Bulan April mendatang, Tiger Woods akan kembali ke Augusta National Golf Club untuk mempertahankan gelarnya. Namun, seperti tradisi khas The Masters yang telah dimulai 1952, setiap juara bertahan wajib mempersembahkan Makan Malam Juara atau Champions Dinner yang biasanya berlangsung setiap hari Selasa, dua hari sebelum putaran pertama berlangsung.

Dalam keterangan yang disampaikan Selasa (25/2), Tiger Woods mengumumkan kepada media beberapa pilihan menu untuk disajikan pada Makan Malam Juara.

“Sebagai pegolf yang lahir dan dibesarkan di SoCal (South California), saya biasa memakan fajitas (kuliner Tex-Mex) dan sushi semasa kecil. Di 2020, saya ingin membawa kembali makanan itu seperti pilihan pada 2006. Jadi ada steak dan fajitas berbahan dasar ayam, lalu ada sushi dan sashimi. Semoga kalian suka ya,” kata Tiger.

Untuk makanan penutupnya:

“Saya masih memikirkan apakah akan memilih milkshake sebagai hidangan penutup, karena itu salah satu pilihan favorit yang diambil Gene Sarazen dan Sam Snead di malam 1998,” sambung Tiger yang memilih milkshake sebagai juara 1997 di usia 21 tahun.

Makan Malam Juara merupakan tradisi unik juara bertahan untuk menyiapkan menu pilihannya kepada para mantan juara. Berlangsung setiap hari Selasa pada pekan The Masters, Tiger Woods akan membangun momentum terbaiknya demi mempertahankan Green Jacket 9-12 April kelak.

Harapan Green Jacket ke-6 yang segera didapatnya ini, akan menyamai Jack Nicklaus yang terakhir kali memenanginya pada tahun 1986. Green Jacket itu juga menambah pundi-pundi gelar mayornya menjadi 16, dan hanya terpaut dua gelar saja dari rekor Nicklaus selama ini.

(Sumber: Golfweek, Foto: Newsclick.in)