Leaderboard

Plantation Course Tanjong Puteri Golf & Resort Dilanda Hujan, Panitia MIJO 2026 Tiadakan Round 2

Penyikapan bijak dituturkan pegolf junior Thailand Thatipat Hattabodie atas putusan ini.

“Kami memahami sepenuhnya kekhawatiran yang disampaikan oleh para pemain maupun orang tua. Namun, perlu kami jelaskan bahwa keputusan Panitia diambil berdasarkan dua pertimbangan utama:

1. Perbedaan Kondisi Cuaca yang Dialami Pemain

Kondisi cuaca selama putaran berlangsung tidak menentu dan memberikan dampak yang berbeda-beda bagi setiap pemain. Beberapa pemain sempat menyelesaikan dua lubang (hole red.) saat hujan masih tergolong ringan. Pemain lain yang berada di area tee box lubang kedua justru menghadapi hujan yang sangat deras sebelum sirene penghentian pertandingan dibunyikan. Ada pula pemain yang bahkan belum sempat melakukan pukulan awal (tee off) saat hujan mulai turun.

Dalam situasi seperti ini, para pemain menghadapi kondisi permainan yang sangat kontras. Hal ini dapat menciptakan keuntungan atau kerugian yang tidak adil, bergantung pada waktu tee off dan kondisi cuaca yang mereka alami. Oleh karena itu, mempertahankan skor yang ada tidak menjamin keadilan bagi semua pihak.

2. Menjamin Keadilan dan Persaingan yang Setara bagi Seluruh Pemain

Panitia telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengambil keputusan yang paling adil di tengah situasi yang sulit ini. Meski demikian, harus diakui bahwa mencapai keadilan yang sempurna bagi setiap individu pemain tidaklah dimungkinkan ketika kondisi cuaca sangat tidak dapat diprediksi dan tidak konsisten.

Kami sangat berharap seluruh pemain dapat menghormati dan menerima keputusan yang telah diambil secara kolektif oleh Panitia Penyelenggara MIJO.

Kesempatan masih terbuka lebar; kami mengimbau semua peserta untuk tetap fokus dan memberikan penampilan terbaik mereka di Putaran Final.

Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekecewaan atau ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat keputusan ini, khususnya bagi para pemain yang merasa dirugikan.

Terima kasih atas pengertian dan kerja sama Anda.”

Demikian surat keputusan yang dikeluarkan Ketua Panitia Malaysia International Junior Open 2026 Mohd Fauzi Mesran, pada Jum’at petang, 6 November 2026 pukul 15.30 waktu Malaysia yang dibacakan secara lisan oleh Technical Director Bambang Sumantri di depan seluruh peserta MIJO 2026 di club house Tanjong Puteri Golf & Resort.

Ya, round 2 MIJO 2026 dengan berat hati harus ditiadakan akibat hujan yang melanda Plantation Course Tanjong Puteri GR pada Jum’at siang dimana pertandingan sudah ada yang menjalani dua hole, dan satu hole kala tee off pertama dimulai pada pukul 13.00 waktu Malaysia.

Beberapa dari peserta ada yang sukses mendapatkan hasil dua kali birdie setelah menjalani dua hole pertama, satu hole mendapatkan par, dan bahkan ada yang mendapatkan dua kali bogey.

Beberapa peserta merasa tidak puas akibat peniadaan putaran round 2. Ada yang merasa senang, pun ada yang bersikap sewajarnya.

“Tadi kan ada announcement dari TD untuk memulai round kedua pada pukul 12.00 siang, tapi ada delay di pukul 12.30 akibat hujan. Dan baru dipukul 12.50 atau pukul 13.00 gitu dinyatakan pertandingan dimulai. Saya baru menyelesaikan putting pertama di hole 6 yang saya mainkan. Saya mendapatkan par di hole itu. Tapi disaat menunggu tee shot di hole berikutnya, hujan lebat mendadak turun, tapi sirine belum terdengar dibunyikan. Tapi flight saya tetap memutuskan untuk menghentikan permainan dan balik ke club house, sementara flight lainnya belum ada yang balik. Saya tidak merasa dirugikan dengan hasil (skor) yang sudah saya dapatkan meski round kedua ini akhirnya ditiadakan oleh panitia,” demikian ungkap peserta dari Indonesia Fadhlan Azzam Atmajah, dimana di round 1 dia mengemas skor 73 atau 1 over par.

