MESKIPUN di hari ketiga final nomor individual putra Porprov IX Jatim, pada Rabu (25 Juni 2025) kemarin permainan William Justin Wijaya sempat drop —- sehingga total skor 4 under yang dibukukannya pada hari pertama 1 under dan hari kedua 3 under tinggal tersisa 2 under — namun pelajar Kelas 2 SMA Ciputra Surabaya tersebut akhirnya berhasil merebut gelar juara setelah melalui babak tanding ulang atau Play Off yang sangat menegangkan dan dramatis melawan Nathan Christopher yang membukukan skor 2 under — juga berasal dari Kota Surabaya.
Babak Play Off yang dilaksanakan di Hole 9 Araya Golf Club — sebagaimana yang disampaikan oleh Sahid kepada Media GolfJoy melalui telepon — membuat Teaching Pro asal Pasuruan yang melakoni profesinya di Surabaya tersebut jantungnya berdebar. Bisa dimaklumi karena William Justin Wijaya adalah salah pegolf junior binaan Sahid.
Akan tetapi, berkat kepercayaan dirinya yang yakni bangkit kembali saat Play Off berlangsung, William berhasil mencetak birdie sedangkan lawannya yakni Nathan Christopher gagal memasukkan bola ke Hole 9 tempat di mana Play Off dilaksanakan.



MENGUSIK PIKIRAN
Menjawab pertanyaan mengenai permainannya di hari ketiga final nomor individu Porprov IX Jatim yang berakhir kemarin, melalui telepon William mengungkapkan bahwa sejak bangun tidur hingga turun menyusuri fairway, “Sepertinya ada yang mengusik pikiran saya, Om,” katanya.
“Apakah itu faktor psikologis karena saya leading dengan 4 under
.. Saya juga tidak tahu .. Tapi, hari ini putting saya memang tidak sebaik seperti di hari kedua kemarin, Om,” tambah William berterus terang.
Yang jelas, pelajar Kelas 2 SMA Ciputra Surabaya tersebut sangat bersyukur. Karena, di detik-detik terakhir yang sangat menentukan pada saat babak Play Off berlangsung — terutama dan khususnya ketika bola yang dia pukul on the green di hole 9 dalam jarak kurang-lebih 3 meter dari Pin, sementara bola Nathan saat putt melesat melawati hole 9 .. Dan, dengan penuh percaya diri saat putt, sekali pukul bola William in the hole!
Seperti disampaikan Sahid kepada Media GolfJoy melalui telepon, Play Off juga diterapkan di nomor Individu Putri Porprov IX Jatim 2025 antara Calista (Surabaya) versus Farah Anabel (Kediri).
“Play Off antara Calista melawan Farah juga dilaksanakan di hole 9, dan dimulai lebih dahulu daripada William melawan Nathan,” kata Cak Sohib. “Di final Calista dan Farah juga skornya sama dua puluh tiga over, maka untuk menentukan juaranya harus lewat play off,” tambahnya.
Dalam Play Off untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara di nomor Individual Putri Porprov IX Jatim 2025, Calista berhasil keluar sebagai juara dengan Par sedangkan Farah Boggey.
Dalam perbincangan melalui telepon bersama Media GolfJoy, Sohib mengungkapkan bahwa pihaknya sangat senang cabang olahraga golf untuk pertama kalinya dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi – Porprov IX Jawa Timur 2025.
“Tahun ini untuk pertama kalinya cabor golf dipertandingkan di Porprov Jatim, dan juara nomor perorangan putra-putri ditentukan lewat play off .. seru dan hebat,” ujarnya.
EKSIBISI
Sementara Mohammad Rizal — Ketua Pengprov PGI Jawa Timur — kepada Media GolfJoy mengatakan bahwa Koni Daerah Jatim awalnya menginginkan agar cabor golf tidak dipertandingkan tapi hanya sebatas sebagai eksibisi.
“Tapi, setelah kami jelaskan bahwa di setiap Kabupaten dan Kota di Jawa Timur sudah banyak warganya yang menyukai olahraga golf, barulah pihak Konida Jatim menerima usulan kami agar cabor golf tak hanya untuk eksibisi tapi dipertandingkan secara resmi,” papar M.Rizal yang secara khusus mengundang Ketua Bidang Pertandingan & Prestasi PB PGI, Adi Saksono, untuk menyaksikan penyelenggaraan Porprov IX Jatim 2025 khusus cabang olahraga golf yang baru untuk pertama kalinya dipertandikan yang berlangsung di Araya Golf Club – Malang.
Baik M.Rizal maupun Adi Saksono sangat mengapresiasi para penentu kebijakan di Kabupaten Malang termasuk Pengkab PGI Malang yang daerahnya menjadi host cabor golf yang diselenggarakan di Araya Golf Club — dengan persiapan yang sangat singkat hanya sekitar tiga bulan namun berjalan lancar saat nomor individu putra-putri dipertandingkan.
Sebelum cabor golf untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Porprov IX Jatim 2025, Adi Saksono mengungkapkan bahwa dia sudah 2 hari berada di Malang untuk melakukan peninjauan keberadaan Araya Golf Club sebagai venue event golf prestasi bertajuk Porprov IX Jatim 2025.
Menjawab pertanyaan mengenai format pertandingan yang diterapkan, Adi Saksono menyebut bahwa formatnya sama dengan format pertandingan yang diterapkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) yakni nomor Individu putra dan putri, Beregu putra dan putri, Foursome dan Mix Foursome.
Menurut Adi Saksono kesiapan yang dilakukan pihak Araya benar-benar sangat profesional dan memahami betul bahwa cabor golf yang dipertandingkan di Porprov merupakan ajang peningkatan prestasi bagi para pegolf yang berasal dari Kabupaten dan Kota yang tersebar di Provinsi Jawa Timur.
“Kami berencana setelah Porprov kami akan melanjutkan dengan event golf lainnya, baik yang berskala lokal maupun nasional di lapangan golf Araya,” kata M.Rizal.
“Harapan kami ke depan terutama setelah jumlah turnamen golf di Jatim bertambah, kami berharap dari Jawa Timur kelak akan lahir atau muncul Andik Mauludin – Andik Mauludin dan Lydia Ivana Jaya – Lydia Ivana Jaya yang baru,” katanya.
M.Rizal menegaskan semoga generasi penerus yang dibina melalui turnamen berkelanjutan tersebut dapat mengikuti jejak Andik Mauludin dan Lydia Ivana Jaya yang semasa hidupnya sering tampil dan mengharumkan nama Indonesia di kancah persaingan olahraga golf di manca negara.
Berikut adalah peraih medali emas, perak, dan perunggu di nomor Individu Putra Porprov IX Jatim 2025:
1.William Justin Wijaya – Surabaya (Medali Emas), 2.Nathan Christopher – Surabaya (Medali Perak), dan 3.Achmad Fani Nazarudin – Pasuruan (Medali Perunggu).
Nomor Individu Putri Porprov IX Jatim 2025:
1.Calista – Surabaya (Medali Emas), 2.Farah – Kediri (Medali Perak), dan 3.Poebe Gani – Surabaya (Medali Perunggu).
—
Penulis Toto Prawoto – foto Dokumentasi
