Penantian panjang sebuah turnamen golf prestasi berskala nasional kembali digelar di Gunung Geulis Golf & Country Club pada Selasa hingga Kamis (15-17/6/2021). Adalah Olimpic Jabar Amateur Open ke-5, yang tak ayal, menjadi penebus dahaga para pegolf amateur berprestasi nasional.

Bagaimana tidak, ketika mereka telah berlatih optimal mempersiapkan diri, baik ditingkat kejurda maupun kejurnas, serta kualifikasi PON, namun dilalah, cabang olahraga (cabor) golf dinyatakan absen dari hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua pada Oktober nanti.

Dan OJAO ke-5 kali ini menuai animo positif dari para pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI), baik tingkat Pengprov, atau pun pemkab dan pemkot, yang mengirimkan para delegasinya guna mensukseskan hajatan yang diinisiasi oleh PGI Pemprov Jawa Barat ini.

Salah satu contohnya adalah empat pegolf dari Sulawesi Utara seperti Sulaiman Limpo, Asdian, Syafril A. Tekaka, dan Kasmi, yang dipersiapkan PGI Pengprov Sultra, PGI Pengkot Kendari, dan PGI Pengkab Kolaka, yang selama satu tahun terakhir ditempa diberbagai kejuaraan open amateur di sekitaran Pulau Sulawesi demi mempersiapkan diri mengikuti OJAO kali ini.

Ketua PGI Pengkab Kulon Progo, Jogjakarta, Hawari N. Tandjaya:

“Kami menyambut baik inisiatif dari OJAO ke-5 ini yang dimotori oleh Bang Joyada Siallagan. Tentunya, kami dari pemkab dan pengprov PGI Jogja sangat men-support. Karena ini ajang yang luar biasa, dimana menjadi ajang pelatihan bagi para atlet golf berbakat yang kami miliki. Kami mengirimkan sebanyak enam atlet (putra) dengan komposisi empat pegolf dari Pemkab Kulon Progo dan satu pegolf dari utusan Pengrov PGI Jogjakarta.

Hawari pun mengapresiasi terkait persiapan yang dilakukan Pengprov PGI Jabar. Boleh dikatakan, turnamen ini seperti PGA Tour di Amerika Serikat. Tentunya terkait persiapan dan kesiapan lapangan Gugel ini sendiri, dimana pada sesi practice kami kami mencoba kualitas lapangan Gugel yang berstandart nasional. Kita pun dapat memantau live score disepanjang pertandingan lewat ojao.org. “Dan ini menjadi pemicu untuk kedepannya dan menunggu OJAO berikutnya. Sehingga kami berharap Bang Joyada lebih banyak lagi dunia pergolf-an di tingkat nasional. Terima kasih kepada seluruh panitia atas terlaksananya acara OJAO ini, mudah-mudahan kita yang dari Jogjakarta ini bisa menunjukkan prestasi terbaik.”

Sekretaris Umum Pengprov PGI Sulawesi Utara, Ibrahim Boer:

Ini adalah keiukut-sertaan kami yang kelima secara beruntun di turnamen OJAO. Kami sangat merespon positif dan menghargai semua apa yang oleh panitia OJAO ini. Dan para atlet golf nasional bisa menunjukkan kualitas berkompetisi di sini. Kami, meski dari daerah, akan menunjukkan bahwa kami mampu bersaing di tingkat nasional. Selain itu, harapan kami kedepan, mudah-mudahan pegolf-pegolf Indonesia bisa memberikan prestasi untuk Negara kita di kancah internasional. Dengan adanya kegiatan OJAO yang diselenggarakan PGI Pengprov Jawa Barat, alhamdulilah, menjadi kancah untuk berpacu meningkatkan prestasi golf Indonesia.

Pengurus PGI Pengprov Jambi, Hifni Hasan:

OJAO ini adalah sutu hal yang bagus bagi golf kita karena turnamen golf berprestasi seperti ini sangat sedikit sekali, apalagi yang resmi sifatnya. Nah, kebetulan, Joyada Siallagan ingin memajukan olahraga golf tanah air yang dilakukan secara sistematis. Arti kata, bahwa Joyada tahu kalao PGI Pusat tidak bergerak, namun Joy (sapaan akrab Joyada) muncul duluan di depan untuk memulai. Untuk kedepannya, Joyada bisa menjalin kerja sama dengan PGI pengprov, untuk mengutamakan yang juniornya terlebih dulu. Jadi di daerah, biarkan juniornya yang berlomba setahun dua kali, sementara di tingkat nasional seperti OJAO digelar setahun sekali sudah cukup. 

Ketua Pengrov PGI Jawa Barat, Herry Safary:

“Teman-teman seperti Bapak Sirodjuddin, Bapak AU Bintoro, Bapak Freddy Gondo dan Ketua Panitia Bapak Joyada Siallagan menyatakan siap melangsungkan OJAO yang ke-5 di tahun 2021 ini, maka kami dari PGI Pegprov Jabar menyatakan siap untuk memulai dan menunjukkan kepada seluruh dunia olahraga di Indonesia bahwa cabang olahraga golf bisa menyelenggarakan turnamen akbar berprestasi tiga hari yang diakui oleh World Amateur Golf Ranking dengan segala resikonya. Dan OJAO ini pun telah mendapat restu oleh Sekjen KONI Pusat, Tubagus Ade Lukman, namun tetap menjaga protocol kesehatan, dengan memberlakukan test swab Antigen di lokasi turnamen, atau membawa surat keterangan negative atas hasil test swab Antigen di tempat atau daerahnya masing-masing.

Maka seperti itulah opini bernuansa antusias yang berada dibenak para stake holder golf tanah air. Dimana hal yang sama juga dimiliki oleh seluruh Pengprov, Pengkab dan Pengkot PGI di seluruh Indonesia, demi memajukan olahraga golf nasional yang ingin mendunia.

(Syam Al Aminy)

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

GolfJoy Cover