FeaturedKomunitas

Albidzar Koleksi Empat Gelar Juara C Boys Division IJG Premier League di 2025

Kesuksesan di dua seri IJG Premier League di JKC Tournament Junior Golf & Festival dan IJG PL #9 dijadikan Albidzar Syehan Rayendra sebagai bekal persiapan mengikuti Pondok Indah International Junior Golf Championship 2025.

Tahun 2025 bisa dibilang sebagai periode up and down seorang pegolf junior yang bersekolah di SD Islam PB Soedirman Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, kelas 6, yakni Albidzar Syehan Rayendra.

Hal itu disebabkan pada akhir Januari 2025, Albidzar telah memasuki usia 11 tahun. Albidzar sendiri kelahiran Jakarta pada 27 Januari 2014. Itu artinya, selama tahun 2025 ini, Albidzar menjadi satu dari sekian pegolf junior yang naik kelas dan berkompetisi di kelas C Boys.

Naik turun prestasinya, tak ayal, selalu mewarnai prestasi Albidzar di kelas C. Namun, kesuksesannya menjuarai JKC Tournament Junior Golf & Festival 2025, turnamen “lebarannya” Indonesian Junior Golf (IJG) di Royale Jakarta Golf Club pada akhir Oktober 2025 lalu, menjadikan dirinya semakin bertumbuh sebagai pegolf junior berbakat dan potensial Indonesia di masa depan.

Prestasi di JKC Tournament Junior Golf & Festival dicipta oleh Albidzar selama dua round dengan total skor 165 (83-82) +21. Berikut adalah petikan wawancara seputar kiprahnya di “lebarannya” IJG hingga Premier League yang diikuti selama 2025.

Albidzar, rangkaian persiapan yang seperti apa yang kamu lakukan menuju kejuaraan 2025 JKC Junior Turnamen di Royale?

Aku Latihan rutin kayak biasanya. Lebih Latihan di short game. Selain itu, aku juga menyiapkan mental dan strategi bermain. Karena di turnamen besar seperti JKC itu bukan sekedar Teknik, tapi juga bagaimana aku bisa tenang di setiap hole biar nggak keburu panik kalau bola atau stroke-nya nggak sesuai harapan.

Apakah menjalani turnamen US Kids Golf Indonesia Championship 2025 di Gunung Geulis Golf & Country Club juga sebagai persiapan di JKC Junior Turnamen?

Iya Om, di US Kids Golf di Gugel itu juga aku anggap kayak pemanasan sih buat JKC. Dari situ (US Kids Golf) aku bisa tahu apa yang harus diperbaiki, sama Latihan mental juga biar lebih siap. Jadi pas nanti main di Royale, aku sudah lebih pede dan tahu bagaimana cara mengatur permainan.

Kamu belum lama naik kelas ke C Boys, seperti apa kamu mempersiapkan mental game dan teknik permainan kamu agar bisa bersaing di kelas itu?

Naik kelas ke C Boys, aku tahu lawannya bakal lebih kuat dan jago-jago. Tapi itu adalah challenge buat aku untuk semangat Latihan. Tekniknya juga harus perbaiki, kayak jarak dan akurasi pukulan. Dan mengatur strategi di lapangan biar bisa mengimbangi mereka. Coach Alga juga sering mengingatkan kalau nggak usah takut duluan. Yang penting mainnya harus senang dan percaya dengan diri sendiri. Kalau salah ya sudah, lanjut lagi.

Di JKC Junior Turnamen itu terdapat 18 junior di kelas C Boys, termasuk 2 orang dari Filipina, tapi kamu menang secara count back atas Zafran (yang sepertinya akan menjadi “pesaing abadi” kamu). Seperti apa permainan kamu sendiri selama dua hari itu?