“Tadi hujan turun deras di saat kita baru saja memainkan satu atau dua hole pertama. Dan setelah menunggu dua jam setengah, akhirnya panitia memutuskan untuk meniadakan putara kedua ini. Sejujurnya, saya tidak senang dengan keputusan ini dikarenakan saya ingin bermain sebanyak tiga round. Tapi tidak mengapa dengan keputusan yang diambil oleh pihak panitia kali ini. Di flight kami sendiri baru menyelesaikan satu hole dari hole #7 par 5 dan saya mendapatkan par,” begitu ucap pimpinan leaderboard sementara asal Jepang Kenshi Yada.

“Saya sih senang dengan keputusan ini, karena saya mendapatkan double di hole pertama saya mainkan…hahaha. Tapi di final round besok Sabtu, saya akan berusaha terbaik lagi untuk menciptakan kesempatan mencetak birdie lagi, dan mainkan permainan saya untuk mengamankan hasil par dan birdie. Tidak melakukan kesalahan di setiap holenya,” seperti itulah perasaan yang diungkapkan pegolf asal Johor Malaysia Anthony Lim yang dimana dirinya berada diperingkat ties 2 di klasemen sementar Divisi A Putra dengan skor 70 atau 2 under par.

Di round 2, Anthony bertanding dalam satu flight bersama Kenshi Yada (-6), Sun Woo Sung (-2) dari Korea, dan Thatipat Hattabodie (-2) dari Thailand.

“Menurut saya, keputusan yang diambil panitia adalah yang terbaik bagi peserta jika melihat dari sisi kondisi lapangan yang ada setelah hujan turun kali ini. Di course saat ini, genangan air terdapat di bunker, begitu juga di fairway, sehingga kita tidak bisa memainkan permainan terbaik dari kita masing-masing. Terlebih, kita tidak ada caddy, jadinya kita harus membersihkan bola sendiri, membersihkan head iron sendiri, dan laju bola di green pun akan sangat pelan karena masih menyisakan air di atas green. Ya, jadi menurut saya ini adalah keputusan yang baik yang dibuat panitia MIJO, demikian ujar Thatipat Hattabodie.

Memang, di hari Jum’at (6/11/2026), di waktu pagi pukul 07.00 diberlakukan pertandingan lanjutan round 1 oleh para peserta yang bertanding di sesi siang. Hal itu dikarenakan tidak selesainya pertandingan dan menyisakan 11 hingga 12 hole tersisa.

Sementara itu, kondisi berbeda dan menguntungkan justru terjadi di Divisi C dan D Putra dan Putri yang memainkan pertandingannya di Strait Course. Selama dua round di hari Kamis dan Jum’at, peserta yang terdiri dari 90 partisipan di usia 10 tahun kebawah tidak terkendala waktu meski sempat di-suspend akibat turun hujan. Sehingga mereka pun bisa meyelesaikan 36 hole pertandingan.

Pada Sabtu, 7 November 2026 ini, final round MIJO 2026 sedianya akan tee-off shot gun tepat pukul 07.15 waktu Malaysia. Persaingan sengit, sejatinya diprediksi akan tercipta di final round di Plantation Course kali ini. Itu disebabkan masih rapatnya interval poin atau skor dari para peserta Divisi A dan B Putra dan Putri.


Related posts

Alfin Sulaiman: Mencari Bibit-Bibit Atlet Golf Nasional melalui Sekolah

Hasim

Lebih Dekat dengan Muhammad Arsy Al Fath, Andalan Kaltim di OJAO 2026

Toto Prawoto

Holly Victoria Halim Curi Perhatian di Indonesia Women’s Open 2025

Hasim

Leave a Comment

fourteen + twelve =