FeaturedTour News

Suteepat Prateeptienchai Cetak -24 untuk Juarai Mandiri Indonesia Open 2025

DENGAN penampilan penuh percaya diri, di mana sejak round #1 hingga round #4 terjadi saling kejar-mengejar antar pemain untuk menambah deposit skor minus (-) atau under, akhirnya Suteepat Prateeptienchai (Thailand) yang membukukan skor 24 under dalam rangkaian event Asian Tour, berhasil merebut gelar juara Mandiri Indonesia Open 2025 yang menyediakan total hadiah sebesar 500.000 USD.

Pegolf berusia 32 tahun dari negeri Gajah Putih (Thailand) tersebut selama 4 hari berturut-turut membukukan total skor 264 pukulan atau 24 under. Lima birdie dan dua eagle menjadi bukti ketangguhan juara Order of Merit Asian Development Tour (ADT) 2022 tersebut pada putaran final dan langsung mengunci trofi juara Mandiri Indonesia Open 2025. 

Skor 24 under yang ditorehkan Suteepat dalam Mandiri Indonesia Open 2025 merupakan rekor, karena sebelum Suteepat, ada pegolf lain juga dari Thailand  bernama Panupol Pittayat, pada turnamen yang berlangsung di Indonesia pernah mencetak skor sebanyak 23 under.

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas keberhasilan Suteepat merebut gelar juara Mandiri Indonesia Open 2025 merupakan gelar yang keempat kalinya sejak pegolf asal Thailand tersebut tampil bersaing di dalam rangkaian event Asian Tour.

Oleh karena itulah maka menjadi sangat wajar apabila Suteepat memperoleh Order of Merit atau pengumpul hadiah terbanyak pada tahun 2023 lalu di Taiwan.

“Saya memulai dengan cukup baik hari ini. Titik baliknya adalah hole keenam, di mana saya mencetak eagle dari jarak 254 yard (232 meter). Setelah mencetak eagle, saya memimpin (leaderboard, klasemen) dengan keunggulan dua pukulan. Lalu, saya mencetak birdie di hole 8 par 3, hole yang paling sulit. Setelah mencetak birdie, saya memimpin dengan selisih tiga pukulan,” kata Suteepat.  

Sebelum datang ke Indonesia, Suteepat telah mengoleksi 3 gelar juara Asian Tour. Tiga gelar tersebut terukir di Taiwan. Keberhasilan di Indonesia Open merupakan titel keempat Suteepat di Asian Tour. “Semua orang bilang saya hanya bisa menang di Taiwan. Ini pertama kalinya saya menang di luar Taiwan. Jadi ya saya sangat senang dengan (kemenangan) itu,” jelas Suteepat dalam press conference di hadapan wartawan yang berlangsung di media center -setelah dia berhasil merebut gelar juara Mandiri Indonesia Open 2025 yang berlangsung sejak Kamis (28 Agustus 2025) hingga final Minggu (31 Agustus 2025) di Pondok Indah Golf Course. “Sudah pasti saya senang sekali,” tambahnya sambil tersenyum lebar.

10 BESAR

Dalam beberapa hal apa yang dilakoni Suteepat, juga dilakukan oleh Kevin Caesario Akbar, yang sejak hari pertama hingga hari ke empat — perlahan tapi pasti — berhasil menambah deposit skornya, sehingga di akhir penampilannya dalam event Mandiri Indonesia Open 2025 Kevin membukukan skor 14 under.

SHOW MORE IMAGES +

Berada di posisi T7 bersama dengan pemain lainnya, Kevin menjadi  pegolf tuan rumah yang  bertengger di posisi 10 besar dalam sebuah turnamen rangkaian Asian Tour – Mandiri Indonesia Open 2025 yang sangat prestisius tersebut.

Menjawab pertanyaan terkait dengan skor yang dibukukan, Kevin mengaku bahwa dia sejak hari pertama hingga hari keempat bermain lepas, “Jadi, saya enjoy tanpa beban,” selanya, “karena menang dan kalah sudah diatur oleh yang mahakuasa, Om,” lanjut Kevin yang penampilannya di kancah persaingan MIO 2025 disaksikan langsung oleh ayah dan istri tercintanya.

Kevin mengungkapkan bahwa sejak beberapa tahun terakhir pemain yang menjuarai rangkaian Asian Tour dan Asian Development Tour (ADT) banyak yang mencetak skor under lebih jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menjawab pertanyaan apakah selama empat hari berturut-turut tidak mengalami hambatan, putra sulung berusia 25 tahun dari keluarga Yudi Mahriadi tersebut, langsung menyahut:

“Yang namanya kendala atau hambatan di setiap turnamen yang saya ikuti selama ini, pasti ada .. kali ini hambatan teknis yang saya rasakan wajar-wajar saja .. Tapi, hambatan non teknis seperti cuaca terutama hembusan angin kali ini sangat terasa, Om.”

“Lalu bagaimana cara Kevin untuk mengatasinya?” 

“Cara saya untuk tidak mendapat hambatan dari hembusan angin .. apalagi selama event Mandiri Indonesia Open kali ini beberapa kali delay .. sebelum saya akan memukul bola, saya akan menoleh ke arah kiri agar saya dapat merasakan hembusan angin yang datang dari arah kiri .. Demikian juga sebaliknya.”

“Dengan demikian saya dapat menentukan stick nomor berapa yang harus saya gunakan, agar bola yang saya pukul jatuhnya tepat di sasaran target yang saya inginkan,” papar Kevin secara kronologis dengan ekspresi wajah sangat serius.

“Dan .. kalau saya ditanya bagaimana perasaan saya berada di posisi  sepuluh besar dalam Mandiri Indonesia Open kali ini, pasti happy-lah, Om,” tambah Kevin sambil tersenyum lebar mengakhiri obrolan singkatnya bersama Media GolfJoy.

Tulisan TOTO PRAWOTO

Foto Hasim


Related posts

PCGC Tournament: Dogyun, Maureen, Cataleya, & Rhino Masih Pimpin Divisi Masing-Masing

Syam

Hero Shot, Ajang Pemanasan Sebelum Hero World Challenge

Tiara

Justin Thomas Sangat Yakin Akan Menangi Masters, Cuma Soal Waktu

Tiara

Leave a Comment

17 + 10 =