FeaturedKomunitas

Sania Talita Wahyudi Bangga Cetak HIO di Event Prestisius

PEGOLF nasional kelahiran Bekasi 18 Oktober 2005 ini, mengenal olahraga golf sejak masih berusia 10 tahun pada tahun 2015. “Aku kalau latihan di Royal Golf Jakarta. Pelatihku dari David Leadbetter. Selain di Royal aku juga latihan di PIK dan JGC Rawamangun, Om,” katanya.

Tapi, baru benar-benar aktif menekuni golf, “Pada tahun 2016,” sela Sania, “sampai sekarang,” lanjutnya.

Sania termasuk salah satu pegolf junior putri yang di awal karirnya aktif tampil berkompetisi di Indonesia Junior Golf (IJG) dan di kemudian hari di Parents Children Golf Club (PCGC).

Kesan pertama ketika untuk pertama kalinya mengikuti turnamen golf, Sania mengaku bingung karena belum paham rule dan cara menulis score.

Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, akhirnya anak bungsu dari tiga bersaudara ini pun memahami berbagai hal yang berhubungan dengan rules of golf dan cara menulis score dengan baik dan benar.

Selain itu prestasi yang ditorehkan Sania juga sangat layak untuk diapresiasi. 

“Selama aktif menekuni olahraga golf, sudah berapa kali Sania naik panggung untuk menerima piala dan atau medali?”

Sania langsung menyahut, dan sambil tertawa dia berkata: “Kalau dihitung-hitung .. sejak sembilan tahun yang lalu sampai sekarang .. sudah sekitar dua puluh kali saya naik podium, Om.”

BEA SISWA

Dan, seperti halnya para pegolf yang masih menyandang status sebagai pelajar, Sania pun secara jujur mengaku bahwa golf sangat mengganggu pelajaran sekolahnya. 

Namun, berkat kesadaran yang dimilikinya untuk  mengatur waktu antara studi dan golfnya, akhirnya dia dapat menyelesaikan studinya tanpa hambatan. 

Bahkan torehan prestasi Sania di olahraga golf yang  dilampirkannya sebagai prestasi non akademik ketika dia mendaftar di Universitas Pertamina, menghantarkan dia mendapatkan beasiswa dari Universitas yang beralamat di Simprug – Jakarta Selatan tersebut.

Kini Sania duduk di Semester 2 dan tetap aktif menekuni olahraga golf, karena pihak kampus tempat dia studi tidak pernah mempersulit untuk memberikan izin apabila dia akan mengikuti turnamen. 

Hal tersebut terjadi karena Sania dapat menyelesaikan mata kuliah susulan yang tidak dapat diikutinya yang waktunya bersamaan saat dia mengikuti turnamen golf — baik di tingkat nasional, regional maupun internasional.

HOLE IN ONE

Berkat prestasi yang ditorehkannya di olahraga golf Sania terpilih masuk ke timnas bersama pegolf lainnya untuk mewakili Indonesia dalam turnamen golf di luar negeri. 

Walaupun tahun 2024 belum berakhir, namun Sania beberapa bulan lalu tampil mewakili Indonesia dalam event Women Asia Pacific Golf Tournament yang berlangsung di Thailand, Taiwan Amateur Golf Tournament yang berlangsung di Taiwan dan Queen Sirikit Cup yang berlangsung di New Zealand. 

Terakhir Sania tampil dalam event North Sumatra Amateur Open (NSAO) Serie 2 yang berlangsung di Royal Sumatera Golf Club, Medan – Sumatera Utara pada 23 – 25 April 2024 lalu. 

Dalam event berskala Asia Pacific (yang diikuti oleh 10 negara termasuk Indonesia (Pengprov PGI Sumatera Utara) sebagai tuan rumah — Sania yang tampil mewakili Pengprov PGI Jakarta — pada hari kedua berhasil mencetak Hole in One di Hole #13 dengan menggunakan 8 Iron. 

Andaikan Sania waktu mencetak Hole in One pada hari pertama NSAO Serie 2, dia akan memperoleh prize money senilai puluhan juta rumah. 

Tapi, karena dia mencetak HIO-nya pada hari kedua, maka dia hanya mendapatkan sertifikat.

Meskipun begitu Sania tetap happy. Pasalnya, dia berhasil mencetak Hole in One untuk pertama kalinya  di sebuah event berskala internasional.

“Padahal waktu itu permainanku tidak bagus-bagus amat, Om,” katanya. “Tapi, aku tetap bersyukur kepada Tuhan, karena aku mencetak Hole in One untuk pertama kali di event prestisius NSAO 2 .. Ini momentum yang sangat bersejarah dalam kehidupanku sebagai pegolf, Om,” tambah Sania Talita Wahyudi mengakhiri perbincangan melalui Note Voice bersama Media GolfJoy.

Tulisan oleh Toto Prawoto

Foto Syam 

Related posts

MercedesTrophy Indonesia 2023 Kembali Hasilkan Pemenang Hole-in-One

Hasim

Hee Young Park Menang lewat Playoff 3 Pemain di ISPS Handa Vic Open

Hasim

Juara PGA Tour 20 Kali Doug Sanders Meninggal

Hasim

Leave a Comment

7 + fourteen =