FeaturedKomunitas

Game On, Jakarta International Junior Amateur Golf Championship 2026 Siap Digelar

Seluruh partisipan lakoni official practice round (OPR) Jakarta International Junior Amateur Golf Championship 2026 demi taklukkan rumah Indonesian Masters.

Perhelatan kejuaraan Jakarta International Junior Amateur Golf Championship 2026, yang digadang-gadang bakal menjadi salah satu major tournament di level junior dan amatir tingkat nasional dan internasional, seyogyanya akan digelar selama tiga ronde untuk amateur dan junior Kelas A – B, serta dua ronde untuk Kelas C – D pada Selasa hingga Kamis, 7 – 9 Juni 2026 di championship course Indonesian Masters Royale Jakarta Golf Club, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Indonesia.

Sebanyak 132 peserta dari kategori amateur (berjumlah 16 pegolf Boys dan Girls), junior A – B Boys & Girls berjumlah 83 pegolf, dan 39 pegolf junior di kelas C – D Boys & Girls dari sepuluh negara, diantaranya tuan rumah Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, China, China Taipei, Korea Selatan, Banglades, India, serta Amerika Serikat, akan ditantang guna menaklukkan South Course dan West Course, 18 hole yang menjadi gelanggang pertarungan bagi pegolf professional dari seluruh negara di ajang Indonesian Masters (Asian Tour dan International Series).

Tak ingin mentarget diri

Menatap kegemilangan di Jakarta International Junior Amateur Golf Championship (JIJAGC) 2026 ini, salah satu pegolf ladies amateur Indonesia yang notabene adalah ladies champion pada kejuaraan Olimpic Jabar Amateur Open (OJAO) ke-9 di Gunung Geulis Golf & Country Club di pekan lalu, yaitu Reicherin Giftrudy Hanslkie, mahasiswi University of North Texas jurusan Kinesiology berusia 21. R1 yang merupakan sapaan akrabnya, mengatakan bila dirinya tidak mau mentargetkan secara pribadi berapa skor yang harus dicapainya selama tiga ronde.

“Kalau saya maunya fokus di setiap hole at the moment, dan tidak ingin memberatkan diri saya dengan target-target skor di setiap roundnya. Semoga bisa bermain bagus, dan fokusnya shot by shot,” ungkap R1 didepan mata kamera GolfJoy TV.

R1 juga sempat meng-highlight seperti apa tantangan yang ada di South dan West Course kala dirinya melakukan official practice round pada Senin pagi hingga siang pada tanggal 6 Juni 2026.

“Menurut aku, jujur dahulu seringnya bermain dari North to West Course, dan sekarang bermain dari South to West. West course itu sudah terkenal lapangan 9 hole yang distance-nya memang agak jauh dan susah disbanding other two courses (South & North). Sementara South itu meminta kita untuk pintar-pintar milih distances kalua mau tee-off-nya kemana dalam menjatuhkan bolanya dari tee box. Jadi South ini pretty tricky menurut saya, tapi green-nya lagi enak sih dibanding sebelum-sebelumnya saya bermain di Royale Jakarta ini,” imbuh R1 lagi.

Mentarget finish dibawah 10 over

Sementara itu, salah satu atlet golf andalan Pengprov PGI Jateng berusia 17 tahun dan bersekolah di Pacific Pines State High School, Queensland, Australia, yaitu Catherine Chloe Hartono, mengungkapkan bila ia sudah dua kali melakukan practice round jelang mengikuti JIJAGC 2026 di Royale Jakarta.

“Ini lapangan (South & West course) sangat menangtang, panjang, cuaca cukup panas hari-hari ini dan itu sebuah challenge buat aku. Dan menghadapi tiga round ke depan, aku akan mencari posisi landing bola yang aman. Dan mencoba bikin gir yang mebuat selanjutnya putting aku lebih mudah. Dan kurang lebih, belakangan ini, di setiap turnamen yang aku ikuti, pada tiga round yang aku mainkan, targetnya sih kalau bisa dibawah 10 over,” demikian ungkap Catherine Cloe Hartono yang akan bertanding di kelas A Girs.

