Dengan permainan yang sangat konsisten sejak ronde pertama hingga ronde ketiga, baik Benny Kasiadi maupun Rory Hie yang sama-sama membukukan total skor dengan 208 pukulan atau -2, akhirnya harus melakoni tanding ulang (Play Off) untuk menentukan siapa yang berhak menjadi juara dalam Golf Legend Indonesia Tour – Legendary JGC-150 Championship yang berlangsung pada Selasa (5/07/2022) hingga Kamis (7/07/2022) di Jakarta Golf Club, Rawamangun, untuk memperebutkan hadiah utama sebesar Rp 32.000.000,-(Tiga Puluh Dua Juta Rupiah) dari total hadiah sebesar Rp 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) yang diperebutkan dalam event tersebut.
Play off Benny versus Rory yang disaksikan secara langsung oleh puluhan penonton tersebut berlangsung sangat menegangkan — khususnya bagi beberapa penonton baik yang menjagokan Benny maupun Rory.
Di hole 18 yang dijadikan ajang Play Off, Rory mendaratkan bolanya di bawah pepohonan di sebelah kanan fairway — sejauh sekitar 144 meter dari depan green. Sedangkan pukulan drive Benny berhenti di tengah fairway — sejauh sekitar 147 meter. Kemudian pukulan approachnya berhenti hanya berjarak sekitar setengah meter dari lubang.
Rory kemudian memukul bolanya dari posisi sulit dan hanya melakukan lay up tidak masuk green, bola yang dia pukul berhenti dalam jarak sekitar 15 yard dari depan green. Rory lalu men-chip bolanya mencoba memasuki lubang namun berhenti setelah melewati lubang sekitar 1 meter lebih.
Sedangkan Benny tidak menyia-nyiakan kesempatan emas untuk menutup atau mengakhiri play off dengan mengeksekusi melalui putting dengan penuh ketenangan dan keyakinan.
Putting Benny di babak play off sangat sempurna. Bolanya melesak ke dalam lubang. Hasilnya birdie, dan akhirnya Benny membawa pulang gelar Juara Sesquicentennial JGC 1872 serta hadiah utama uang sebesar Rp 32 juta dari Rp 200 juta yang disediakan. Sementara Rory harus puas dengan prize money kedua sebesar Rp 19,5 Juta.
Sedangkan Gabriel Hansel Hari berhasil merebut gelar juara Lowest Amateur, setelah mengakhiri permainannya sebanyak tiga ronde dengan total pukulan 210 (72-72-66) atau even par dan unggul atas 5 pegolf amatir lainnya.
ANNUAL EVENT
Seperti kita ketahui Golf Legend Indonesia Tour – Legendary JGC-150 Championship diikuti oleh 133 peserta yang terdiri dari 97 pegolf profesional dan 37 pegolf amatir.
Setelah seluruh pemain menyelesaikan permainan mereka pada ronde pertama dan ronde kedua, sebanyak 46 peserta yang terdiri dari 40 pegolf profesional dan 6 pegolf amatir berhak untuk melanjutkan permainan mereka di ronde ketiga (final).
Melihat antusias para peserta dalam event tersebut, Ramli Ibrahim — Ketua JGC — dalam sambutan yang disampaikannya di acara penutupan, selain mengucapkan banyak terimakasih kepada para peserta dan sponsorship, Ketua JGC tersebut juga menyatakan bahwa turnamen Legendary JGC Championship akan dijadikan sebagai event tahunan atau annual event.
Apa yang disampaikan oleh Ketua JGC – Ramli Ibrahim – tersebut didasari oleh fakta bahwa antusias para pegolf yang berpatisipasi dalam event kali ini perlu ditindak-lanjuti demi peningkatan prestasi para pegolf — baik profesional maupun amatir — di masa yang akan datang.
Sementara Benny Kasiadi dalam wawancara singkat bersama Media GolfJoy, selain mengapresiasi kinerja panitia penyelenggara yang sangat profesional yang diketuai oleh Roland Salakory, Benny Kasiadi juga mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT karena dia berhasil menjuarai turnamen yang sangat bersejarah tersebut.
Dan, sebagaimana yang disampaikan oleh Avie K Utomo (pengamat golf yang dalam event tersebut dipercaya sebagai Tournament Director) kepada Media GolfJoy mengungkapkan kenapa yang ditorehkan Benny Kasiadi menjadi sangat bersejarah, karena Kasiadi, ayah Benny, adalah pegolf Indonesia pertama yang menjuarai Indonesia Open, dan sampai sekarang belum ada yang mengikuti jejak Kasiadi setiap kali Indonesia Open diselenggarakan di negeri ini. “Ketika ayah Benny menjuarai Indonesia Open, event tersebut juga diselenggarakan di Jakarta Golf Club (JGC) Rawamangun,” kata Avie K Utomo menegaskan.
“Jadi, apa yang saya peroleh hari ini, benar-benar sebuah peristiwa yang takkan bisa dilupakan,” kata BK, sapaan akrabnya. “Apalagi, seperti kata Ketua JGC Bapak Ramli Ibrahim dalam sambutannya tadi beliau mengatakan bahwa play off saya melawan Rory tadi adalah baru untuk pertama kalinya terjadi di JGC,” tambah BK mengakhiri obrolan singkatnya dengan Media GolfJoy.
Berikut posisi 10 besar Golf Legend Indonesia Tour – Legendary JGC-150 Championship:
- Benny Kasiadi skor 208 (70-67-71) -2
2. Rory Hie skor 208 (74-65-69) -2
3. Gabriel Hansel Hari (A) skor (72-72-66) Par
T.4. Jonathan Wiyono skor 211 (70-70-71) +1
T.4. Indra Hermawan skor 2011 (69-68-74) +1
6. Asugann skor 212 (73-72-67) +2
T.7. Effendi K skor 213 (73-70-70) +3
T.7. Ramadhan Alwie skor 213 (71-69-73) +3
9. Rudi Anto skor 214 (71-70-73) +4
T.10. Syukrizal skor 215 (76-70-69) +5
T.10 Danny Masrin skor 215 (70-70-75) +5
Liputan Toto Prawoto
Foto HS & TP
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!








