“JUJUR saya malu.”
Demikian kata Ichsan Hakim Batubara mengawali pembicaraannya melalui telepon dengan Media Golfjoy — setelah terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov PGI Sumatera Utara dalam Musyarawah Provinsi PGI Sumut 2026 yang berlangsung di Bros Polonia – Medan pada Senin (24 Agustus 2026).
Ichsan Batubara memperoleh dukungan 20 club golf dari 23 club golf anggota PGI Sumut yang aktif, dan memenuhi kuorum Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD – ART) PGI.
Musprov PGI Sumut 2026 — seperti yang disampaikan Lambok Damanik sebagai Ketua Panitia kepada Media GolfJoy melalui telepon — dipersiapkan selama satu bulan.
Selain dihadiri oleh 20 club golf dari 23 club golf anggota PGI Sumut yang aktif, Musprov PGI Sumut 2026 dengan agenda utama untuk memilih Ketua Pengprov PGI Sumut Periode 2026 – 2030, juga dihadiri oleh KONI Sumut, Dispora Sumut, dan pengurus PB PGI di bawah pimpinan KPH Japto Soerjo Soemarno masing-masing WaSekjen M.Armyn Syarif Latuconsina, ST, MT serta Andi Rukmana Nurdin sebagai KaBid Organisasi.

“Kenapa malu?” tanya Media GolfJoy.
Secara kronologis Ichsan Batubara mengungkapkan bahwa dari pribadi lepas pribadi pegolf yang berhimpun di dalam 20 club golf yang tercatat sebagai anggota Pengprov PGI Sumut — tanpa bujukan dan rayuan serta janji-janji manis lainnya — secara aklamasi mereka memilih Ichsan Batubara untuk ke empat kalinya kembali memimpin PGI Sumut Periode 2026 – 2030, “Karena, mereka masih sayang sama saya,” selanya sambil menahan tawa, “dan menurut saya itu adalah sesuatu yang sangat wajar,” lanjutnya.
Menjawab pertanyaan, apakah tidak ada calon lain sebagai pesaing, sehingga Ichsan Batubara terpilih kembali secara aklamasi untuk memimpin PGI Sumatera Utara. “Ada,” sahut Ichsan Batubara. “Tidak cuma satu orang tapi dua orang,” tambahnya tanpa menyebut nama kedua orang yang bakal menjadi pesaingnya dalam Musprov PGI Sumut pada Senin (24 Agustus 2026) lalu.
Ichsan Batubara menegaskan bahwa kedua orang tersebut sebelum Musprov PGI Sumut 2026 terselenggara pada Senin (24 Agustus 2026) — diharapkan sebagai kader yang akan meneruskan kepemimpinannya di kemudian hari.
“Tapi, mereka juga menolak dan berterus terang agar lebih baik saya yang kembali mencalonkan diri,” ungkap Ichsan Batubara.
“Abang aja deh yang memimpin kembali PGI Sumut” tambahnya menirukan ucapan dari kedua orang kadernya tersebut sambil tertawa.
Terlepas dari masalah bahwa para pegolf yang berhimpun di dalam 20 Club Golf Anggota PGI Sumut tersebut masih memiliki rasa “sayang” kepada sang Ketua, yang jelas prestasi yang ditorehkan Ichsan Batubara sejak dia menjadi orang nomor 1 di percaturan olahraga golf di Sumatera Utara, diakui atau tidak, memang banyak pihak yang mengapresiasi dan mengundang decak kagum komunitas golf di negeri ini.
Prestasi yang ditorehkan dan takkan hilang dari memory collective para insan golf di Tanah Air adalah, ketika Pengprov PGI Sumut sukses sebagai host cabor golf dalam PON XXII yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara, kemudian disusul dengan keberhasilan Pengprov PGI Sumut yang sukses menyelenggarakan event berskala internasional bertajuk NSAO (North Sumatera Amateur Open).
Dan, melalui wadah bertajuk Ich Double B — meski usia wadah tersebut baru terbentuk saat pandemi covid, namun setiap kali ada event golf junior dan amatir baik yang berskala nasional, regional maupun internasional yang berlangsung di Jakarta — Pengprov PGI Sumut melalui Ich Double B mengirim pegolf amatir dan junior binaannya tampil dalam event tersebut.
Support yang diberikan kepada pegolf binaannya tak membebani para pegolf itu sendiri, sehingga mereka senantiasa bermain lepas saat tampil berkompetisi dengan kompetitor mereka yang berasal dari Indonesia dan manca negara.
“Saya tidak pernah menentukan mereka harus menang atau menjadi juara. Kepada mereka saya hanya menekankan agar mereka bermain sebaik mungkin.Kenapa? Karena kalah menang itu adalah hal yang biasa dalam olahraga …”
Penulis Toto Prawoto
Foto PGI Sumut
