Di final round, Rama, Galih, dan Aziz masih berpeluang menyodok ke posisi Big Five B Boys Division.
Rama Oksha Aridya, Gallih Ananta Wiratno, dan Naufal Abdul Aziz Lesmana masih pamerkan permainan solid di round ke-2 di kategori B Boys Division pada pagelaran 2024 Oak Forest Golf Club di Provinsi Hainan, China pada Sabtu, 28 September 2024.
Meski di round perdana pelajar siswa SMU Lab School Cirendeu yang satu ini akui sempat gugup dalam permainannya di front nine akibat menuai 7 over, dan di back nine justru tidak ingin berfikir soal skor, justru hasilnya bisa dicapai 1 under. Dan Rama pun mampu mencetak skor 78 atau 6 over par.
Selanjutnya di round kedua, Rama kembali bermain konsisten dan solid meski diakuinya terdapat sedikit kecelakaan di front nine.
“Hari kedua masih solid dan lebih konsisten dari pada round pertama. Awalnya bagus, tapi ada kecelakaan di hole #5 par 4 yaitu grounded di fairway bunker jadinya dapet double. Habis itu bogey lagi di hole #7 par 5 karena penalty. Di second nine, aku main release sama fokus ke-9 kedua. Hole #11 dapat birdie, tapi di hole #17 tiba-tiba kena double karena main terlalu agresif. Tapi di-last hole allhamdulliah bisa dapet birdie jadi main 2 over,” terang Rama kepada Media GolfJoy melalui gawai WhatsApp milik bundanya.
Di laga keduanya, Rama akhirnya mampu memperbaiki catatan skornya dua stroke menjadi 74 atau 2 over par. Sehingga total skor yang diraih Rama adalah 152 atau 8 over par dan menduduki posisi ties 6 klasemen B Boys Division Bersama pegolf junior asal Thailand, Sarunyapong Hongamata.
Di round ke-2, Rama satu pairing dengan rekan satu negaranya Naufal Abdul Aziz Lesmana dan Galih Ananta Wiratno, serta pegolf junior asal Hong Kong, Chenhao Eric Song.Performa 11-12 juga ditampilkan Naufal Abdul Aziz Lesmana, pegolf asal klub Elite Junior Bandung. Memainkan game plan yang santai namun tetap lebih focus, akhirnya ia sanggup meraih skor lebih baik dari apa yang dicipta di round 1.
“Iya bener om, hari ini aku lebih santai dan lebih fokus aja sih, om. Aku natural aja dan lebih menitik-beratkan ke short game-nya lebih di maksimalkan. Dan seperti biasa, aku tampil natural aja, terpenting fir gir-nya di jaga, karna putting aku cukup confident, serta menjaga mental aku,” begitulah ungkap Aziz yang juga lewat gawai WhatsApp pribadinya.
Ya, pada round ke satu Aziz mencetak skor 78 (+6), tapi di round kedua ia sanggup memperbaiki skornya menjadi 75 (+3). Total Raihan skor Aziz adalah 153 atau 9 over par dan berada di posisi ties 8 bersama Galih klasemen B Boys Division.Sementara itu, satu pegolf junior Indonesia yang bertanding di B Boys Division lainnya yang juga berasal dari Elite Junior Bandung yakni Raffa Fathikayana Taufiq berada di posisi ties 23 bersama pegolf junior asal Malaysia Vaibhaav Govindasamy dengan total skor 171 atau 27 over par, setelah di round pertama bermain 92 (+20)dan di round ke-2 mencetak skor 79 (+7). Hasil tersebut tentunya menjadi progress bagi Raffa sendiri dalam menaklukkan Oak Forest Golf Club ini.
Sedangkan Teuku Husein yang bertanding di A Boys Division harus melorot posisinya satu hasta keurutan ties 6 bersama pegolf junior China Cao Mingyu, dengan total skor 168 (+24). Di round kedua pelajar siswa UUM International School Melaka (UUMISM), Malaysia ini bermain dengan skor 85 atau 13 over par.Pemuncak klasemen atau leaderboard A Boys Division sendiri masih diduduki oleh pegolf junior tuan rumah China, Li Jiawei, dengan total skor 144 (even), dimana di round kedua ia kembali mempertontonkan permainan solid dan rapih. Hasilnya ia mendulang skor 71 atau 1 under par dari 6 kali birdie, 3 kali bogey, dan sekali double bogey.
Di B Boys Division, leaderbord-nya dipimpin pegolf junior dari negara Korea Selatan, Huh Seungwan. Selama dua round, ia mendulang total skor 141 (-3). Di round dua Seungwan mencetak skor 69 atau 3 under par dari 4 kali birdie, sekali bogey dan selebihnya par.
