FeaturedTour News

Dramatis! Shiho Kuwaki Rebut Gelar Major Perdana di Women’s British Open 2026 

GOLFJOY, LYTHAM ST ANNES – Pegolf putri berusia 23 tahun asal Jepang, Shiho Kuwaki, berhasil mengukir sejarah dengan menjuarai turnamen major AIG Women’s British Open 2026. Kemenangan ini diraih lewat pertarungan play-off yang penuh ketegangan melawan atlet asal Jerman, Esther Henseleit, di lapangan Royal Lytham & St Annes, Inggris. 

“Saya benar-benar tidak percaya. Berada di panggung seperti ini adalah suatu kehormatan dan di setiap hole saya hanya fokus pada setiap pukulan. Saya hanya mencoba menikmatinya sebisa mungkin,” kata Kuwaki, yang merupakan wanita Jepang keempat yang memenangkan British Open setelah Yamashita, Ayako Okamoto, dan Hinako Shibuno.

“Rasanya luar biasa bisa menang lagi sebagai pemain Jepang. Saya berharap sebagai tim Jepang kita dapat terus menerangi dunia golf.”

Keberhasilan ini sekaligus menjadikannya pegolf putri Jepang ketujuh yang berhasil memenangkan gelar turnamen major sepanjang sejarah. 

Ketegangan di Babak Reguler

Kuwaki memulai putaran final dengan tertinggal tiga pukulan dari posisi puncak. Namun, ia tampil tenang dan mencetak kartu 1-under 70 untuk memimpin di clubhouse dengan total skor 5-under par (279). 

Saat Kuwaki bersiap merayakan kemenangan, Esther Henseleit yang bermain di grup terakhir melakukan aksi memukau. Henseleit secara tak terduga memasukkan pukulan birdie jarak jauh dari jarak 40 kaki di hole ke-18. Aksi tersebut memaksa diadakannya babak penentuan sudden-death play-off. 

Drama Play-off Dua Hole

Pertarungan sengit berlanjut ke babak tambahan yang dimainkan kembali di hole ke-18: 

Hole Pertama: Kuwaki sempat menemui kesulitan setelah bola hasil pukulan pertamanya mendarat di rumput tebal. Namun, ia melakukan penyelamatan par yang luar biasa setelah pukulan wedge-nya mendarat hanya 3 kaki dari lubang. Henseleit gagal memanfaatkan peluang birdie, sehingga keduanya sama-sama mencatat skor par. 

Hole Kedua: Nasib buruk menimpa Henseleit ketika pukulan drive-nya melenceng, mengenai kaki seorang petugas lapangan (marshal), dan memantul masuk ke dalam semak gorse. Situasi ini membuat Henseleit harus puas dengan skor bogey. Kuwaki yang tampil konsisten berhasil mengunci kemenangan dengan mencetak par.

Hadiah Rekor dan Status Baru

Atas kemenangan luar biasa ini, Kuwaki berhak membawa pulang hadiah sebesar USD 1,5 juta (sekitar Rp24,3 miliar) dari total hadiah turnamen yang memecahkan rekor sebesar USD 10 juta. Selain hadiah uang tunai, kemenangan di bawah naungan LPGA Tour ini juga otomatis mengamankan status keanggotaan penuh bagi Kuwaki di tur elit tersebut untuk lima tahun ke depan. 

Related posts

Pat Perez Masih Ingat saat Kalahkan Tiger Woods di Golf Junior

Hasim

Tirto Tamardi Lolos Kualifikasi US Amateur, Puncaki Leaderboard

Hasim

Satu Tim NFL Akan Beli Lapangan Golf untuk Para Pemainnya

Hasim

Leave a Comment

5 × two =