FeaturedKomunitas

Persaingan Ketat Atlet Tuan Rumah Terjadi di Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025

SEBANYAK 103 pegolf yang terdiri dari 83 putra dan 20 putri yang berasal dari 11 negara termasuk Indonesia sebagai tuan rumah, bersaing di Divisi Putra dan di Divisi Putri dalam Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 yang berlangsung Pondok Indah Golf Course 15 – 17 Juli 2025.

Para peserta yang berkompetisi di Morning Day pada pukul 6.30 WIB  dan Afternoon Day pukul 10.30 WIB — baik dari tee 1 maupun dari tee 10 — pada Round #1 Selasa (15 Juli 2025) kemarin, tampil all out berkat cuaca cerah yang mewarnai kawasan Jakarta Selatan dan sekitarnya — sehingga turnamen yang sangat prestisius tersebut berjalan lancar tanpa hambatan.

Betul bahwa pada saat para kompetitor yang bermain siang akan mengakhiri permainan mereka, mendung mewarnai langit Pondok Indah Golf Course.

Namun — perlahan tapi pasti — mendung segera berlalu seiring dengan datangnya hembusan angin kencang yang membuat cuaca kembali cerah, dan tepat pada pukul 16.45 WIB permainan Round #1 pun berakhir.

“Alhamdullilah enggak jadi hujan,” ujar salah seorang wanita yang bertugas mengganti angka warna biru ke warna merah di papan leader board kepada Media GolfJoy.

PERSAINGAN KETAT

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas persaingan ketat terjadi di Round #1 kemarin. Dua pegolf masing-masing William Justin Wijaya (juara nomor Individu, Beregu dan Foursome  Porprov Jatim IX 2025 yang berlangsung di Araya Golf, Malang – Jawa Timur Mei lalu), serta Jonathan Xavier dari Indonesia untuk sementara memimpin puncak klasemen sementara di Divisi Putra dalam pertandingan di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Selasa (15 Juli 2025) kemarin.

William dan Jonathan masing-masing mencetak 69 pukulan atau 3 di bawah par. Namun, posisi tersebut masih jauh dari aman. Pasalnya 3 pemain yakni Rizq Adam (Malaysia), Randy Arbenata M Bintang (Indonesia) dan Kifata Aftar (Indonesia) membayangi William dan Jonathan di posisi T3 dengan selisih satu pukulan. Sementara Amadeus Christian Susanto (Indonesia) dan Sean Lee (Singapura) menyusul di posisi T16 dengan 71 pukulan atau 1 di bawah par.

“Hari ini permainan saya sesuai dengan game plan. Walaupun ada beberapa yang miss, tapi saya sangat menikmati permainan saya,” kata William.

“Ada beberapa putting yang kurang konsisten. Selain itu, tantangan lain di lapangan ini adalah rough-nya yang cukup tebal. Jadi bolanya tidak bisa terbang kalau masuk di rough. Luma-yan menantang. Tapi puji Tuhan saya bisa tetap lanjut dan menjaga skor,” tambah William yang kemarin mencetak 6 birdie di hole 1, 4, 6, 9, 11 dan 14 .. Namun dia membuat bogey di hole 5, 12, dan 17.

Sedangkan Jonathan bermain cukup stabil dengan mencetak 3 birdie di hole 6,9, dan 12. Sisanya par.

SANGAT MENENTUKAN

Hasil pertandingan Round #2 hari ini, Rabu (16 Juli 2025) akan sangat menentukan siapa saja yang lolos cut off dan dapat melanjutkan permainannya di Round #3 final pada Kamis (17 Juli 2025) besok.

Sementara untuk Divisi Putri semua atlet tetap bisa main selama tiga hari tanpa cut off karena jumlah pesertanya hanya 20 orang yang terdiri dari 19 pegolf Indonesia dan 1 orang dari Hong Kong.

“Semoga di hari kedua besok permainan saya bisa lebih baik dan bisa membawa nama baik Indonesia,” kata Randy. “Game plan saya masih sama seperti di hari pertama kemarin. Tapi, harus lebih agresif di putting .. Kemarin saya bermain cukup rapi. Saya hanya membuat satu bogey di hole 8 .. Sebenarnya saya bisa mendapat hasil lebih baik. Tapi, baca break-nya kurang bagus,” tambahnya.

Pada di Divisi Putri, Gemilau Joanne Kurnia dan Fausta Bianda memimpin klasemen sementara. Dua pegolf  Indonesia tersebut masing-masing mencetak 74 pukulan atau 2 di atas par.

“Di hari pertama permainan saya up and down. Chipping dan putting saya lumayan bagus, tapi driver sama approach-nya banyak yang miss. Jadi lebih banyak skoring di area short game saja,” kata Gemilau yang sebelumnya tampil bertanding di Singapore Open Amateur Championship 2025 di Orchid Country Club, Singapura pada 7-11 Juli lalu. Dalam event tersebut Gemilau menempati peringkat 15.

BLUE TEE

Sejak tahun lalu para peserta yang berkompetisi di Divisi Putri Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 harus bermain dari tee box biru (Blue Tee).

Hal tersebut membuat Gemilau harus berusaha lebih keras lagi karena jaraknya lebih panjang. Selain itu, angin di lapangan juga cukup kencang.

“Second shot-nya makin panjang, jadi banyak miss. Biasanya di sini saya bermain dari tee box putih, so it’s a big jump,” kata Gemilau.

Untuk penyesuaian Gemilau butuh stick yang panjang, dan hari ini  Rabu (16 Juli 2025) approach-nya harus lebih tajam supaya lebih banyak kesempatan mencetak birdie.

Yang pasti, peserta di Divisi Putri Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 didominasi oleh para pegolf Indonesia, karena hanya ada satu peserta lain dari Hong Kong.

Mungkinkah pada event Medco tahun ini akan terulang kembali seperti tahun sebelumnya di mana juaranya — baik di Divisi Putra maupun di Divisi Putri — direbut oleh Rayhan A Latief dan Elaine Widjaya?

Kita tunggu saja hasilnya Kamis (17 Juli 2025) besok.

Live Scoring

Toto Prawoto

Foto TP & Dokumentasi

Related posts

Enjoy Golf Club Berlebaran di Royale Jakarta

Hasim

Phil Mickelson Ukir Sejarah di PGA Championship

Hasim

Enjoy Golf Club Cicipi 2 Championship Course Dunia hanya dalam 2 Pekan

Syam

Leave a Comment

four × five =