TAHUN ini event Queen Sirikit Cup ke 46 yang berlangsung di Sentul Highlands Golf Club pada hari pertama, Selasa (12 Mei 2026) kemarin, berjalan lancar.
Hujan yang dikhawatirkan akan menghambat jalannya turnamen — sebagaimana yang disampaikan Coach Alga Topan kepada Media GolfJoy — baru turun setelah pertandingan selesai, “Sekitar jam 5 sore dan baru reda sekitar jam 9 malam,” selanya, “dan rekan-rekan wartawan baru pulang meninggalkan SHL setelah hujan benar-benar sudah berhenti,” lanjut Coach Alga.
Seperti diketahui bahwa tiga pegolf puteri tuan rumah Indonesia: Lydia Sitorus, Bianca Naomi dan Abigail Rhea Soeryo Wiharko, yang start pada pukul 10.00 WIB mengakhiri permainan mereka pada hari pertama Selasa (12 Mei 2026) kemarin dengan skor +3 (Bianca), skor +6 (Lydia) dan skor +7 Abigail.
PERTAMA KALI
Dalam keterangannya kepada Media GolfJoy, Coach Alga mengungkapkan bahwa hasil skor yang dicapai oleh tim golf puteri Indonesia memang belum cukup maksimal.
“Bianca bermain cukup baik mencetak skor 75, Lydia Sitorus 78 dan Abigail bermain 79,” katanya.

“Untuk Lydia dan Abigail perolehan skor tersebut belum optimal, karena masih di atas rata-rata skor yang dicetak selama beberapa kali uji coba lapangan pada Minggu sebelumnya,” tambahnya.
Lebih jauh Coach Alga mengungkapkan, sebagai pemain yang baru pertama kali bermain pada event Queen Sirikit Cup, menjadi Handicap juga bagi Lydia dan Abigail.
Handicap tersebut antara lain course yang di set up sesuai dengan standard jarak turnamen ladies internasional. Ditambah lagi dengan pressure environment pertandingan tentunya mempengaruhi performa Lydia dan Abigail.
Ada beberapa hole melakukan kesalahan long shot dan juga kurang tajamnya finishing touch di area green, membuat Lydia dan Abigail beberapa kali mencetak bogey dan double bogey, dan sangat kesulitan dalam menjaga konsistensi skor par.
Dari hasil round pertama kemarin kita akan coba berlatih lagi untuk melakukan koreksi secara teknik — juga melakukan evaluasi atas game plane yang telah dilakukan untuk memperbaiki game pada round 2 hari ini, Rabu (13 Mei 2026).
ANNA IWANAGA
Pada round pertama, Selasa (12 Mei 2026) kemarin, pegolf puteri asal Jepang Anna Iwanaga, untuk sementara memimpin Queen Sirikit Cup 46 di tempat teratas dengan skor -5.
Anna ditempel ketat oleh rekan se-negaranya Si Gito dengan skor -4, dan kedua pegolf puteri asal negeri Matahari Terbit tersebut dibuntuti oleh Sabrina Wong dari China dan Saojin Park dengan ties masing-masing -3 sementara pegolf puteri Singapore membayangi Park dan Wong dengan skor -2.
Menyimak skor yang telah dibukukan oleh pegolf puteri yang berasal dari 13 negara terdiri dari Jepang, Hongkong, Korea, Singapore, New Zealand, China Taipei, Chinna, India, Thailand, Vietnam, Malaysia, Philippina dan Indonesia sebagai tuan rumah — diprediksi persaingan untuk mengurangi deposit skor plus (+) dan menambah deposit skor minus (-) pada round 2 hari ini, Rabu (13 Mei 2026) akan berlangsung sangat ketat.
Bagaimana hasilnya? Kita tunggu saja besok.
Yang pasti pecinta golf di Tanah Air — terutama dan khususnya pendukung tim golf puteri Indonesia — mendoakan agar Bianca Naomi Laksono tetap konsisten performarnya, karena kemarin Nenek-nya meninggal dunia di Bandung dalam usia 82 tahun.
“Kepada Bianca saya ijinkan untuk ke Bandung,” kata Coach Alga Topan. “Tapi subuh nanti kamu harus kembali ke Jakarta,” tambah Coach Alga — seperti yang disampaikan kepada Media GolfJoy.
Ternyata Bianca tetap berada bersama Lydia Sitorus dan Abigail untuk melanjutkan penampilannya di round 2 event QSC 46 hari ini, Rabu (13 Mei 2026) di Sentul Highland Golf Club.
Penulis Toto Prawoto
