PEGOLF asli Nangroe Aceh Darussalam yang kini berdomisili di Kota Medan – Sumatera Utara ini, mendapat mandat dari Ichsan Batubara, Ketua Pengprov PGI Sumatera Utara, sebagai Manager Team Golf Sumut yang tampil dalam event bertajuk Medco – Pondok Indah International Amateur Golf Championship yang berlangsung di Pondok Indah Golf Course pada 15 – 17 Juli 2025 lalu.
Seperti diketahui bahwa event tersebut selain diikuti Indonesia sebagai tuan rumah juga diikuti oleh pegolf putra dan putri yang berasal dari Malaysia, Hongkong, India, Australia, Singapura, Amerika, Srilangka, Vietnam, Brunei Darussalam dan Korea.
Sebanyak 106 pegolf yang terdiri dari 80 putra dan 20 putri tampil dalam event yang bergengsi tersebut untuk memperebutkan gelar juara baik di Divisi Putra maupun Divisi Putri.

Sebagai tuan rumah Indonesia mengikut-sertakan 77 pegolf terbaiknya: 58 putra dan 19 putri. Mereka berasal dari Pengkot, Pengkab, Pengprov PGI dan perkumpulan golf yang tersebar di Indonesia.
Dari 58 pegolf putra yang tampil dalam event tersebut 5 di antaranya berasal dari Pengprov PGI Sumatera Utara — jumlah terbanyak dari pegolf tuan rumah jika dibandingkan dengan para pegolf yang berasal dari Pengkot, Pengkab serta perkumpulan golf yang tercatat sebagai members PB PGI.
Kelima pegolf yang berasal dari Pengprov PGI Sumatera Utara tersebut adalah Asa Najib Bhakti, Mikail Jaydra, Fadlan Azzam Atmajah, Kifata Aftar dan Jeremiah Siahaan.
TRAINING CENTER DI JABABEKA
Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy, Rizky Marwan mengungkapkan bahwa sebelum turnamen besar seperti Medco bergulir, anak-anak kita masukkan ke dalam pemusatan latihan atau training center di Jababeka selama sepekan.
Selain itu mereka juga bermain di Pondok Indah sebagai host venue Medco sebanyak tiga kali sebelum practice round untuk menentukan game plan buat mereka.
Sebagai manajer tim, Rizky Marwan dan Beni Kasiadi sebagai pelatih, selalu berkoordinasi untuk mengatur jadwal latihan mereka, memilih turnamen mana yang harus diikuti termasuk porsi latihan untuk masing-masing pemain.
“Karena,” kata Rizky Marwan, “kebutuhan pemain pasti berbeda-berbeda antara pemain yang satu dengan pemain lainnya.”
“Ada pemain yang memiliki kekurangan di tehnik permainan, ada juga yang memiliki kekurangan dalam masalah fisik dan ada juga di faktor mental .. Hal tersebut kita laporkan ke Ketua Pengprov PGI Sumut pak Ichsan Batubara,” katanya.
TIDAK ADA KENDALA
Selama persiapan sebelum event Medco berlangsung — sebagaimana yang disampaikan Rizky Marwan kepada Media GolfJoy — anak-anak tidak menemukan kendala kecuali bagi yang masih jarang bermain di Pondok Indah.
Maka dari itu setelah mereka bermain sebanyak tiga kali di Pondok Indah, Asa Najib Bhakti dan kawan-kawannya kembali berlatih di Jababeka untuk melatih pukulan yang akan banyak mereka gunakan pada saat turnamen berlangsung.
Menjawab pertanyaan tentang kendala yang dihadapi saat pemusatan latihan berlangsung di Jababeka, Rizky Marwan menyatakan bahwa semuanya berjalan lancar.
“Apalagi Double B memberi support penuh kepada para pemain untuk latihan, perlengkapan dan kebutuhan latihan dan turnamen, bahkan Beni Kasiadi selalu mendampingi mereka sejak training center dimulai hingga turnamen selesai,” papar Rizky Marwan.
“Hasilnya?”
“Alhamdullilah semua pemain kita lolos cut. Hal tersebut dikarenakan game plan yang diberikan Beni kepada mereka berbeda-beda. Harus melihat jam terbang, type permainan dan distance permainan mereka,” ujar Rizky Marwan.
“Selain Najib dan kawan-kawannya berhasil lolos cut, Randy Arbenata M Bintang yang juga mendapat full support dari Double B berhasil keluar sebagai juara Medco Pondok Indah International Amateur Golf Championship setelah mengalahkan Justin Wijaya melalui babak play off yang seru dan menegangkan …” tambah Manager Team Golf Sumut mengakhiri perbincangannya bersama Media GolfJoy.
—
Penulis Toto Prawoto
Foto Dokumentasi
