Tak pelak, Albidzar Syehan Rayendra menjadi pegolf junior amateur termuda Indonesia yang mencetak Hole in One pada sebuah turnamen junior amateur.
Jika pegolf senior amateur USA, Ben Bender, yang berusia 93 tahun pada tahun 2018 butuh 65 tahun untuk bisa mencetak pukulan hole in one di Green Valley, Ohio, Amerika Serikat pada Mei 2018, namun bagi Albidzar Syehan Reyendra, dirinya hanya butuh 1 tahun (???) bulan guna melakukan pukulan bersejarah dalam kehidupan golf-nya.
Di siang itu, sebelum menjelang tee-off ronde pertama PCGC Gobar Amateur Golf #1 di Sentul Highland Golf Club, Sabtu, 26 Februari 2022, hujan mengguyur deras di sekitar area Sentul City. Meski begitu, perhelatan golf PCGC masih terus dapat berjalan mulai pukul 12.30 wib. Bahkan, hujan kembali mengguyur deras golf course SHL pada pukul 13.00 wib.
Sementara, Albidzar baru saja melalui lima hole-nya, yang tee-off dari hole 10 tee-box Kuning bersama ketiga kawan pairingnya; Ahnaf A. Wirawan, Rory Alvaro dan Arshaka K.A. Donalsha. Namun, secara mengejutkan, ia sanggup menorehkan Hole in One (HIO) di hole #15 par 3 yang berjarak 90 meter dengan menggunakan iron 6 anyar merk US Kids, yang tenyata, baru dipakainya sejak Januari 2022 kemarin.
Dinyatakan oleh ayahanda Albidzar, Abdullah, bola yang dipukul anaknya langsung on meski draw bolanya tidak lurus ke arah pin. Sesaat mendarat, bolanya menggelontor lurus dengan kecepatan sedang ke arah lubang, dan masuk!
“Sebelum terjadi hio, Albidzar sempat tiga kali menunda pukulannya karena konsentrasinya terganggu akibat ulah berisik ketiga kawan pairingnya. Namun setelah mereka tenang, Albidzar langsung menganyunkan iron 6 US Kids-nya. Saya sempat tidak percaya, tetapi ayah dari ladies junior Girls (9-12 tahun), Saanvi Bhat, berteriak untuk mengabarkan bila bola Albizdar benar-benar masuk pin hole #15,” begitulah kesaksian yang dituturkan sang ayah dari siswa kelas 2 SD Islam PB Soedirman, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
“Perasaan aku senang sekali, Om. Dan aku lompat-lompat kegirangan di green hole #15 setelah tau kalo bola aku emang sudah masuk ke dalam pin. Sempet juga, aku seperti bingung karena tidak percaya bola punya aku masuk ke lubang. Dan akhirnya, ketiga teman-temanku memberikan ucapan selamat ke aku, Om” demikian Albidzar mengungkapkan pengalaman bersejarahnya didepan kedua awak reporter GolfJoy.
Rasa bangga seorang ayah kepada anaknya yang berprestasi juga dilontarkan Abdullah atas pencapaian membanggakannya Albidzar.
“Saya tentu saja sangat bangga sekali. Sebab tidak semua orang (pegolf) bisa mendapatkan atau bisa mencetak pukulan hole in one. Sebab, hio itu merupakan pencapaian (termasuk salah satu) paling bagus di olahraga golf. Jika pegolf belum pernah cetak hio, maka belum lengkap dalam sejarah permainan golf itu sendiri,” ujar Abdullah, yang dirinya adalah seorang pegolf.
Usut punya usut, sebelum Albizar, sang ayah Abdullah juga pernah mencetak hole in one di golf course yang sama (SHGC) pada 17 November 2019 namun di hole #4 par 3 menggunakan Honma iron 9 dan bola Titleist 3.
“Sebelum mencetak hio, di pagi hari disebuah turnamen amateur yang cukup besar hadiahnya, sekitar pukul delapan dan sudah memainkan beberapa hole, saya meminta kepada kawan satu pairing saya untuk difoto di mobil Mercedes-Benz hadiah hio sambil tiduran badan saya terlentang di kap mesinnya. Bahkan di hole #15, dimana Albidzar bikin hole in one, justru bola saya nyangkut dan tidak turun di atas pohon Kelapa di sekitaran green, dan bahkan saya ditertawakan oleh satpam yang menjaga green tersebut. Namun, ketika saya tidak memiliki firasat mencetak hio, tapi justru di siang hari, seusai adzan Dzuhur, saya malah berhasil membuat pukulan hole in one di hole #4 par 3 menggunakan Honma iron 9 dan bola Titleist 3,” kenang Abdullah.
Semenjak menggeluti olahraga golf di tahun 2020 dan berlatih di Perkumpulan Akademi Golf Indonesia (P.A.G.I.) di Emeralda Golf Club, Albidzar memang terbilang bocah berbakat. Sejumlah prestasi pun telah dikoleksinya. Setidaknya, ada sembilan medali juara best gross di kelas E dan D Boys dari 15 turnamen golf junior yang pernah diikutinya.
“Terima kasih buat Bapak dan Ibu Guru yang sudah mengajar aku di SDI PB Soedirman Cijantung. Dan juga aku ucapkan terima kasih kepada para pelatih P.A.G.I. yang melatih aku hingga sekarang, seperti Om Hery, Om Junaidi, dan Om Joko. Juga Ibu Diana yang selalu membimbing kami di P.A.G.I.,” ucap Albidzar.
Congratulation Albidzar!
- WINNER 1 SUPER JUNIOR CLASS STUDENTS EVALUATION 2020
- 1ST RUNNER UP D BOYS DIVISION PCGC SERIES #2 2021
- BEST GROSS 1 BOYS DIVISION CLASS E GOBAR PAGI JUNIOR & SUPER JUNIOR 2021
- BEST GROSS WINNER 1 E CLASS INTERNAL MABAR SISWA PAGI 2021
- BEST GROSS 1 E CLASS INDONESIA JUNIOR GOLF FRIDAY CHALLENGE #2 2021
- BEST GROSS 1 E BOYS DIVISION PCGC JUNIOR AMATEUR SERIES #8 2021
- 1ST BEST GROSS BOYS E FLIGHT KADIN JUNIOR TOURNAMENT 2021
- BEST GROSS 3 D BOYS, PCGC CLOSISNG SERIES #9 2021
- BEST GROSS 1 E BOYS DIVISION, GOBAR PAGI JUNIOR& AMATEUR 2021
- BEST GROSS 3 D BOYS DIVISION, PCGC PRE OPENING SERIES 2022
- BEST GROSS 1 E BOYS, TURNAMEN GOLF PIALA GUBERNUR BALI 2022
- WINNER E BOYS, IJG PREMIER LEAGUE 1 2022
- BEST GROSS 4 D BOYS DIVISION, PCGC OPENING SERIES #1 2022
- BEST GROSS 9 D BOYS, PAGI DEVELOPMENT SERIES 2022
- BEST GROSS 2 E BOYS DIVISION, PCGC GOBAR JUNIOR AMATEUR GOLF #1 2022
(Syam Al Aminy)
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!






