Mengawali kegiatannya di 2020 Indonesian Junior Golf (IJG) menggelar turnamen selama tiga hari (14-16 Februari 2020) di Matoa Nasional Golf Country Club. Sejumlah 70 pegolf junior yang berkompetisi di Boys & Girls Division A, B, C, D dan E bersaing ketat  sejak hari pertama hingga hari terakhir.

Pegolf junior putra-putri yang bersaing di kelas A dan B, bermain sebanyak 54 hole. Sementara di kelas C, D dan E putra-putri bermain sebanyak 36 hole. Meskipun selama turnamen berlangsung mengalami penundaan akibat hujan, seluruh peserta tampil “habis-habisan”. Pasalnya, IJG Premiere League I menjadi ajang kualifikasi tingkat nasional menuju IMG Academy Junior World Championships.

Amadeus Christian Susanto, Kentaro Nanayama dan Jonathan Xavier Hartono yang bersaing di A Boys Division usia 15-18 tahun keluar sebagai Winner, 1st Runner Up dan 2nd Runner Up. Di B Boys Division  usia 13-14 tahun Reyhan Abdul Latief keluar sebagai Winner dan disusul oleh Nicolas Angga Wiyono serta  Clement Soetrisno yang masing-masing merebut 1st Runner Up dan 2nd Runner Up. Sementara di C Boys Division usia 11-12 tahun, Teuku Husein M.D, Abdul Jabbar Murtala dan Danny Lin berhasil merebut Winner, 1st Runner Up dan 2nd Runner Up. Adapun di D Boys Division, Asyarafa Danish Suryanto tampil sebagai Winner dan Jamie Pandlebury serta Eugene Emmanuel T masing-masing sebagai 1st Runner Up dan 2nd Runner Up.

Di Girls Division A usia 15-17 tahun, Rayi Geulis Zullandari, Valencia Andov dan Rana Syarifa masing-masing merebut Winner, 1st Runner Up dan 2nd Runner Up. Sedangkan Winner , 1st Runner Up dan 2nd Runner Up di B Division Girl dimenangkan oleh Elaine Wijaya, Holly Victoria Halim dan Shalsta Ayesha. Sementara Melany Adisty, Niquita Audrey Onggo dan Maureen Shavelle Yose masing-masing merebut Winner, 1st Runner Up dan 2nd Runner Up di C Division Girls usia 11-12 tahun yang bermain sebanyak 36 hole. Sedangkan dua pegolf junior putri pemula yang tampil bersaing di D Division Girls usia 9-10 dan E Division Girls usia 7-8 tahun masing-masing keluar sebagai The Winner. Mereka adalah Freya Julia Daviana dan Cut Mutiara. Sementara Dave Matteo Uneputty yang tampil bersaing di E Boys Division usia 7-8 tahun melanggang seorang diri di divisi yang diikutinya dan keluar sebagai The Winner.

Kepedulian Joyada Siallagan

Perhelatan Indonesian Junior Golf Premiere League I 2020 juga diwarnai penandatanganan MoU antara IJG yang dipimpin Hardi Hartoko dan Joyada Siallagan, CEO SJS. “Dukungan yang kami berikan rasanya tidak perlu dijelaskan nilai nominalnya. Yang jelas, kami memberi dukungan sponsorship selama satu tahun,” kata Joyada. “Dengan dukungan yang kami berikan kami berharap selain untuk meningkat jumlah turnamen junior utamanya yang dilakukan IJG, juga lambat atau cepat agar semakin banyak jumlah pegolf yang berprestasi dari kalangan junior di Indonesia di kemudian hari.”

Ketua IJG mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berterimakasih atas dukungan yang diberika oleh Joyada Siallagan. “Atas nama para parent yang putra-putri mereka sangat aktif mengikuti kompetisi IJG, saya mengucapkan banyak terimakasih. Semoga apa yang diharapkan oleh pak Joyada menjadi kenyataan, karena pada dasarnya harapan beliau berbanding lurus dengan harapan kami,” kata Hardi Hartoko. Indonesian Junior Golf yang berdiri sejak 10 tahun lalu adalah komunitas para orangtua yang sangat mendukung putra-putri mereka di olahraga golf. Oleh karena itu Hardi Hartoko pun mengharap agar muncul “Joyada-Joyada” lain di Indonesia untuk meningkatkan prestasi para pegolf utamanya amatir di Tanah Air. “Secara pribadi saya pun optimis bahwa atlet golf kita akan bisa mengejar ketertinggalan mereka dari atlet golf di Asia terutama di ASEAN khususnya Thailand,” kata Joyada, menegaskan.

(Teks dan foto oleh Toto Prawoto)