Setelah meraih kemenangan perdana di Classic Golf and Country Club International Championship dua lalu dan tak beruntung di Shinhan Donghae Open pekan lalu, pegolf Indonesia Rory Hie mencari peruntungan lain di Jepang.

Datang menyangdang predikat juara Asian Tour menambah rasa percaya diri Rory di Jepang. Apalagi pemain berusia 31 tahun ini sebelumnya pernah bermain di Higashi Hirono Golf Club, lapangan yang menjadi venue tunamen Panasonic Open Golf Championship mulai Kamis (26/9) hingga Minggu (29/9) ini.

“Senang rasanya bisa bermain pekan ini di  Panasonic OPEN Golf Championship dan melihat nama saya dalam daftar kategori pemenang. Ini sesuatu yang saya harapkan dan terjadi. Sungguh luar biasa,” kata Rory seperti dikutip dari situs Asian Tour. 

“Saya tidak sempat merayakan kemenangan. Saya pulang ke Indonesia hanya untuk mengurus visa dan langsung ke Korea pekan kemarin dan Jepang pekan ini. Banyak respon positif saat saya pulang ke rumah. Semua orang memberi selamat kepada saya”. 

“Saya tidak pernah bertemu mereka secara langsung, tapi media sosial saya dipenuhi pesan dari mereka.  Ini memberi saya motivasi dan saya akan kembali dengan mindset yang sama pekan ini.  Saya hanya akan berusaha memikirkan lapangan golf, bukan lainnya, seperti di India. Saya bisa menerapkan course management ”.

“Saya akan berusaha mengulanginya pekan ini karena saya pikir formula itu berhasil buat saya hingga akhir musim, sehingga saya akan tetap seperti itu tidak peduli seperti apa saya akan bermain. Saya pernah main di lapangan ini pada  2012 dan senang rasanya bisa kembali. Ini salah satu lapangan yang menyenangkan di Jepang. Di sini juga indah.”

Selain Rory, pegolf Indonesia lain yang berjuang untuk memperebutkan hadiah total sebesar 150 juta yen ini adalah Danny Masrin. Danny datang ke Higashi Hirono Golf Club setelah bermain bagus di  Ciputra Golfpreneur Tournament presented by Panasonic,  Agustus kemarin. Ini adalah kali ketiga Danny bermain di Panasonic Open sejak 2017 lalu.