Selama dua hari itu, permainan aku lumayan sih. Sudah sesuai juga dengan target yang diberikan oleh Coach Alga sekelas lapangan Royale yang terkenal verry challenging, ada beberapa hole yang tricky, fairway yang bersih, serta fast green sehingga permainannya harus super duper hati-hati. Intinya di dua hari itu lebih focus ke strategi lapangan. Ditambah lumayan nervous juga karena aku bermain satu flight dengan pemain Filipina. Zafran pun mainnya keren banget dengan leading di C Boys Division. Dari awal, aku nggak nyangka akan bersaing ketat, let it flow fokus kepermainan diri sendiri, nggak mau terlalu mikirin saingan, dan tetap berusaha bermain bagus. Urusan hasil, aku serahkan ke Allah yang punya kuasa.

Ad – Get Extra Income!

Hasil dari permainan kamu selama dua hari adalah 17 kali par, 17 kali bogey, dan 2 double bogey. Apakah kamu puas dengan penampilan kamu itu?

Lumayan puas sih. Tapi belum banget…hehehe. Masih banyak yang belum bisa aku berbaiki. Ada beberapa hole yang harus bisa par, tapi malah bogey. Tapi nggak apa-apa. Yang penting aku sudah bermain konsisten dan tetap fokus sampai lubang terakhir.

Di JKC Junior Turnamen tahun lalu, Om tidak inget dengan hasil yang kamu capai. Nah, apakah permainan kamu jauh lebih baik di tahun lalu, atau justru di tahun ini kamu merasa performa kamu jauh lebih baik?

Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini jelas lebih baik banget. Tahun lalu aku masih sering panik kalau pukul bola. Kalau sekarang sudah belajar buat lebih sabar, lebih menikmati mainnya. Dan fokus per satu hole satu hole saja. Jadi walau hasilnya belum sempurna, aku bangga karena sudah bisa main lebih stabil.

Apa arti kemenangan di JKC Junior Turnamen buat kamu pribadi? Apakah ada momen unik atau spesial yang kamu alami di dua round JKC Junior Turnamen itu?

Kemanangan di JKC Junior Turnamen itu berarti banget, Om. Ini adalah hasil kerja keras dari Latihan dan usaha yang aku jalani. Momen paling spesial selama dua hari, yang pertama adalah mama menjadi follower aku, jalan kaki 36 hole untuk menyemangati aku. Momen kedua, pas aku bisa recovery dari pukulan kurang bagus di hole sebelumnya. Dari situ, aku belajar kalau jangan pernah menyerah. Karena setiap hole masih bisa jadi kesempatan buat bangkit lagi.

Selanjutnya, turnamen internasional apa lagi yang akan kamu ikuti hingga berakhir tahun 2025 ini?

Next tournament, aku lagi persiapan untuk mengikuti Pondok Indah International Junior Golf Championship 2025 pada bulan Desember 2025 nanti. Aku lagi mempersiapkan mental, terutama buat ningkatin konsistensi dan short game, supaya bisa kasih hasil terbaik buat nutup tahun 2025 ini. Doain ya Om Syam.

Dan baru-baru ini, tepatnya pada Minggu, 23 November 2025, pencetak hole in one termuda (berusia 8 tahun di Sentul Highlands Golf Club pada Sabtu, 26 Februari 2022) kembali menjuarai C Boys Division di kejuaraan 2025 IJG Premier League Seri ke-9 di Senayan Golf Club dengan raihan total skor 155 (79-76).

Total sebanyak empat kali (IJG PL #3, IJG PL #7, JKC TJG, dan IJG PL #9) Albidzar sudah menorehkan prestasi sebagai juara pertama C Boys Division di IJG Premier League dalam kurun tahun 2025. 


Related posts

Gobar Ladies Morning Main Seru di Royale

Syam

IGT-PGM Championship Hari Kedua: Indonesia Sementara Unggul Satu Poin Atas Malaysia

Tiara

Tiger Woods Cerita tentang Muhammad Ali, Michael Jordan

Hasim

Leave a Comment

5 − one =