Meskipun sejak ronde pertama Rabu (13 September 2023) dan ronda kedua Kamis (14 September 2023) pada Indonesian Tourism Golf Pro Series #14 yang disponsori oleh PT Indonusa Jasa Pratama dan Anargya Aset Manajemen performance-nya terkesan jauh dari harapan dan tidak seperti penampilan sebelumnya dalam event yang sama, namun pada ronde ketiga final Jumat (15 September 2023) di Palmsprings Karawang Course, Rory Hie akhirnya mampu menjawab keraguan semua pihak setelah membukukan total skor 214 pukulan (73-73-68) atau -2.
Sementara, Dana, pegolf amatir dari Pengkab PGI Karawang, yang tergabung dalam Kontingen Jawa Barat (dari cabang olahraga golf) yang akan tampil di PON XXII Aceh – Sumatera Utara 2024, berhasil merebut Lowest Amateur ITGPS #14. Selama tiga hari berturut-turut, Dana membukukan total skor 215 pukulan (71-74-70) atau -1
Dalam keterangannya kepada pers yang hadir meliput ronde #3 final ITGPS #14 kemarin di Palmsprings Karawang Golf Course, baik Rory maupun Dana mengaku sangat senang karena mereka berdua baru untuk pertama kalinya menjuarai event seri ITGPS sejak event tersebut di-launch kepada publik golf di Tanah Air pada Februari 2023 lalu.
KONSISTENSI DAN COMMITTED
Terkait khususnya atas keberhasilan Rory Hie di ajang seri ITGPS, dalam perbincangan bersama Media GolfJoy, Avie K Utomo, pengamat olahraga golf yang bertindak sebagai Tournament Director dalam ITGPS #14, mengungkapkan bahwa dengan gamblang dibuktikan bahwa kehadiran juara baru, Rory Hie, bukanlah suatu hal yang aneh.
“Justru dengan kemenangan Rory di ITGPS #14 menegaskan bahwa konsistensi dan committed akan membuahkan hasil,” kata Avie K Utomo.
Rory yang sejak awal ITGPS 2023 dapat dikatakan tidak menunjukkan performa terbaiknya — padahal selama bertahun-tahun termasuk Top Player di Tanah Air — akhirnya baru dalam seri ke 14 ITGPS dia berhasil merengkuh status juara.
Dan, kemenangan Rory Hie, kata Avie K Utomo lebih jauh, boleh jadi akan menginspirasi para pemain lain, untuk tetap mempertajam keterampilan agar konsistensi dalam hal melakukan tahapan dari persiapan atau set up setiap swing serta ketajaman dalam mengeksekusi pukulan, mulai dari tee hingga berakhir di putting green.
Di samping ketekunan dalam berlatih, yang patut jadi perhatian adalah bagaimana mengatasi kesalahan anomali yang memang merupakan bagian dari perjalan golf itu sendiri. Dan, Rory Hie berhasil membuktikan sekaligus membukukan gelar juara setelah seri ke 14.
FOKUS LEBIH DULU UNTUK PON
Diakui atau tidak, sejak ITGPS 2023 sebanyak 30 Tour Series diperkenalkan kepada publik golf pada Februari lalu, benar-benar berdampak sangat positif.
Karena, sejak itu banyak “bermunculan” wajah-wajah baru di kancah persaingan golf pro dalam negeri, di mana para newcomer tersebut sebelumnya dikenal sebagai atlet golf amatir yang sering tampil bersaing mewakili daerah mereka masing-masing dalam event nasional.
Apakah Dana juga segera akan menanggalkan statusnya sebagai pegolf amatir setelah dia merebut gelar juara Lowest Amateur ITGPS #14?
“Saya akan fokus lebih dulu untuk PON,” sahut pegolf amatir kelahiran 1988 saat berbincang bersama Media GolfJoy — sebelum acara penyerahan hadiah kepada juara di Divisi Pro dan Divisi Amateur TGPS #14 dimulai.
“Betul,” ujar Nandang, salah seorang pengurus yang menjabat sebagai Bendahara di Pengkab PGI Karawang, yang mendampingi Dana saat berbincang bersama Media GolfJoy.
“Sebagai pegolf binaan Pengkab PGI Karawang, Dana memang akan fokus untuk tampil di PON tahun depan mewakili Provinsi Jawa Barat,” tambahnya.
Seperti diketahui, di antara anggota Team Golf Putra Jabar yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara, Dana yang lahir pada 1988 adalah atlet golf paling senior, sedangkan anggota Team Golf Putra Jabar lainnya usia mereka rata-rata masih berusia di bawah 20 tahun.
Untuk mengimbangi ketahanan fisiknya agar tidak keteter dengan anggota Tim Golf Putra Jabar lainnya, Dana mengaku bahwa sejak terpilih menjadi anggota Tim Golf Putra Jabar pada Porprov November tahun lalu di Jatinangor, dia sangat intensif dalam dalam berlatih fisik.
“Setelah dapat medali di PON tahun depan, saya akan beralih menjadi Pro,” kata pegolf amatir berusia 35 tahun tersebut mengakhiri perbincangan bersama Media GolfJoy.
—
Tulisan dan foto oleh Toto Prawoto
—Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

