Sepertinya seluruh pemain PGA Tour satu suara untuk tidak setuju bila Ryder Cup digelar tanpa penggemar.

Rory McIlroy, No. 1 di dunia, menjadi pegolf profil tinggi terakhir yang menyuarakan ketidaksetujuannya bila Ryder Cup digelar tanpa penggemar, yang menurut CEO PGA of America Seth Waugh ini bisa jadi kemungkinan karena pandemi COVID-19.

“Ryder Cup tanpa penggemar, ini bukan Ryder Cup,” kata McIlroy dalam sesi live Instagram dengan TaylorMade Golf. “Bagi saya, saya lebih suka mereka menunda sampai 2021 daripada memainkannya di Whistling Straits tanpa penggemar.”

“Bagi seorang pemain Eropa, pergi ke Amerika, mengetahui bahwa ia akan dilecehkan. Jelas akan lebih baik bagi orang Eropa itu untuk bermain tanpa penggemar karena kami tidak akan berurusan dengan beberapa hal yang harus Anda hadapi, tetapi pada saat yang sama, itu tidak akan menjadi tontonan yang hebat. Tidak akan ada atmosfer. Jadi jika harus memilih antara tidak bermain Ryder Cup atau bermain tanpa penggemar, saya akan mengatakan tunda saja satu tahun.”

Dalam merilis jadwal revisi pekan lalu, PGA Tour mengumumkan penggemar tidak akan diizinkan untuk setidaknya empat acara pertama setelah pertandingan dijadwalkan untuk berlanjut pada 11 Juni di Charles Schwab Challenge di Colonial Country Club di Fort Worth. Acara pertama di mana para penggemar bisa hadir adalah John Deere Classic di Silvis, Ill., yang akan dimulai 9 Juli.

Ryder Cup tetap pada tanggal yang dijadwalkan semula 25-27 September di Whistling Straits di Kohler, Wis. AS. Kabarnya, PGA of America dan European Tour, yang ikut sanction pada Ryder Cup, sedang mempertimbangkan menggelar acara tersebut tanpa penggemar. Waugh mengkonfirmasi kepada radio WFAN bahwa telah ada diskusi semacam itu.

“Sulit membayangkan permainan tanpa penggemar,” kata Waugh pada WFAN. “Kami sudah mulai berbicara tentang apakah Anda bisa membuat pengalaman penggemar virtual, dan kami akan mencoba untuk menjadi sekreatif yang kami bisa. Terus terang, harus ditentukan, apakah Anda bisa menggelarnya tanpa penggemar atau tidak.”

“Tampaknya tidak benar,” Tommy Fleetwood, yang menang 4-1 dalam penampilan Ryder Cup pertamanya pada 2018, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan podcast Golf Digest. “Kedengarannya aneh main di Ryder Cup [tanpa penggemar], saya pikir merekalah yang membuat acara itu meriah seperti itu. Apakah tekanannya sama [tanpa penggemar]? Saya kira itu tak akan bisa terjadi jika tidak ada orang di sana. Enam puluh, tujuh puluh ribu orang menonton dan hanya ada empat kelompok di lapangan golf. Ini luar biasa, dan secara besar-besaran menjadikan Ryder Cup seperti apa adanya.”

Jim Furyk, yang bermain di sembilan Ryder Cup berturut-turut dari 1997-2014 dan menjadi kapten tim Amerika yang kalah di Ryder Cup 2018, mengatakan memainkan pertandingan dua tahunan tanpa penonton akan “mengecewakan bagi semua pemain.”

“Tidak hanya untuk pemain AS, yang akan mendapat dukungan terbesar,” kata Furyk pada podcast CT Scoreboard, “tetapi bahkan untuk para pemain Eropa. Kami senang pergi ke Eropa, dan kami tahu sorakan akan lebih besar bagi mereka. Tapi saya pikir semua pemain, seluruh 24 pemain akan mendapatkan energi dan kegembiraan itu. Energi itulah yang menciptakan banyak tembakan yang Anda lihat dan banyak emosi yang Anda lihat dari para pemain.”

Read our digital edition at https://golfjoy.co.id/majalah/