Tiger Woods dikenal sebagai pemain yang bikin merinding lawan. Dia tidak ingin desain lapangan golfnya memiliki reputasi yang sama.

Karya indah Woods di Diamante, di Los Cabos, Meksiko, dan Bluejack National, dekat Houston, mengikuti mantra itu. Demikian juga desain lapangan publik pertamanya: Payne’s Valley, di Big Cedar Lodge, di Ozarks.

“Saya ingin melihat banyak birdie dibuat di sini,” kata Woods minggu lalu pada kunjungan ketiganya ke lapangan itu, yang dijadwalkan untuk sepenuhnya dibuka musim semi ini. “Saya selalu merasa bahwa golf adalah tentang menyatukan orang-orang dan ini telah menjadi inspirasi saya untuk merancang lapangan yang menyenangkan dan dapat dimainkan.”

Baca juga: Semifinal WAGC Loloskan 20 Finalis di Royale Jakarta GC

Lapangan, yang dinamai untuk mendiang Payne Stewart (asli Ozarks), memiliki sembilan hole siap untuk dimainkan dan sembilan hole kedua sedang berada dalam tahap konstruksi.

Seperti yang dilihat Woods, ada tiga prinsip dasar filosofi desainnya yang menyenangkan.

“Saya ingin lapangan memiliki area pendaratan yang luas, front green terbuka, dan lingkungan green yang dipangkas rapat,” katanya. “Area pendaratan yang luas dari tee berarti lebih sedikit bola golf yang hilang, membuat permainan lebih menyenangkan dan membantu mempercepat permainan. Front green terbuka memungkinkan bola golf dipantulkan ke atas green menambah opsi tembakan yang tersedia dan memberikan pemukul yang pukulannya berjarak lebih pendek suatu alternatif untuk tembakan tinggi dengan banyak spin.”