FeaturedGossip

Aktor Choi Bo Min Menang Gugatan atas Cedera Wajah karena Terpukul Stik Golf

Mantan anggota Golden Child yang kini menjadi aktor Choi Bo Min telah memenangkan gugatan ganti rugi setelah mengalami fraktur wajah di driving range golf setelah terpukul oleh stik golf yang diayunkan oleh orang lain.

Bulan lalu, Divisi Perdata 8 Pengadilan Distrik Barat Seoul memutuskan sebagian mendukung Choi Bo Min dalam gugatannya (Kasus Perdata 2023 No. 256327) terhadap individu ‘A’, yang mengayunkan stik golf, dan ‘B’, operator driving range. Pengadilan memerintahkan ‘B’ untuk membayar Choi Bo Min sekitar 12 juta KRW (sekitar Rp136 juta), dengan sekitar 10,6 juta KRW (sekitar Rp121 juta) yang akan ditanggung bersama dengan ‘A.’ Putusan ini sekarang final.

Insiden tersebut terjadi pada bulan September 2022 di lapangan golf di Deogyang-gu, Kota Goyang, Provinsi Gyeonggi. Choi Bo Min sedang menggunakan kios di biliknya saat ‘A’, yang berayun di bilik yang berdekatan, secara tidak sengaja memukul wajahnya dengan stik golf. Choi Bo Min mengalami fraktur kompleks zygomaticomaxillary (tulang pipi), yang memaksanya menghentikan aktivitasnya. Bilik-bilik tersebut diberi jarak 2,5 meter.

Hakim mencatat, “Operator lapangan golf harus menyediakan fasilitas aman yang mencegah risiko bagi pengguna.” Hakim mengutip peraturan yang mengharuskan lapangan latihan golf memiliki jarak setidaknya 2,5 meter di antara bilik, jarak yang cukup untuk mencegah stik golf mengenai dinding atau langit-langit, dan jaring pengaman atau layar untuk mencegah kecelakaan akibat bola yang menyasar.

Meskipun lapangan tersebut memenuhi persyaratan jarak, tidak ada partisi atau struktur batas di antara bilik. Kios tersebut juga diposisikan dekat dengan bilik yang berdekatan, yang berarti bahwa siapa pun yang mengoperasikannya dapat dengan mudah melangkah ke radius ayunan pengguna di dekatnya, yang menimbulkan risiko cedera yang tinggi. Hakim menemukan bahwa ‘B’ melanggar tugas kehati-hatian mereka dengan tidak menyediakan tindakan pencegahan keselamatan yang memadai, yang menyebabkan kecelakaan. Dengan demikian, ‘B’ dianggap bertanggung jawab karena gagal memenuhi kewajiban kontraktual fasilitas tersebut untuk keselamatan.

Hakim selanjutnya mencatat bahwa ‘A’, seorang pengunjung tetap driving range, sebelumnya telah memukul topi seseorang saat swing, yang menunjukkan kesadaran bahwa jaraknya mungkin tidak cukup untuk mencegah kecelakaan. Dalam insiden ini, ‘A’ berayun dari posisi agak ke belakang, sehingga cukup dapat diduga bahwa seseorang di bilik belakang dapat tertabrak. Hakim menyatakan bahwa ‘A’ seharusnya lebih berhati-hati, memeriksa sekelilingnya, dan memastikan ayunannya aman.

Namun, hakim juga memutuskan bahwa Choi Bo Min menanggung sebagian tanggung jawab karena tidak mengambil tindakan pencegahan keselamatan sendiri. Oleh karena itu, tanggung jawab A dibatasi hingga 30%, karena Choi Bo Min dapat mengantisipasi risiko tersebut, mengingat jarak stan dan kedekatan kios, tetapi tidak tetap waspada.

Pengadilan memberikan sekitar 2 juta KRW (Rp22 juta) untuk biaya pengobatan dan 10 juta KRW (Rp114 juta) sebagai kompensasi atas tekanan emosional. Namun, klaim Choi Bo Min atas 35 juta KRW (Rp400 juta) dalam pendapatan yang hilang dari 12 kontrak yang terlewat selama pemulihannya ditolak karena tidak cukup bukti yang menghubungkan kerusakan khusus ini dengan kesadaran A dan B akan keadaan ini pada saat itu, yang berarti hal itu tidak dapat dianggap terkait langsung dengan kecelakaan.

Related posts

Berikut Isi Tas Ross McGowan, Juara Italian Open 2020

Hasim

Lake Toba Centre ESG Golf Tournament II Beri Beasiswa & Penanaman 10.000 Pohon di P. Samosir

Hasim

Golfer Kawakan Jabodetabek & Bandung Sukseskan Ayo Golf Tournament di KGBR

Syam

Leave a Comment

six + five =