FeaturedTour News

Avie K. Utomo: Golfer Perlu Ausdauer Stamina & Mental Strength

Kehadiran Indonesian Tourism Golf Pro Series (ITGPS) 2023 bak oase di padang pasir nan tandus bagi seluruh pegolf professional Indonesia. Tiga puluh rangkaian seri dari Maret 2023 hingga Februari 2024 merupakan kompetisi yang lama dan tentu saja membutuhkan ausdauer stamina dan pastinya mental yang kuat untuk jadi sang juara. Berikut adalah catatan Avie K. Utomo, seorang pengamat olahraga golf, dan sekaligus seorang Technical Director (TD) golf profesional seputar perjalanan atau rangkaian panjang kompetisi ITGPS yang diwadahi oleh Professional Golfers Association Tour of Indonesia (PGATI). 

Seperti tadi saya sampaikan, Uprising The Journey yaitu titipannya dari our sponsor yang paling utama adalah peningkatan dulu, yaitu uprising meningkatkan perjalanannya dulu. Jadi kita baru dua langkah dan masih ada 28 langkah lagi, yang bersifat nantinya akan menunjukkan sampai sejauh mana hasil dari yang namanya seri ini. Karena kalau nggak, gimana sih selama ini kita hanya bermimpi. Tapi kali ini, mimpi kita dijadikan kenyataan. Cuma bagaimana kemudian teman-teman, karena kita ketahui bahwa nantinya, bermain dari minggu ke minggu berikutnya, pekan-pekan berikutnya itu membutuhkan bukan hanya sekedar keterampilan tapi stamina prima dari para pro golfer itu sendiri. Serta harus mampu keluar dari kejenuhan akibat padatnya rangkaian series ini selama satu musim hingga tahun depan. Bukan artinya bagaimana mereka (pro golfer) bermain sebaik-baik mungkin.

Kita ambil contoh bagaimana rangkaian seri PGA Tour, dimana mereka, let say, ada 52 minggu atau paling tidak 42 pekan berturut-turut. Di kompetisi itu (PGA Tour Amerika) ada yang disebut dengan minimum appearance, minimum berapa kali seri yang Anda harus bermain di PGA Tour tersebut. Dan kita masih belum menerapkan akan hal itu (minimum appearance) di Indonesian Tourism Golf Pro Series. 

Tetapi paling tidak, ada sesuatu harapan dari para pemain kita bahwa ketika main pada saat latihan dengan bermain dalam menaklukkan lapangan di seri Indonesia Tourism Golf, mereka itu tidak lagi ada atau akan mendapatkan suatu pressure atau beban mental psikologis di kala menjalani seluruh rangkaian Indonesian Tourism Golf Pro Series. Nah, di sini lah nanti mereka akan diuji sejauh mana tekanan-tekanan yang harus mereka hadapi. Setiap minggu mereka harus mempersiapkan diri lagi untuk menghadapi series di pekan berikutnya.

Seri ketiga di Pondok Cabe Golf Club akan dimulai dari hari Selasa hingga Kamis (9-11 Mei 2023) pekan depan. Bayangkan, hari Senin paling tidak mereka sudah harus berada di Pondok Cabe untuk mengenali lapangannya, walaupun kita tidak mengatakan bahwa ‘kamu harus latihan terlebih dulu’… bohong aja itu kalau saya mengatakan latihan yang banyak. Sebab kita sudah tidak ngomong Latihan. Tapi kita ngomong bagaimana peningkatan skill, peningkatan keterampilan secara technology side. Yakni dengan bantuan teknologi mereka bisa memperbaiki swing-nya. Dan yang lebih penting lagi, mereka harus memiliki mental bertanding, dan mental menjadi juara. 

Dan yang tidak kalah penting adalah apa? yaitu ausdauer stamina! Bukan sekedar stamina tubuh tetapi kemauan, kemampuan untuk menangani pressure yang akan terus-menerus dihadapi.

Jadi seperti tadi disampaikan oleh Peter Goenawan, misalkan dia pekan depan nggak bisa hadir karena harus ikut turnamen di Thailand. Naraajie minggu depan akan main. Namun setelah itu dia harus memenuhi kewajibannya di ADT (Asian Development Tour) yang nantinya juga main di Thailand dan seterusnya.

Jadi ini adalah kebangkitan dari pada golf profesional Indonesia lokal. Dan kebangkitan ini harus kita tangani dengan baik, karena mimpi ini cuma sekedar mimpi doang, jadi kita harapkan sampai dengan, katalah awal atau lebih lagi pada momen pilkada, pileg, dan pilpres tahun depan (2024) itu nantinya mempengaruhi teman-teman untuk benar-benar mengatasi kendala-kendala non teknis yang ada. Plus juga dengan adanya 30 turnamen ini, kemungkinan besar apakah dia (Kenneth Henson Sutianto) mau menjadi pegolf profesional berkat dia yang sudah menunjukkan kualitasnya bahkan melewati pencapaian skor para pemain pro local yang ikut pada turnamen seri kedua Indonesian Tourism ini.

So we look forward, kita akan mengarah ke depan, we move on dan we thanks our sponsor, dimana kita berterima kasih banget kepada seorang Mohamad Prapanca yang memiliki wawasan, visi seperti halnya yang dia pelajari yang dia dan dia dapatkan dari Thomas Alva Edison yang tidak berhenti dan tidak terhentikan oleh kendala-kendala atau hambatan-hambatan. 

Bravo kepada Indonesian Tourism Golf Pro Series. Bravo kepada players kita!

(Foto oeh Syam Al Aminy)


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/


Related posts

BNI Indonesian Masters Akan Kembali Bergulir dengan Hadiah $1,5 Juta

Hasim

Enjoy Golf Club Donasikan Rp610 Juta untuk Korban Banjir Aceh, Sibolga & Padang

Syam

Jon Rahm Juarai Masters 2023, Kembali ke No. 1 Dunia

Hasim

Leave a Comment

twelve + 4 =