Jordan Spieth menunjukkan tanda-tanda kembali yang menjanjikan pada awal turnamen Farmers Insurance Open, tapi antiklimaks dengan hasil akhir pekan (73, 74).

Dan menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan.

Baca juga: Dunia Golf Berduka atas Kecelakaan Tragis Kobe Bryant

Untuk pertama kalinya sejak 2013, mantan nomor 1 itu berada di luar 50 besar Peringkat Golf Dunia Resmi (Official World Golf Ranking). Spieth, yang berada di urutan ke-20 saat ini di tahun lalu, jatuh ke No. 51 setelah finis T-55 di Torrey Pines .

Spieth finis ke-145 dalam statistik kategori strokes gained/approach musim lalu, tren yang berlanjut di California Selatan. Meskipun menunjukkan kinerja yang kuat pada hari Kamis, ia memperlihatkan angka negatif strokes gained/approach di dua putaran terakhir, finis di urutan ke-63 dalam kategori itu dari 79 pemain yang memenuhi syarat, dan hanya mencapai 59 persen green dalam regulasi (T-75). Penampilannya dengan driver — ke-59 dalam strokes gained/off-the-tee — tidak jauh lebih baik.

Terakhir kali Spieth berada di peringkat posisi sekarang adalah masa rookie-nya pada 2013, berada di urutan 53 setelah PGA Championship. Hasil akhir runner-up di final musim reguler Wyndham Championship mengangkatnya ke No. 36.

Awal pekan ini, Spieth menyatakan keyakinannya akan perkembangannya.

“Saya masih memiliki beberapa perbaikan yang mesti dikerjakan, semoga tidak terlalu signifikan, tetapi saya berada di jalur yang benar dalam ayunan saya untuk sampai ke tempat saya merasa bisa berada di level 2015 lagi,” kata Spieth di San Diego. “Aku menginginkannya sekeras atau lebih dari yang kulakukan saat itu. Tidak ada rasa puas diri. Dan saya percaya putaran berikutnya akan sama menyenangkannya dengan yang pertama.”

Pemenang mayor tiga kali ini belum pernah menang sejak Open Championship 2017, posisi tiga besar terakhirnya diperoleh di PGA Championshi Mei lalu. Spieth dijadwalkan akan bermain di Waste Management Phoenix Open minggu ini.

Sumber: Golf Digest