Golf adalah permainan kesopanan. Baik atau buruk, olahraga ini memiliki banyak aturan tertulis – dan tidak tertulis – yang diharapkan dipatuhi setiap kali Anda bermain. Para pemain pemula sering kali kesulitan untuk memahaminya. Berikut ini pendapat dari beberapa pelatih mengenai kelakuan buruk yang sering dilakukan amatir, dilansir dari Golf.com.

Tony Ruggiero: Bersiaplah untuk bermain. Ini cukup terang dan jelas, tetapi banyak pemain pemula yang sulit memahami konsep tersebut. Apakah karena asyik menyaksikan mitranya bermain atau lama memilih klab, pegolf baru sering tak paham dengan kata “siap” di lapangan.

“Para pegolf pada umumnya menghabiskan banyak waktu untuk melakukan hal-hal lain, dan mereka tidak mulai bersiap-siap untuk pukulan mereka sampai tiba giliran mereka untuk memukul,” kata Ruggiero. “Dan kemudian mereka sudah membuang banyak waktu.”

Lucas Wald: Jauhi ponsel Anda. Lapangan golf harus menjadi tempat untuk melepas diri dan menikmati alam bebas. Aktifkan mode silent dan libatkan diri Anda dengan mitra bermain.

“Tunjukkan rasa hormat, lihat orang lain memukul, katakan ‘Pukulan yang bagus,'” kata Wald.

Michael Finney: Perbaiki divot Anda. Setiap kali Anda membuat tanda tumbukan bola pada green, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memperbaiki divot. Tidak ada alasan untuk tidak memperbaiki lapangan golf.

“Bola mengenai bagian depan green dan bola bergulir sampai ke belakang, sehingga mereka naik cart sampai ke bagian belakang green dan mereka turun lalu putt,” kata Finney. “Itulah sebabnya tanda bola tidak diperbaiki, karena tanda bola berjarak 50 kaki dan mereka lupa berjalan di sana dan memperbaikinya.”

Joe Plecker: Bersabarlah. Kita akui, golf memiliki masalah kecepatan permainan. Tapi itu bukan alasan untuk memukul ke arah kelompok di depan Anda. Selain tidak sopan, itu juga berbahaya.

“Kami semua berusaha menyelesaikan putaran ini,” kata Plecker. “Tidak ada yang menahanmu, jadi jangan pukul ke arah kami.”

(Sumber: Golf.com)