Golfjoy, Bogor – Komunitas golf Indonesia pantas berbangga dengan dimulainya babak menarik lainnya dalam golf amatir bergengsi di kawasan Asia-Pasifik yang diselenggarakan oleh Asia-Pacific Golf Confederation bekerja sama dengan Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) di Gunung Geulis Country Club East Course pada 23–25 Juni 2026.
Turnamen bertajuk APGC Mid-Amateur Golf Championship ini diikuti oleh 53 pegolf dari 7 negara (Jepang, India, Brunei Darussalam, Myanmar, Singapura, Hong Kong, serta tim tuan rumah Indonesia).




Perwakilan Board of Directors untuk APGC Nisi Yoshihiro menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada PB PGI dan Gunung Geulis Country Club serta para peserta.
“Atas nama Asia-Pacific Golf Confederation, dengan senang hati saya menyambut Anda semua di APGC Mid-Am Championship 2026 di Gunung Geulis Country Club yang indah di Indonesia. Kami sangat senang dapat menyelenggarakan kejuaraan tahun ini, yang dimulai besok, dan terutama senang menyambut 53 pemain dari tujuh negara di seluruh kawasan Asia Pasifik. Kehadiran Anda di sini mencerminkan semakin kuatnya olahraga golf di kawasan kita, dan ini merupakan kompetisi persahabatan yang diwakili oleh juara ini. Kejuaraan ini sekarang memasuki tahun kedua, setelah dimulai tahun lalu di Indonesia, dan telah menjadi bagian penting dari kalender golf di kawasan ini,” kata Nisi dalam sambutan Pembukaan APGC Mid-Amateur Championship di Gunung Geulis, Senin (22/6).
“Kami sangat senang menyambut kembali juara bertahan kami, Yutaka Toyoshima dari Jepang. Kembalinya beliau menambah keseruan dan prestise pada kejuaraan tahun ini, dan kami berharap dapat melihat semua pemain kami menampilkan performa terbaik mereka di hari-hari mendatang.
“Pertandingan ini signifikan bukan hanya karena membawa pemain yang berbakat dari seluruh negara di kawasan, tetapi juga karena membantu membangun hubungan yang lebih kuat antara komunitas golf kita, standar kompetisi yang besar, dan memperkuat nilai yang menentukan permainan kita, yakni integritas, penghormatan, kegigihan, dan persahabatan. Untuk semua pemain, terima kasih telah berada di sini,” tambah Nisi.
Sekjen PB PGI Suharsono mengatakan pihaknya telah mempersiapkan acara ini selama 3 bulan.
“Kami sudah mempersiapkannya selama 3 bulan, baik dari lapangan, panitia, juga pencarian pemain. Kita sudah siap untuk melaksanakan acara besok yang akan dimulai tanggal 23 hingga 25 Juni,” kata Suharsono.
“Karena kita sebagai host venue, di mana pemain kita paling banyak, ada 30 sekian pemain, kita berharap pemain-pemain kita bisa unjuk gigi, di mana lapangan ini juga sering kita laksanakan pertandingan sehingga mereka sudah lebih sering berlatih di sini. Semoga besok ke depan mereka bisa bermain bagus dan bisa membawa nama bangsa Indonesia menjadi juara,” tambah Cingcing, panggilan akrab Suharsono.
Pemain andalan tuan rumah Alit Jiwandana menyatakan tekadnya untuk menjadi juara.
“Tentu menang jadi harapan pribadi. Tapi kembali lagi mengingat kita sendiri sekarang main di Gunung Geulis East Course, mungkin pada akhirnya ekspektasinya harus sedikit banyak dikendalikan. Ini satu lapangan yang membutuhkan strategi tinggi. Kita harus pinter-pinter ngintip juga kekuatan lawan dan kekuatan kita sendiri. Untuk bisa main total under par aja di minggu ini menurut saya sudah jadi target pribadi, terlepas itu menang atau nggak menang. Tapi siapapun yang nanti akan meraih kemenangan sih harus kita angkat topi dan kasih applause,” kata Alit yang berusia 36 tahun ini.
