FeaturedKomunitas

PGA TI Gelar Q-School dan Playing Ability Test

MENGAWALI kegiatan di awal tahun 2025 PGA TI menggelar Qualifying School (QS) dan Playing Ability Test (PAT) atau Tes Kemampuan Bermain yang berlangsung pada Selasa (4 Februari 2025) dan Rabu (5 Februari 2025) di Pondok Cabe Golf – Ciputat, Tangerang Selatan.

Sebanyak 24 pegolf yang terdiri dari 11 orang tampil di ajang Qualifying School dan 13 orang tampil di ajang PAT. Dari 11 pegolf yang tampil di ajang Qualifying School 4 orang di antaranya adalah pegolf amatir. 

Sedangkan Neneng Karwati (mantan pegolf nasional se- angkatan Ani Iman, Jamilah dan Titi Puryanti – di era Soedomo sebagai Ketua Umum PB PGI) adalah satu-satunya  ladies golfer dari 13 pegolf yang mengikuti Tes Kemampuan Bermain (PAT). 

TIGA PULUH ENAM HOLE

Para peserta, baik yang tampil di ajang PAT maupun QS bermain sebanyak 36 hole atau dua putaran. Pada hari pertama (4 Februari 2025) pegolf yang tampil di ajang Qualifying School bermain sebanyak 18 hole, sedang para partisipan yang berkompetisi di Playing Ability Test pada hari itu juga (Selasa, 4 Februari 2025) harus menyelesaikan permainan mereka di putaran kedua sehingga mereka bermain sebanyak 36 hole.

Demi kelancaran permainan para peserta PAT di putaran kedua yang dimulai pada pukul 13.00 WIB, mereka diizinkan menggunakan cart. 

Akan tetapi persaingan di ajang PAT di putaran kedua sempat tertunda karena hujan yang mengguyur kawasan Pondok Cabe dan sekitarnya. Selain hujan, juga disertai angin yang berhembus sangat kencang. 

Meskipun demikian permainan dapat diselesaikan seiring dengan terdengarnya kumandang adzan maghrib dari masjid yang berlokasi tak jauh dari golf course milik Pertamina tersebut. 

“Andaikata hujan tidak berhenti juga, saya akan mengundurkan diri,” kata salah seorang peserta PAT, Rudy F Rusli. “Tapi, begitu permainan dilanjutkan kembali, di par 3 saya birdie … Akhirnya saya melanjutkan permainan saya sampai selesai sebanyak 36 hole,” tambah Rudy yang saat ini mendampingi Adi Saksono sebagai Ketua Bidang Pertandingan dan Prestasi PB PGI — sambil tersenyum.

TEACHING PRO

Seperti diketahui bahwa peserta yang tampil di ajang PAT sebagian di antaranya adalah pegolf yang dikenal sebagai Teaching Pro. Keikut-sertaan mereka di ajang PAT kali ini terutama dan khususnya yang baru untuk pertama kali tampil di ajang Tes Kemampuan Bermain tersebut, adalah untuk mendapatkan legalitas sebagai Teaching Pro. 

Selain itu ada juga peserta yang tampil di PAT untuk memperpanjang masa berlaku sertifikat yang mereka miliki sebagai Teaching Pro. 

“Kegiatan PAT ini diselenggarakan setiap awal tahun,” kata Agus Triono, Ketua PGA TI. “Tujuannya tidak lain adalah untuk menguji kemampuan mereka sebelum mereka memiliki legalitas sebagai Teaching,” tambah-nya.

Lebih jauh Ketua PGA TI Agus Triono mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi antusias para peserta yang berasal dari luar Jabodetabek bahkan ada juga expatriat asal Korea dan Inggris yang ikut serta dalam event Tes Kemampuan Bermain tersebut.

Ketua Umum PGT TI Agus Triono berbincang dengan Irwansyah dan Daechul Yang (expatriat) dari Korea.

Sementara dalam obrolan singkat bersama Media GolfJoy, Neneng Karwati —satu-satunya wanita yang tampil bersaing di ajang PAT yang saat ini menetap di Bali —- mengungkapkan bahwa sebagai mantan atlet golf nasional pihaknya sering diminta untuk melatih. 

