FeaturedKomunitas

Agus Triyono Terpilih Kembali sebagai Ketua Umum PGA Tour Indonesia periode 2025-2030

Terus terang saja bahwa situasi dan kondisi ke depan belum tentu sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Akan tetapi saya tetap optimis bahwa setiap masalah yang kami hadapi pasti akan ada solusinya. 

Demikian antara lain pernyataan Agus Triyono setelah terpilih kembali menjadi Ketua Umum PGA Tour Indonesia (PGATI) periode 2025 – 2030 melalui Rapat Umum Anggota Luar Biasa PGA Tour Indonesia Tahun 2025 (untuk mensyahkan AD-ART hasil Rapat PGA Tour Indonesia II pada 11 Februari 2025 lalu bertempat di Commander Driving Range Marinir Cilandak), dan Rapat Umum Anggota PGA Indonesia Tour III (dengan agenda utama memilih Ketua Umum PGA Tour Indonesia 2025 – 2030) yang berlangsung di Gedung Menara 165 pada Selasa, 25 Februari 2025.

“Ibaratnya PGA Tour Indonesia ini adalah rumah milik kita bersama .. Kita harus seiring sejalan untuk memecahkan setiap masalah yang kita hadapi. Jangan jalan sendiri-sendiri,” katanya. 

“Oleh karena itu saya mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan para anggota atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk kembali memimpin PGA Tour Indonesia,” tambahnya.

DARI NOL

Berdasarkan pengalaman yang pernah dialaminya sewaktu menjadi salah satu pengurus di Persatuan Golf Profesional Indonesia (PGPI) di bawah kepemimpinan KPH Japto S Soerjosoemarno yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PB PGI, Agus Triyono mengawali kiprahnya di percaturan golf profesional Indonesia dari nol.

“Waktu itu .. kalau PGPI akan menyelenggarakan turnamen .. dana untuk mendukung turnamen tersebut dikeluarkan dari dompet pak Japto, pak Noersalam, pak Avie dan dari dompet saya sendiri,” kata Agus Triyono — yang sebelum aktif di percaturan olahraga golf dikenal sangat aktif di percaturan olahraga voli — memberi kesaksian kepada segenap yang hadir di Gedung Menara 165.

“Tapi .. seiring dengan berjalannya waktu .. akhirnya ada banyak pihak yang mensupport setiap kali PGPI menyelenggarakan turnamen,” tambahnya.

Berbasis pada pengalaman itulah maka Agus Triyono tetap optimistis dalam menghadapi tantangan yang akan ditemukan — setelah pihaknya menerima amanah dari para anggota — untuk kembali memimpin PGA Tour Indonesia periode 2025 -. 2030.

Salah satu agenda turnamen yang akan dilaksanakan pada tahun ini oleh PGA Tour Indonesia, selain tetap menggelar event regular juga akan menggelar event khusus untuk senior Pro dan ladies Pro. 

“Tentu hadiah yang disediakan akan berbeda antara event reguler, senior pro dan ladies pro,” katanya. “Dan .. kalau nantinya jumlah turnamen pada tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya, harap dimaklumi. Karena saya belum tahu situasi dan kondisi perekonomian kita tahun ini .. Tapi, yang jelas turnamen pro akan tetap dilaksanakan walaupun jumlah turnamennya kemungkinan tidak akan sama dengan turnamen-turnamen yang dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya,” tambah Agus Triyono. 

Seperti diketahui, Rapat Umum Anggota Luar Biasa dan Rapat Umum Anggota PGA Tour III  tersebut dilaksanakan pada waktu dan hari yang sama yakni pada Selasa (25 Februari 2025).

Kedua agenda penting tersebut dibuka pada pukul 09.00 WIB serta ditutup secara resmi pada pukul 15.45 WIB oleh Nursalam Tabusalla sebagai Penasehat PGA Indonesia Tour.

Dan, berkat kepemimpinan Zulharmen Tabusalla sebagai Ketua Sidang — kedua agenda kegiatan penting PGA Indonesia Tour di awal tahun 2025 tersebut —  berjalan lancar tanpa hambatan sejak awal hingga akhir.

MEMBANGUN JARINGAN

Menjawab pertanyaan terkait dengan keberadaan Agus Triyono kembali terpilih untuk memimpin PGA Tour Indonesia periode 2025 – 2030, Nursalam Tabussalla selain mengucapkan selamat, Penasehat PGA Indonesia Tour tersebut, juga tetap mendukung kegiatan yang akan dilakukan oleh PGA Indonesia Tour hingga masa bhakti Agus Triyono berakhir pada lima tahun mendatang.

Penasehat PGA Tour Indonesia tersebut pun sangat mengapresiasi para Pro yang telah beberapa kali tampil dalam turnamen golf professional yang berlangsung di manca negara. 

“Betul bahwa mereka memang belum berhasil meraih gelar juara dalam event yang mereka ikuti di luar negeri. Tapi, bagaimanapun juga saya secara pribadi memberi apresiasi setinggi-tingginya, karena keikut-sertaan mereka dalam event di luar negeri berkat adanya dukungan dari sponsor di dalam negeri, dan apa yang mereka lakukan akan memotivasi Pro lainnya,” ungkap Nursalam Tabusalla. “Dan, dukungan sponsor tersebut didasari atas prestasi yang telah mereka torehkan,” tambah Penasehat PGA Tour tersebut, menegaskan.

Oleh karena itulah maka melalui Media GolfJoy Nursalam Tabusalla berharap agar para Pro kita yang juga dikenal sebagai Teaching bisa membangun link atau jaringan dengan para orang tua yang putra-putri mereka mendapat bimbingan dan pelatihan golf dari mereka para Pro kita yang juga dikenal sebagai Teaching.

“Karena, bukan tidak mungkin para orangtua mereka pun memiliki link dengan pimpinan tempat mereka bekerja, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta,” kata Nursalam Tabusalla. 

Lebih jauh Penasehat PGA Indonesia Tour yang tak lain adalah ayahanda Zulharmen (Sekretaris Jendral PGA Tour Indonesia periode 2020 – 2025) tersebut, mengungkapkan bahwa PGA Tour Indonesia memang belum bisa menyamai apa yang telah dilakukan oleh Asosiasi Golf Pro Thailand dalam hal yang berhubungan dengan keberhasilan mereka “mencetak” puluhan pemain. 

“Tapi, kalau kita mau dan kita tidak berjalan sendiri-sendiri, kita bisa seperti Thailand, walaupun Pro kita jumlahnya belum sebanyak Pro yang berasal dari negara Gajah Putih tersebut,” ujar Nursalam Tabusalla. 

Tapi, terlepas dari masalah tersebut, yang jelas Nursalam Tabusalla mengaku bahwa saat ini dia berada dalam posisi demisioner.

“Tapi, rekan-rekan pengurus PGA Tour Indonesia 2025 sampai 2030 yang nantinya akan mendampingi pak Agus Triyono, tidak usah khawatir,” katanya.

“Karena, diminta atau tidak, saya akan tetap mendukung PGA Tour Indonesia!” tambah Nursalam Tabusalla mengakhiri perbincangannya bersama Media GolfJoy.

Tulisan oleh Toto Prawoto & foto dokumentasi PGA TI. 

Related posts

R&A Beri Tempat bagi Pemain LIV Golf di Open Championship

Hasim

Candaan Kalahkan PGAU di Royale Interclub

Hasim

Pegolf Korea &  Thailand Pimpin Hari 1 Simone Asia Pacific Cup 2023

Hasim

Leave a Comment

fifteen + twenty =