Tidak ingin mengulangi skor buruk di turnamen-turnamen sebelumnya, Phil Mickelson fokus dan menemukan permainannya kembali di sembilan hole terakhir di Saudi International.

Mickelson membuat sembilan birdie pada hari Kamis dalam skor putaran pertamanya 4-under 66 yang membuatnya berjarak dua tembakan dari pemimpin skor awal di Arab Saudi.

Gagal lolos cut berturut-turut di AS, Mickelson pergi ke luar negeri untuk peruntungan lebih baik dan dia yakin akan berhasil. Awanya Phil memang kurang meyakinkan dengan 2 over, tetapi dalam kondisi berangin ia justru fokus mulai memukul tembakan berkualitas.

Dia mencapai 6-under 29 di sembilan hole belakang – termasuk hampir hole-in-one di hole 11 – untuk memposisikan dirinya hanya dua tembakan di belakang Graeme McDowell dan Gavin Green.

“Saya mulai melihat apa yang saya ingin bola lakukan, sebagai lawan dari apa yang saya tidak ingin lakukan. Saya pikir itu gambaran terbaik,” kata Mickelson kepada wartawan sesudahnya. “Saya mulai melihat bola masuk ke dalam lubang. Saya mulai melihat tembakan terbang di tempat yang saya inginkan. Saya hanya tidak memiliki gambaran yang baik tentang apa yang saya inginkan (di sembilan depan), dan kemudian sembilan belakang saya mulai melihatnya jauh lebih baik.”

Mickelson mengatakan bahwa selama kegagalan lolos cut di Palm Springs dan San Diego dia merasa hebat secara fisik, tetapi secara mental dia tidak tajam. “Saya belum memvisualisasikan dan saya belum melihat pukulan yang jelas” katanya. “Itu sudah jelas di awal babak dimana saya membuat beberapa tembakan yang tidak sulit menjadi lebih sulit.

“Saya merasa permainan saya jauh lebih tajam daripada yang pernah saya cetak, jadi itu menyenangkan memiliki sembilan yang kembali.”

Sekarang Mickelson ingin segera kembali ke lapangan, karena waktu mulai pagi hari – dengan sedikit angin – seharusnya menghadirkan lebih banyak peluang mencetak skor. Dia berupaya mencapai top 15 pertama kali dalam hampir setahun, sejak kemenangannya Februari lalu di AT&T Pebble Beach National Pro-Am.