Berusaha raih skor dibawah 80

Pegolf junior asal Malang, Jawa Timur, berusia 12 tahun dan baru saja lulus dari SD Unggulan Permatajingga yakni Queen Shine Gracella, juga punya tekad untuk tampil solid di kelas C Girls kejuaraan JIJAGC 2026.

“Lapangan Royale Jakarta South dan West Course lebih challenging, jadi aku sendiri harus lebih teliti terutama di green-nya yang menurut aku lebih licin. Sementara target di kejuaraan kali ini, aku bisa bermain lebih baik lagi dan bisa meraih skor dibawah 80,” begitu ungkap Queen yang ternyata melalui ayahnya diusia 8 tahun dirinya memulai menekuni olahraga golf ini.

Itulah tekad ketiga pegolf ladies amateur dan junior tuan rumah Indonesia di JIJAGC 2026. Lalu seperti apakah ambisi para peserta yang berasal dari luar negeri, terutama bagi kedua pegolf junior putra dan putri negara Malaysia, agar bisa berprestasi di JIJAGC 2026?

Syakir akan cetak skor dibawah 78

Bagi pegolf yang merupakan skuad elite National Junior Development Program atau NJDP, sekaligus pegolf junior didikan PKNS (Perbadanan Kemajuan Negeri Selangor) yakni Raja Muhammad Syakir yang berusia 13 tahun dan bertanding di kelas B Boys, di kejuaraan JIJAGC 2026 kali ini dirinya akan berusaha menampilkan performa terbaiknya selama tiga ronde kedepan.

“Royale Jakarta is great course karena ini adalah padang golf Asian Tour Indonesian Masters, dan saya suka bisa bermain di sini. Bagi saya, jaraknya (west Course) cukup jauh bagi saya yang masih berusia 13 tahun dan postur tubuh seperti ini. Sementara geen-nya cukup firm dan laju. Jadi saya akan tampil dengan kemampuan terbaik saya di pekan ini. Dan untuk target permainan saya di kejohanan ini adalah mencetak skor dibawah 78. Itulah yang saya harapkan,” itulah target yang akan diusung Raja Muhammad Syakir.

Nurftahya akan teliti pada course management

Sedangkan satu koleganya di NJDP dan PKNS Nurfathya Emylda yang berusia 14 tahun, menyebut dirinya akan tampil semaksimal mungkin dalam perebutan tempat terbaik di kelas B Girls kejuaraan JIJAGC 2026.

“Setelah dua hari melakukan practice di sini, menurut saya Royale Jakarta tidak terlalu susah, tapi dia punya jarak Panjang buat saya. Bagi saya, South Course lebih Panjang dari West Course. Challngin padang ini didekat green, dekat fairway, dan green-nya agak susah karena slopy dan laju. Dan untuk tiga hari kedepan, game plan saya akan stick on course management. Jika second shot tidak on, it’s never mind, just play one chip one putt. Untuk target saya di sini saya kan bermain di bawah skor 78 juga. Dan untuk NJDP doakan saya agar bermain dengan baik dan mendapat the best score,” demikian ungkap Nurfathiya Emylda yang memulai bermain golf diusia 12 tahun.

Itulah tekad dan target dari lima peserta di kejuaraan JIJAGC 2026 yang disponsori oleh BRI Mo, Sulaiman Foundation WM Center, Birdie, CWJPGA, Hongsam Ball, Asuransi SinarMas, Panasonic, You 1000, Pak Gembus, dan Moribee, yang berhasil dimintai keterangannya kepada Media GolfJoy Indonesia demi satu tujuan, yaitu memenangi kejuaraan JIJAGC 2026 sekaligus mengibarkan bendera kebangsaan masing-masing di tiang tertinggi.

Selasa, 7 Juni  2026, JIJAGC akan memainkan ronde pertamanya bagi 93 peserta dari kelas Amateur Girls dan Boys, serta A – B Boys dan Girls. Semoga hasil terbaik bisa dicapai oleh mereka.

Related posts

Jordan Spieth, Matt Wallace Pimpin Texas Open menuju Final

Hasim

Aan Suryadi Rebut Best Gross Overall SGC Monthly Medal

Syam

Indonesia Menang Telak Atas Malaysia

Tiara

Leave a Comment

13 − 2 =