukul bola hari ini, berusaha untuk memukul lebih rendah dan menilai jarak dengan jauh lebih baik. Yang mau saya bilang, ada banyak pengalaman luar biasa yang saya pelajari dalam dua hari terakhir.”

Kenneth Sutianto akhirnya harus gagal lolos cut lantaran bermain dengan skor 81 usai mengawali Kejuaraan ini dengan skor 83. Adapun William Justin Wijaya membukukan skor 83, sedangkan Asa Najib Bhakti menorehkan skor 85. Ketiganya gagal melangkah ke akhir pekan setelah cut-off dipatok pada skor 13 di atas par.

Related posts

Profil Randy & Bianca, Juara Intercollegiate Golf Series #1

Toto Prawoto

Charity Golf Tournament Lengkapi Kemeriahan OJAO ke-6

Toto Prawoto

Babak Kualifikasi Porprov Jabar XV 2026 Loloskan 59 Pegolf

Toto Prawoto

Leave a Comment

nineteen + six =