FeaturedKomunitas

Ahris “Woodball” Sumaryanto Ajarkan Jadi Juara Sejati kepada Junior PCGC

“Pada dasarnya, saya tidak peduli siapa teman pairing saya. Saya akan siap bertarung dengan siapa pun. Mau menang atau kalah, itu urusan nanti. Pembelajaran Mas Ahris adalah pembelajaran juara sejati. Jadi jangan setengah-setengah. Apa yang sudah kalian kerjakan, maka jangan setengah-setengah. Oke, bila di dunia golf kamu tidak bisa mencapai titik tertinggi, itu tidak masalah. Tapi yang harus kalian ketahui adalah bahwa ilmu Mas Ahris bisa dipakai untuk kehidupan. Baik untuk sekolah, atau untuk masa depan kehidupan kalian. Karena Mas Ahris akan mengajarkan bagaimana menjadi seorang atlet sejati!”

Begitulah satu dari sekian motivasi penyemangat yang didoktrin kepada pegolf junior Indonesia oleh Ketua Sub Bidang Pembentukan Mental & Karakter PB PGI Ahris Sumaryanto pada diskusi santai menjelang Berbuka Puasa Ramadhan 1444 Hijriah pada Sabtu, 8 April 2023 di lantai 4 Gedung Dunex Logistic Solution di daerah Sunter Agung, Jakarta Utara. Ahris merupakan atlet woodball yang memegang gelar juara dunia 5 kali dan kini aktif menggeluti olahraga golf.

Mengusung tema Menjadi Juara Sejati serta Mengenal Rules of Golf, acara tersebut digagas oleh Parents Children Golf Club yang diketuai oleh Ade Meinar. Sedangkan pemateri utama pada acara diskusi ini adalah wasit golf senior Kamil Arif dan Ahris Sumaryanto, serta dihadiri oleh Ketua Sub Bidang Junior Andri Armansjah.

Di sesi pembuka diawali diskusi terkait rules of golf oleh Kamil Arif. Beberapa materi dasar golf kembali digaungkan Kamil kepada pegolf junior yang hadir beserta para orang tuanya sebagai pengingat. Antara lain seperti materi Integritas (Bermain sesuai peraturan, Menerapkan penalty, dan Jujur dalam bermain), Saling Memperhatikan yang Lain (Main sesuai tempo permainan, Jaga keselamatan orang lain, dan tidak mengganggu pemain lain), dan Ikut Merawat Lapangan (Memasang Kembali divot, Merapihkan bunker, Memperbaiki ball mark, dan Tidak melakukan Tindakan yang merusak lapangan).

Berikutnya, sekitar pukul 15.30 WIB giliran Ketua Sub Bidang Pembentukan Mental & Karakter Ahris hingga adzan Maghrib. Mulai dari pengenalan dirinya sebagai atlet peraih juara tujuh kali di cabang olahraga Woodball, sikap-sikap dan tanggung jawab yang wajib dimiliki seorang atlet sejati, hingga menata diri berupa mental dan mengontrol emosi ketika sedang berjuang di gelanggang arena pertandingan.

MORE IMAGES +

Menurut pribadi Ahris, diskusi seputar pembentukan mental dan karakter bagi para atlet itu sendiri adalah mutlak atau sangat penting. Karena inti dari seorang olahragawan dari cabor apa pun adalah pembentukan karakter itu sendiri. Bagaimana dia mempunyai dasar untuk mendisiplinkan diri, untuk membuat ia bertanggung jawab, dan untuk menjadi champion yang sejati.

“Apalagi di olahraga golf ini sendiri, yang mana kita sudah ketahui bersama, betapa sulitnya, betapa memang olahraga golf ini perlu kesempurnaan. Baik itu dari segala hal. Karena olahraga golf itu sudah terbukti dari beberapa penelitian merupakan olahraga tersulit. Sehingga faktor-faktor yang mendasar dari manusia itu sendiri harus benar-benar kita bentuk. Tidak hanya kita mampu untuk mukul jauh, teknik yang bagus, skill yang luar biasa, tetapi kebutuhan dari jasmani itu sendiri, dalam rohaninya juga, itu penting banget untuk dibentuk,” demikian ungkap Ahris yang juga menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Woodball Indonesia untuk Sea Games Kamboja 2023.

