Sejumlah 87 pemain pro tampil bersaing dalam Event Golf Bareng (Gobar) Konsolidasi di Sawangan Golf & Country Club pada Minggu 1 Maret 2020. Mereka terdiri dari 36 pro senior dan 51 pro reguler. Gelaran ini berlangsung satu hari jelang Rapat Umum Anggota Professional Golf Association Tour of Indonesia (RUA PGATI) ke-2.

Sejak tee off dimulai pada pukul 11.30 WIB seluruh peserta tampil all out untuk memperebutkan hadiah sebesar Rp 50 juta untuk senior pro dan Rp 70 juta untuk reguler. Meskipun diwarnai hujan, event tersebut secara umum berjalan lancar.

Seluruh peserta yang beberapa di antaranya berasal dari Koordinator Wilayah (Korwil) Profesional Golfer di Indonesia bermain dari blue tee untuk senior dan black tee untuk reguler pro. Khusus untuk senior pro – sesuai dengan peraturan – mereka diwajibkan menggunakan club car selama Event Konsolidasi tersebut berlangsung. Sementara pro reguler, mereka tetap berjalan menyusuri hole demi hole Sawangan Golf & Country Club yang lumayan challenging tersebut.

Setelah bermain sebanyak 18 hole, Henri Nasim, dari Korwil Sawangan keluar sebagai juara setelah membukukan skor 66 pukulan (33-33) atau -6. Sementara di kelompok senior pro ada tiga orang pemain yang finis dengan skor total 72 pukulan atau even par. Untuk menentukan siapa yang menjadi juara, ketiga senior pro masing-masing Sanusi, Ilyassyak dan Budiono harus melakoni play off.

Tanding-ulang yang dilakoni ketiga senior pro tersebut berlangsung selama tiga babak. Dengan permainan yang sangat impresif akhirnya senior pro dari Korwil Jawa Timur, Budiono, keluar sebagai juara. Ketika ditanya apa ada pressure dari Sanusi dan Ilyassyak, dengan logat Jawa Timur yang khas dan kental Budiono menjawab: “Pressure gak mungkin dihindari … Tapi, awakku, gak terpengaruh … Kalau terpengaruh gak mungkin awakku juara, Mas.” Kemudian disusul dengan tertawa ngakak.

Event Konsolidasi yang sekaligus dijadikan ajang silaturahmi, selain diikuti senior dan reguler anggota PGATI, juga diikuti oleh Eryk Armando Talla dan Ari Sutedi. Mereka berdua berada satu grup bersama sang legenda golf Indonesia, Maan Nasim, dan Dede Idris.

Eryk Armando Talla  saat itu menjadi salah satu kandidat kuat untuk menduduki jabatan Ketua Umum PGATI periode 2020-2024. Namun, dalam kesempatan tersebut, Eryk, yang menjadi sponsor tunggal Event Konsolidasi tersebut, kepada seluruh peserta mengungkapkan bahwa dia tidak jadi mencalonkan diri sebagai kandidat terkuat pada RUA PGATI ke-2  di Century Hotel pada 2 Maret 2020.

“Orang bola” yang sekarang namanya identik dengan olahraga golf tersebut justru akan menduduki jabatan sebagai Komisioner PGATI untuk masa lima tahun ke depan. Dalam kesempatan bertatap muka langsung dengan para senior dan reguler pro, Eryk Armando Talla menjelaskan visi dan misi. Dalam kesempatan bertatap muka langsung dengan para senior dan reguler pro, Eryk Armando Talla juga menjelaskan visi dan misi Komisioner PGATI. Selain disampaikan secara oral, seluruh peserta juga mendapatkan visi dan misi tersebut yang dituangkan dalam bentuk tulisan sebanyak 4 halaman.

Ketika seluruh peserta membuka halaman terakhir yang memuat tulisan Program Kerja Calon Direktur Pelaksana/Komisioner Eryk Armando Talla yang antara lain disebutkan bakal memperbanyak tournament reguler dan senior, tanpa ada yang memberi aba-aba dan komando, seluruh peserta Event Gobar Konsolidasi meluapkan kegembiraannya dengan bertepuk tangan. Bahkan ada yang berteriak: Jaya PGATI … Jaya pak Eryk ..!

(Foto oleh Toto Prawoto)