Pemain asal Korea Selatan Joohyung Kim mengalahkan Mardan Mamat dari Singapura lewat playoff di ekstra hole pertama lapangan Damai Indah Golf BSD untuk menjuarai ADT-Ciputra Golfpreneur 2019 Presented by Panasonic pada 24 Agustus 2019. Kim, 17 tahun, dengan tenang menggulung putt birdie empat kaki untuk mengalahkan Mardan pada hole 18 par 5.

Mardan Mamat tampil leading sejak hari pertama sampai hari ketiga dengan skor 18 under (66-69-63). Namun, pada hari keempat (final) di turnamen berhadiah total sebesar US $ 110.000 itu penampilannya justru tidak seimpresif seperti tiga hari sebelumnya.

Mardan Mamat yang berada satu grup bersama Jack Harrison (ENG) dan Joohyung Kim, pada 9 hole pertama membukukan skor +1, sementara Joohyung Kim (Korea) yang sampai hari ketiga terpaut 5 stroke dari pimpinan klasemen sementara dan hanya membukukan skor 13 under (69-68-66), justru pada hari keempat (final) tampil sangat agresif dan berhasil menambah deposit pukulannya menjadi 16 under.

Memasuki 9 hole kedua, Mardan Mamat mencoba bangkit, dan berhasil. Tapi, skor yang dibukukan Kim hanya terpaut satu pukulan. Dengan kata lain, ketika legenda golf dari Singapura kembali ke posisi semula yakni 18 under, Kim menempel ketat dengan 17 under.

Puncaknya adalah ketika group ke-19 yang dihuni oleh Mardan Mamat, Jack Harrison dan Joohyung Kim memasuki detik-detik terakhir di hole 18. Mardan yang sebetulnya cukup menambah deposit pukulannya dengan satu stroke saja akan menjadi juara dalam event tersebut, justru bermain par, sementara Kim yang benar-benar bermain lepas alias Enjoy the Game pada detik-detik terakhir mencetak birdie.

Karena kedua pemain tersebut pada hari terakhir (final) sama-sama membukukan skor 18 under, maka untuk menentukan siapa yang berhak menjadi juara dalam event tersebut dilakukan babak playoff. Kim, yang bermain tanpa beban, dalam babak playoff mencetak birdie, sedangkan Mardan Mamat yang tampil “anti klimaks” bermain par. Sebagai juara Kim berhak atas hadiah utama sebanyak US $ 19.250.

Danny Masrin menjadi pemain Indonesia terbaik setelah membukukan total skor 278 pukulan (72-67-69-70) atau 10 under. Sementara itu gelar Lowest Amateur dipegang oleh Naraajie Emerald Ramadhan Putra yang membukukan total skor 276 pukulan (73-70-67-66) atau 12 under.