Diterangkan lebih jauh oleh Ahris, bahwasanya itulah hal-hal pembeda antara atlet berkualitas dengan yang tidak. “Karena kita tahu, semua atlet golf punya pukulan yang bugus, skill sudah ada. Tetapi bagaimana kita bisa mengontrol hati dan pikiran kita. Nah itu yang saya lihat belum ada dalam jiwa-jiwa atlet kita sendiri. Terutama di golf. Maka perlu pendalaman akan materi itu. Perlu pembentukan karakter itu bahwa sebenarnya karakter ini, kepribadian ini, harus benar-benar kita pelajari. Bahkan dalam sebuah pertandingan bisa dikatakan 70 persen keputusannya di sini, bagaimana mengontrol hati dan fikiran,” tandas Ahris.

Setali tiga uang, acara diskusi terkait motivasi pembentukan karakter dan mental pegolf sedari dini juga diamini oleh Ketua Sub Bidang Junior Andri Armasjah.
“Saya melihatnya agenda acara motivasi seperti ini bagi junior golfer sangat dibutuhkan dan diperlukan. Karena kalau kita melihat performa junior di lapangan pada umumnya, teknik dan skill permainan mereka rata-rata sudah bagus. Jadi, kita tinggal memberikan motivasi bagaimana cara menghadapi problematika yang ditemukan junior pada saat di lapangan. Seperti dikala mereka kena bogie, mereka kena doubles, maka apa yang seharusnya mereka lakukan setelah kejadian itu. Next hole-nya apa yang seharusnya mereka lakukan,” begitulah ungkap Andri didepan mata kamera GolfJoy TV.

Sementara itu, Ketua PCGC Ade pun merasa terpanggil sekaligus gembira atas terlaksananya acara diskusi bersama junior golfer seputar pembentukan mental dan karakter yang narasumbernya sangat kompeten di bidangnya. Ade juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah yakni Jimmy Ruslim, ayahanda dari Ben Ruslim, yang sudah memberikan tempat berupa aula yang sangat proporsional baik dari luas area dan sound-system yang mumpuni.

“Saya berharap, acara sharing golf knowledge dan pembenahan mental dan karakter dari PB PGI tidak berhenti di PCGC saja. Melainkan bisa ditularkan kepada seluruh junior golfer di seluruh Nusantara. Saya juga ingin mengucapkan banyak-banyak berterima kasih kepada Om Jimmy, ayahnya Ben Ruslim, yang sudah mau ketempatan kantornya buat acara ini. Semoga kita bisa berhalal bihalal di tempat ini dengan pegolf junior dan para orang tuanya dalam jumlah yang lebih banyak supaya makin akrab satu sama lain,” demikian ujar Ade yang sejak April ini mengemban tampuk ketua PCGC dari sang suami, Andri Armansjah.

Sebagai orang tua dari Ben Ruslim, Jimmy Ruslim pun akhirnya memiliki perspektif baru dalam mendukung karir golf Ben setelah mendapat pencerahan dari Ahdris. Begitu juga dengan Ben.
“Bagi saya acara ini bagus banget. Karena salah satu hal yang saya ingat dari ucapan Om Ahris yaitu ‘Ketika kita menentukan goal (tujuan red.) maka tentukanlah setinggi-tingginya. Jangan menentukan tujuan yang seadanya sehingga mudah didapat’. Bagi saya, hal tersebut bisa diterapkan dan berguna bukan cuma dalam hal bermain golf tapi bisa diterapkan di dalam kehidupan kita,” ujar Jimmy Ruslim.

“Sebagai atlet sejati kita harus bisa mengidolakan pegolf-pegolf yang jago dari kita, dan bukannya malah takut jika kita berada dalam satu pairing dengan mereka. Tujuannya untuk memotivasi diri untuk menjadi yang lebih baik lagi. Atau bahkan pada akhirnya bisa mengalahkan meraka,” itulah pesan penyemangat yang diingat Ben dari beberapa kiat atau motivasi yang diberikan Ahris kepada junior golfer di acara diskusi Menjadi Juara Sejati yang digagas PCGC untuk yang pertama kalinya.

Satu lagi, titian sejarah telah diukir oleh PB PGI periode 2023-2027 bersama PCGC demi kemajuan golf Indonesia sehingga dapat mengibarkan Merah-Putih di mancanegara.

(Tulisan dan foto oleh Syam Al Aminy)


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Indonesia Berpartisipasi di 4th Selangor International Junior Golf Championship

Toto Prawoto

Miguel Angel Carballo & Bintang Asian Tour Lainnya Akan Berlaga di Indonesia Open

Toto Prawoto

Pro-Am 75th Jawa Pos Platinum Golf Tournament: Eryk Armando Talla Juara Flight C

Toto Prawoto

Leave a Comment

12 + 11 =