oleh Kevin Caesario Akbar
Pegolf Profesional Indonesia
Pemegang Kartu Tour PGTA Philippines
Brand Ambassador Leonian

Dalam melakukan pukulan approach, para pemain amatir sering mengambil divot terlalu dalam. Menurut Kevin, mengambil divot itu bagus dalam melakukan pukulan approach, tapi jangan terlalu dalam. Pemain PGA Tour rata-rata mengambil divot tipis, tapi tidak mengurangi distance juga. Kontrol jarak yang mereka lakukan tetap bagus. Berikut ini Kevin memberi contoh bagaimana melakukan pukulan approach dengan mengambil divot tipis, tanpa mengorbankan jarak.

Agar tidak menghasilkan divot terlalu dalam, pemain perlu membuat sudut approach yang lebih baik menuju bola yang artinya menciptakan busur ayunan yang lebih dangkal.

  • Tempatkan bola di tengah stance Anda untuk iron, dan sedikit di depan dari tengah untuk fairway wood atau hybrid. Ayun dengan mulus dan pastikan menyelip di bawah bola; pukul bola lebih dulu sebelum mengenai tanah. Anda akan menghasilkan divot setelah memukul bola. Jangan pernah “mencungkil” bola.
  • Bahu terbuka saat mengenai bola. Gunakan pitching wedge. Gunakan ayunan penuh ketimbang setengah ayunan. Tindakan ini paling baik jika Anda berada di atas 120 yard di luar green. Perhatikan stance Anda dan lakukan perubahan seperlunya.
  • Saat Anda kira-kira mencapai 70 yard dari target, gunakan iron 8 atau 9 saat bermain menanjak. Ini adalah pengaturan untuk pukulan chip. Lutut Anda adalah batasnya; swing Anda harus ke tingkat ini. Latih pukulan menggunakan iron yang berbeda untuk mendapatkan ide tentang apa yang terjadi dan bagaimana membuat perubahan yang diperlukan.
  • Jika Anda kurang dari 15 yard dari target, gunakan iron 9 dan lakukan pukulan pendek. Pitching wedge juga bisa berfungsi. Ini dapat membantu Anda melewati rintangan yang lebih kecil dengan follow through minimal.