FeaturedKomunitasLeaderboard

Randy Arbenata M Bintang Bertekad untuk Jadi Pro

ADA beberapa pembaca yang menanyakan kepada penulis kapan Randy Arbenata M Bintang akan beralih menjadi Pro.

Pertanyaan tersebut diajukan karena dalam event Indonesia Development Open Series 2 yang berlangsung di Jababeka Golf & Country Club beberapa waktu lalu, ada nama Amadeus Christian Susanto yang telah beralih status dari amatir ke profesional.

Meskipun Amadeus belum berhasil merebut gelar juara dalam event tersebut, namun penampilan perdana Amadeus di kompetisi pro lokal Indonesia Development Series 2 mengundang banyak pujian.

Pasalnya Amadeus sempat memimpin round pertama dalam turnamen tersebut dengan skor 6 under, dan di akhir turnamen yang juaranya direbut oleh Jowi —Amadeus berada di kelompok The Big Five dengan prize money Rp 11 juta lebih.

Dan, sebagaimana yang disampaikan oleh Alga Topan sebagai Coach Timnas Golf Indonesia kepada Media GolfJoy bahwa Amadeus sejak 2022 sudah bersama-sama Randy di Pelatnas.

“Mereka berdua masuk dalam National Development Program untuk mewakili Indonesia pada Sea Games 2022 di Vietnam,” kata Coach Alga Topan.

Coach Alga Topan (paling kiri)

“Mereka terus bersama sebagai atlet golf amatir Timnas, dan sejak itu Randy dan Amadeus telah puluhan kali tampil — baik dalam event nasional, regional maupun internasional — sampai akhirnya pada 2926 ini beralih status dari amatir ke profesional,” tambah Coach Alga Topan, menegaskan.

AKHIR TAHUN BERALIH STATUS

Menjawab pertanyaan kapan Randy akan pindah ke pro, pegolf amatir berusia 23 tahun tersebut langsung menjawab:

“Akhir tahun 2026 ini saya akan beralih status dari amatir ke pro.”

Randy mengemukakan mengapa pihaknya menahan diri untuk tidak turun ke pro, karena ada kontrak dan ingin bermain di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar untuk terakhir kalinya pada November yang akan datang.

Ketika Media GolfJoy menyinggung prestasi Randy yang sangat fenomenal yaknimerebut gelar juara kejurnas sebanyak tiga kali yakni pada 2024, 2025 dan 2026, pegolf kelahiran 23 tahun lalu tersebut mengungkapkan sangat bersyukur atas pencapaian tersebut, “Karena impian saat junior saya ingin memenangkan kejurnas amatir, dan ternyata diberi ijin Allah untuk sampai bisa hattrick,” selanya, menegaskan.

PEGOLF ANDALAN

Hattrick yang ditorehkan Randy di Kejurnas Golf  sebanyak tiga kali berturut-turut tanpa jeda, menghantarkannya menjadi pegolf amatir andalan di tingkat Pengkab PGI Bekasi, Pengprov PGI Jabar dan PB PGI. Oleh karena itulah maka Randy tidak terburu-buru untuk masuk Pro.

Berbeda dengan para pendahulunya yang, walau mereka tak mendapat medali usai memperkuat daerahnya di PON — begitu PON berakhir — tak lama kemudian langsung beralih status menjadi pegolf profesional.

“Apakah karena itulah maka Randy baru akan beralih menjadi Pro tahun depan?”

“Iya, betul,” sahut Randy. “Karena tahun ini juga masih banyak turnamen besar amatir yang akan saya ikuti,” tambahnya.

TIDAK MEMBEBANI ORANGTUA

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas berkat prestasi yang ditorehkannya, “Alhamdullilah saat ini saya tidak membebani orang tua lagi, karena sudah ada sponsor yang full support untuk saya,” kata Rabdy berterus terang.

“Sponsor saya sekarang adalah Doubel B, juga ada Widugolf yang selalu support equitment yang saya perlukan .. Selain itu ada Coach saya Benny Kasiadi yang full support untuk perkembangan skill saya .. kemudian monstarshaft yang support Shaft Wood saya, dan yang terakhir kinetique fitting lab untuk tuning equiment saya,” papar Randy.

Betul bahwa untuk sementara Randy memang belum berani mengutarakan targetnya setelah tahun depan dia menyandang status sebagai profesional golfer.

Jadi, kita tunggu saja tanggal mainnya.

Penulis Toto Prawoto

Foto Dokumentasi S.A dan Dok.Pri

Related posts

J.T. Poston Menang Seluruh Putaran di John Deere Classic

Hasim

17th KGRI Club Championship 2022 Digelar setelah Vakum 2 Tahun

Toto Prawoto

Jababeka Gelar Ngabuburit All Par 3

Toto Prawoto

Leave a Comment

one + 19 =