“Tapi, jujur saja, permintaan untuk menjadi pelatih selalu saya tolak. Karena, sebagai mantan atlet golf nasional, saya tidak memiliki legalitas atau sertifikat untuk melatih,” katanya. 

“Jadi .. ini adalah untuk pertama kalinya saya mengikuti Playing Ability Test, dan semoga saja saya lulus,” tambah mantan atlet golf nasional yang ternyata sering berkomunikasi dengan Joyada Siallagan pendiri sekaligus owner Ironcard.

Setelah para peserta PAT menyelesaikan permainan mereka sebanyak dua putaran  — dari 13 orang peserta — yang lulus hanya 2 orang. Mereka adalah Irwansyah dan expatriat asal Korea, Daechul Yang, masing-masing membukukan total skor +9 dan +14.

Kedua pegolf tersebut selanjutnya akan mengikuti program SKPG (Sertifikasi Kompetensi Pengajar Golf) terlebih dulu — sebelum mereka berdua secara resmi memperoleh sertifikat sebagai Teaching Pro — di mana  pelaksanaan program SKPG tersebut akan ditentukan oleh PGA TI pada hari-hari yang akan datang. 

TOUR CARD HOLDER

Jika PAT hanya meluluskan 2 orang peserta, berbeda dengan yang terjadi di Qualifying School; Karena, dari 11 pegolf yang tampil di ajang Qualifying School tersebut sebanyak 10 orang pegolf — 4 di antaranya adalah pegolf amatir — dinyatakan lulus.

Ke sepuluh pegolf yang lulus QS tersebut: 1.Alfred Raja (dengan total skor +1), 2.Fajar Win Nuryanto (+9), 3.Anton Handoko (+15), 4.Timotius Ivan Setiawan (Amatir dengan total skor +17), 5.Lioner Summer (Amatir expatriat asal Inggris dengan total skor +17), 6.Mohammad Ali Rafi (+20),7.Won Jung Park (Expatriat asal Korea dengan total skor +22), 8.Yuhwan Park (Amatir expatriat asal Korea dengan total skor +23), 9.Ardi Wiranata (+26) dan 10. Sugiarto Mulyadi (Amatir dengan total skor +28).

Dalam perbincangan bersama Zulharmen Tabusalla terkait dengan keberhasilan 10 pegolf yang lulus Qualifying School, SekJen PGA TI tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menghargai spirit serta dedikasi ke sepuluh pegolf yang lulus QS.

“Memang betul ada peserta yang telah memiliki status sebagai Pro dalam QS kali ini. Tapi, karena dia asyik mengajar dan kartu touring yang dimilikinya habis masa berlakunya, maka dia harus mengikuti Qualifying School kali ini agar dia dapat mengikuti touring Pro yang diselenggarakan PGA TI,” papar Zulharmen. 

“Oleh karena itulah maka saya berharap peserta QS yang lulus kali ini agar mereka dapat mengatur waktu atau jadwal kapan harus mengajar dan kapan harus ikut touring sesuai dengan statusnya sebagai pegolf profesional,” lanjut Sekretaris Jendral PGA TI tersebut, menegaskan.

Seperti kita ketahui bahwa dengan memiliki Tour Card Holder, ke 10 pegolf yang lulus Qualifying School — agenda tetap PGA TI yang diselenggarakan setiap awal tahun — maka Alfred Raja dan 9 orang lainnya mulai tahun ini dan seterusnya akan mewarnai persaingan yang terjadi setiap kali Professional Golf Association Tour of Indonesia menggelar turnamen.

Sebuah pertanyaan yang mengusik rasa ingin tahu kita adalah: Kapan PGA TI akan menggulirkan turnamen pada tahun ini? 

Ternyata April mendatang PGA TI akan menggelar turnamen yang akan berlangsung di Tuntungan, Sumatera Utara. 

Berapa jumlah hadiah yang akan diperebutkan oleh seluruh peserta?

Satu miliar rupiah!

(Tulisan dan foto oleh Toto Prawoto)

Related posts

Paige Spiranac Buka-bukaan soal Karier Influencer bersama PGA Tour

Hasim

Golfer Malaysia & Korea Pimpin Malaysia International Junior Open 2024

Syam

Caddy Patrick Reed Dorong Seorang Penonton

Hasim

Leave a Comment

13 − 6 =