FeaturedKomunitas

Syukur, Harapan, dan Evaluasi Tercurah pada Cabor Golf Porprov IX Jatim

Cabang olahraga golf Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim yang berlangsung di Lapangan Golf Araya Kecamatan Blimbing berakhir pada Minggu (29/6/2025) sore. Upacara penutupan dan penyerahan medali bagi sang juara dilakukan langsung oleh Ketua Pengprov PGI Jatim dan Sekretaris KONI Jatim.

Kontingen kota Surabaya dinobatkan sebagai juara umum dengan menyabet bersih 7 medali emas dari 7 nomor yang dilombakan sejak 22 – 29 Juni 2025. Sementara perolehan medali Kota Kediri adalah 1 perak, 2 perunggu, Kota Malang 1 perak, 3 perunggu, dan Kabupaten Pasuruan 1 perak, 2 perunggu.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jawa Timur M. Rizal menyampaikan rasa syukurnya karena kejuaraan golf yang baru pertama kali dipertandingkan di Porprov Jawa Timur berjalan lancar dan sukses. Tak kurang dari 67 pegolf berpartisipasi dalam ajang ini.

“Selamat kepada para juara, bagi yang belum dapat medali jangan putus asa harus tambah semangat latihannya,” ucapnya.

M. Rizal

M. Rizal mengharapkan kota/kabupaten yang lain bisa mengejar ketertinggalannya dari Kota Surabaya. Terutama untuk mempersiapkan golfernya pada Porprox XX Jatim 2027 mendatang.

’’Dari Porprov ini petanya sudah kelihatan. Begitu pula talenta-talenta yang pada saat ini mulai muncul. Dua tahun lagi, setidaknya dapat mendekati level Kota Surabaya,’’ kata M. Rizal.

Kejuaraan golf di Porprov IX Jatim di Malang ini juga menjadi ajang pencarian bibit atlet golf junior yang dipersiapkan masuk Puslatda Jatim menghadapi PON XXII di NTB 2028 mendatang.

Pembina PGI Pengcab Kabupaten Malang Eryk Armando Talla mengatakan golf tidak lagi identik dengan olahraga mahal.

“Banyak juga peserta cabor golf dari menengah ke bawah. Bahkan banyak atlet berprestasi di Porprov kali ini berasal dari caddie,” kata Eryk.

Menurut Eryk, penyelenggaraan cabor golf yang pertama di Porprov Jatim ini berjalan baik dan lancar. Meski demikian, ada beberapa hal yang mesti dibenahi agar ke depannya semakin baik.

“Kami bersyukur cabang olahraga golf yang pertama ini berjalan lancar. Kami menyarankan ke depannya pengurus PGI Pengcab, Pengprov  agar memberi perhatian yang lebih besar pada anggaran pembinaan atlet-atlet golf untuk memastikan alokasi dan penggunaan dana dilakukan secara efisien, efektif, dan transparan,” kata Eryk.

Eryk Armando Talla (tengah) bersama timnya

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan lebih baik lagi menurut Eryk adalah penerapan Rules of Game, kecepatan permainan atau pace of play, dan pengawasan jalannya turnamen yang dilakukan oleh tournament director.

“Aturan untuk kelas yang dimainkan juga harus jelas. Contohnya soal pemain cadangan. Di Porprov ini pemain cadangan tidak bisa diizinkan main karena dia tidak main di partai sebelumnya. Padahal seharusnya bisa. Kalau kita lihat di Ryder Cup, pemain cadangan di Ryder Cup bisa bermain di sesi foursome, serta format lainnya seperti four-ball dan single matches,” tambah Eryk. 

Meski demikian, Eryk berterima kasih karena golf diberi tempat di Porprov Jatim.

“Kami berharap ke depannya persiapan anggaran dan aturan untuk penyelenggaraan cabor golf bisa lebih baik lagi. Kita memiliki sumber daya golf yang banyak, baik dari bibit-bibit atletnya maupun jumlah lapangannya. Tentu kita semua berharap penyelenggaraan golf yang lebih baik akan melahirkan lebih banyak atlet-atlet kita yang berprestasi di tingkat internasional,” pungkas Eryk.

Related posts

Cameron Young Tampil Gemilang di Masters, Samai Rory McIlroy di Puncak Klasemen

Hasim

Madelene Sagstrom Ungkap Pelecehan Sex yang Dia Alami saat Kecil

Hasim

Joburg Open Finis hanya 36 Hole, Thriston Lawrence Ditetapkan Juara

Hasim

Leave a Comment

two × one =