FeaturedKomunitas

Golf PON XXI Diprediksi Tak Ada Provinsi yang Mendominasi

Sebanyak 84 pegolf dari 23 provinsi yang terdiri dari 59 putra dan 25 putri, hari ini Kamis, 12 September 2024 hingga Sabtu 14 September 2024 akan tampil mewakili daerah mereka masing-masing untuk memperebutkan medali emas nomor individu atau perorang putra-putri PON XXI 2024 yang berlangsung di Royal Sumatera Golf Club – Medan, Sumatera Utara. 

Usai melakoni Practice Round di hari kedua pada Rabu (11 September 2024) kemarin, dan dilanjutkan dengan Technical Meeting yang dipimpin Eddy Putra — selaku Technical Delegate — beberapa official kepada Media GolfJoy menyatakan telah siap untuk bertanding di nomor perorangan putra-putri untuk memperebutkan medali emas.

Sayang sekali Elaine Widjaja, pegolf putri nasional asal Jawa Tengah pada Round #1 nomor perorangan atau individu putra-putri, tidak tampil bersaing di kancah persaingan PON tahun ini.

Dan, seperti diketahui, dari data yang Media GolfJoy telusuri — di belakang nama Elaine Widjaja ada tertulis huruf kapital WD berwarna merah. 

Namun, hingga berita ini tayang, Media GolfJoy belum mendapat kabar tentang kenapa Elaine Widjaja WD. 

Namun, terlepas dari masalah tersebut, yang jelas pada PON XXI 2024 para pegolf yang tampil berkompetisi, baik di nomor individu putra maupun individu putri didominasi oleh generasi milenial. 

Terkait dengan masalah tersebut, dalam perbincangan bersama pengamat sekaligus presenter dari sebuah TV swasta, Wahyu Hendarman, yang akrab disapa dengan panggilan Uke Widarsa —mengungkapkan bahwa hal tersebut sangat baik untuk perkembangan olahraga golf di Indonesia, terutama untuk regenerasi di masa datang. 

Menjawab pertanyaan bahwa di antara para pegolf yang tampil di PON kali ini pun tidak sedikit yang baru untuk pertama kalinya tampil di PON, dan adanya kemungkinan bahwa hal tersebut akan menjadi beban tersendiri bagi mereka, Uke langsung menyahut:

“Saya yakin siapa pun yang bermain di PON .. apalagi yang baru pertama kali .. pasti punya beban yang cukup besar dan berat di diri masing-masing,” katanya. 

“Salah satu faktor yang memberatkan, PON itu adalah event 4 tahunan. Jadi, biarpun sudah pernah main di PON sebelumnya, pasti gregetnya akan beda,” tambah Uke, menegaskan.

Menjawab asumsi bahwa hasil akhir olah raga golf sulit diprediksi, lalu pada PON kali ini daerah mana yang atlet golfnya bakal mendominasi, dengan suara datar tapi penuh arti, Uke secara terus terang mengatakan, “Feeling saya sih kali ini enggak akan ada yang mendominasi .. Paling mentok satu provinsi dapat 2 emas,” lanjut Uke mengakhiri perbincangan singkatnya bersama Media GolfJoy.

Untuk membuktikan benar atau tidak apa yang disampaikan oleh Uke Widarsa, ikuti terus informasi mengenai cabang olahraga golf PON XXI 2024 yang akan diakhiri dengan pertandingan nomor mix foursome pada 17 – 18 September 2024.

Penulis Toto Prawoto

Foto Dokumentasi

Related posts

21 Hal yang Tidak Anda Ketahui tentang Collin Morikawa

Hasim

Rory McIlroy Anggap Rivalitasnya dengan Brooks Koepka ‘Bagus untuk Permainan Ini’

Hasim

Chairman Cup 2026 untuk Bina Mental, Konfidensi & Kematangan Bermain Para Pegolf Junior Malaysia

Syam

Leave a Comment

1 × 4 =