Setelah Senayan Golf Driving Range di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dijadikan taman kota oleh pemerintah, lapangan golf Bandar Kemayoran pun akan bernasib sama.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengemukakan pemerintah tak akan memperpanjang kontrak lapangan golf di Kemayoran. Lapangan golf itu akan menjadi taman kota.

“Kemayoran itu ada lapangan golf, seluas 18 hektare. Sekali lagi, tentu saja lapangan golf eksklusif. Tidak bisa masyarakat masuk, 18 hektare, persis di jalan utama itu. Kontraknya habis dan kami putuskan untuk tidak diperpanjang,” kata Pratikno saat menghadiri acara penanam pohon yang dilakukan PDI Perjuangan di kawasan GBK, Jakarta, Minggu (21/3).

Menurut Pratikno, dulu lahan hutan kota GBK berfungsi sebagai lapangan golf dengan luas 4,5 hektare. Dan rencananya, kata dia, pihaknya akan melakukan hal yang sama di kawasan Kemayoran.

Pratikno menjelaskan, perubahan fungsi dari lapangan golf di Kemayoran menjadi ruang terbuka ditujukan untuk pusat kegiatan masyarakat, khususnya masyarakat ibu kota. Selain ruang terbuka hijau, pihaknya juga tengah mendesain jalur sepeda di area Kemayoran. Selain itu, beberapa lahan juga rencananya akan ditanam pohon mangrove dan penataan kawasan danau di Kemayoran.

Bandar Kemayoran Golf merupakan salah satu lapangan golf yang berada di tengah kota, di tengah megahnya gedung pencakar langit. Berada di antara Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, lapangan ini mudah diakses dari pusat bisnis Jakarta yang berjarak hanya 15 km dan hanya 15 menit dari jalan tol Ancol-Tanjung Priok. Bandar Kemayoran Golf dirancang oleh desainer asal Australia, Peter Dalkeith Scott pada tahun 1997. Lapangan yang terdiri atas 18 hole 72 par ini termasuk lapangan pendek dengan panjang 6.024 yard dari tee biru.