Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Pengurus Kabupaten (Pengkab) Karawang, Drs. Acep Jamhuri, M.Si, yang terpilih secara aklamasi pada medio 2019, telah resmi dilantik oleh Ketua PGI Pengprov Jawa Barat, Herry Safarry, di Bunker Room, Palm Spring Karawang Course, Karawang, pada Selasa, 18 Februari 2020.

Dengan terpilihnya Ajam, sapaan akrab Acep Jamhuri, masa bakti 2019 hingga 2023, beliau bertekad akan lebih memajukan prestasi golf, sekaligus pariwisata golf di Kabupaten Karawang. Ada beberapa cara yang akan ditempuhnya guna tercapai target yang disasar. Yaitu Kaderisasi atlet dan memajukan wisata golf Karawang.

Diakuinya, walau berdasarkan survey bilasanya golf adalah olahraga yang tidak disukai oleh masyarakat, termasuk di Karawang, namun, lewat kebijakan dan “kekuatan” yang dimilikinya, Ajam akan menggugah dan menggerakan pihak-pihak terkait dan instansi pemerintahan Kabupaten Karawang.

 “Minimal, para pegolf amatir senior Karawang agar mengarahkan dan membina anak-anaknya menjadi atlet golf. Selain itu, kita juga akan menggerakan dinas pemuda dan olahraga (dispora), serta dinas pendidikan dan perguruan tinggi (disdikti) untuk mensosialisasikan olahraga ini ke sekolah-sekolah dan universitas yang ada di Karawang. Bisa juga caranya mengundang beberapa siswa dan mahasiswa yang antusias dibidang olahraga datang ke golf course untuk diperkenalkan dasar-dasar bermain golf,” ungkap Ajam, yang juga menjabat sebagai sekretaris daerah (sekda) Kabupaten Karawang.

Ya, dimasa kepemimpinan Teddy Rusfendi Sutisna, PGI Pengkab Karawang punya beberapa prestasi. Diantaranya meraih medali perak pada Pekan Olahraga Daerah XIII Jawa Barat 2018, yang diraih oleh Akmin dan Dana. Tak ayal, Ajam pun akan berusaha mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasi golf lebih tinggi lagi. “In syaa Allah, kita juga tidak akan mengabaikan pengkaderan dan pembinaan atlet-atlet golf di Kabupaten Karawang, yang kelak kedepannya punya peran dan tampil berprestasi. Dikawasan Jawa Barat, kita sudah cukup diperhitungkan dari cabang olahraga golf ini,” ujar pegolf berhandicap 20 yang justru cakap dengan permainan long game.

Selanjutnya, Ajam juga ingin menggalakkan Kota Lumbung Padi sebagai kota pariwisata dengan mempromosikan kearifan lokal lewat pariwisata golf. Tidak hanya memperkenalkan kepada wisatawan golf nasional, namun juga wisatawan golf mancanegara. Tiga golf course yang dipunyai Kabupaten Karawang dan bertaraf nasional maupun internasional seperti Padang Golf PT Pupuk Kujang, LotusLakes Golf Club dan Palm Spring Karawang Course, merupakan modal pokok yang sudah ada guna menarik wisatan golf. Selain bermain golf, mereka bisa mengajak keluarganya berwisata dan mengenal kearifan budaya local Karawang. Seperti mengenal tari tradisional jaipong, alat musik angklung, wisata jejak sejarah perjuangan kemerdekaan seperti prasasti atau wisata religi dan mengenal batik asli Karawang, Batik Taza.

“Nantinya kita kolaborasikan dengan pihak golf club seperti Palm Spring dan lainnya untuk dibuatkan turnamen lokal yang digabungkan dengan event budaya kearifan local Karawang. Kita juga sudah menjalin kerjasama dengan kawan-kawan di Batam, Johor Malaysia dan Singapura dengan mengundang wisatawan golf disana. Juga ada yang dari Jepang, Korea dan Negara Asia Tenggara lainnya,” terang Ajam beberkan strateginya.

Diakhir sambutannya, Ajam berharap, kedepannya PGI Karawang tambah maju, berkah, banyak saudara, serta Karawang lebih dikenal. Tidak hanya diskup nasional, tapi juga di internasional.

“Pengurus PGI Karawang yang sekarang harus lebih mampu berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Karawang, berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Karawang untuk membantu para kader-kader atlet golf (yang dari segi ekonomi kurang mampu tapi punya talenta yang bugus) dari sisi peralatan dan juga pelatihan, sehingga nantinya bisa ada kegiatan ekstra kulikkuler di SMP, SMA dan Universitas. PGI Karawang juga harus memantau potensi-potensi dari pada caddy untuk dicuatkan sebagai atlet golf Karawang,” demikian keinginan mantan ketua PGI Karawang, Teddy Rusfendi Sutisna.

“Kami menghimbau kepada pengurus baru PGI Karawang dibawah pimpinan Pak Ajam untuk bisa membina para pegolf junior-nya sehingga menjadi atlet yang potensial yang siap diterjunkan di PORDA XIV 2020 dan bahkan PON XXI. Selain itu juga, para anggota klub golf se-Karawang dan sekitarnya juga harus bisa dibina dan bertanding dengan menggunakan handicap nasional yang merujuk kepada PGI Pusat. PGI Pusat telah bekerja sama dengan World Amateurs Golf Championship (WAGC) untuk mengadakan turnamen putaran kualifikasi diseluruh Indonesia. Semoga PGI Karawang bersama anggota klub golf-nya mengadakan turnamen kualifikasi WAGC,” pesan Ketua PGI Pengprov Jabar, Herry Safarry.

(Syam Al Aminy)