FeaturedTour News

Russell Henley Hapus Kemarau Gelarnya di Mayakoba

Musim PGA Tour 2022-23 mungkin menjadi tahun kebangkitan setelah Russell Henley berhasil meraih kemenangan keempat dalam karirnya di World Wide Technology Championship 2022 di Mayakoba. Mengikuti jejak Keegan Bradley dan Mackenzie Hughes, kemenangan Henley di Lapangan Golf El Camaleon menghapus kekeringan gelar selama lima tahun dan menandai pengangkatan trofi pertamanya sejak Houston Open 2017.

Finis di 23 under, Henley tidak hanya menghapus rekor tanpa kemenangan tetapi juga mematahkan rekor yang dibuat pemain lainnya. Baik rekor 36 hole maupun 54 hole terpecahkan di Mayakoba awal pekan ini, dan akhirnya memberi jalan bagi Henley untuk memiliki rekor skor turnamen — menyamai total 23 under Viktor Hovland pada 2021.

Bagi Henley, minggu ini di Meksiko, di mana putting-nya akhirnya menyamai permainan iron-nya yang indah dan driving yang akurat, sudah lama dinantikan. Peringkat kedua, keenam dan ketiga dalam statistik strokes gained approach tiga musim terakhir di PGA Tour, Henley telah mengalami momen memilukan di setiap akhir turnamen.

Awal tahun ini, Henley memasuki akhir pekan di Sony Open 2022 dengan kendali penuh atas permainannya. Memainkan 36 hole terakhir di 8 under, alumnus Georgia ini dikejar oleh Hideki Matsuyama melalui upaya keras yang menampilkan hasil 7-under 63 berturut-turut.

Kalah dalam playoff di Waialae Country Club hanya beberapa bulan sebelumnya, Henley kehilangan hole-hole ekstra sepenuhnya di Wyndham Championship 2021. Membawa keunggulan tiga pukulan memasuki babak final, pemain berusia 33 tahun itu membuat empat bogey di back nine termasuk satu di hole ke-72 yang dihasilkan dari tiga putt dari jarak 25 kaki.

“Saya hanya mencoba belajar dari masa lalu dan kesalahan saya,” kata Henley. “Itulah yang saya ambil dari dua acara terakhir yang saya mainkan dari awal musim ini dan hanya mencoba untuk belajar kesalahan apa yang telah saya lakukan dan bagaimana saya bisa menjadi lebih baik dengannya. Semua acara yang tidak bisa saya selesaikan dengan baik, itu menyakitkan memang. Anda tidak tahu apakah Anda akan pernah bisa memenangkan satu lagi. Sangat sulit di sini. Untuk menjalani 18 dengan keunggulan empat pukulan, itu sangat keren. Tetap saja … saya bahkan tidak tahu harus berkata apa.”

Saat-saat menyakitkan ini hanya membuat momen kegembiraan di Mayakoba ini menjadi lebih dalam dan lebih bermakna ketika Henley memasuki event tersebut setelah gagal mengubah lima keunggulan 54 hole terakhirnya menjadi kemenangan.


Media menjadi wadah efektif untuk exposure sponsor turnamen Anda ke audiens. Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di turnamen Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Debut Hovland Sebagai Pro di BMW PGA Championship

Tiara

Webb Simpson Raih Gelar RBC Heritage di Hari Ayah

Hasim

Senior Master Indonesia Seri 2 Main di Kedaton

Toto Prawoto

Leave a Comment

fourteen + eighteen =