FeaturedKomunitas

Arifin Sabillah-Musa Rumbiak Juara Team Category Asaba Indonesia Senior Pro Am Golf Tournament Series 3

SEBANYAK 66 pegolf yang terdiri dari pegolf profesional dan amatir tampil bersaing dalam Asaba Indonesia Senior Pro-Am Golf Tournament Series 3 untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp 145 Juta.

Turnamen sehari yang berlangsung di Bogor Raya Golf Club pada Rabu, 3 Desember 2025 berjalan lancar tanpa hambatan sejak shotgun pukul 06.30 WIB hingga finish sekitar pukul 13.00 WIB.

Seperti diketahui bahwa Jamel Ondo dalam event tersebut merebut gelar juara Senior Pro Category dengan skor 69 pukulan atau -2, sedangkan Arifin Sabillah dan Musa Rumbiak dari Papua merebut gelar juara di Team Category (Steableford Points) dengan skor 51.

PERSIAPAN HANYA SATU BULAN

Dalam obrolan jarak jauh bersama Arifin dan Musa — sehari setelah mereka berdua tiba kembali di Papua — ketika GolfJoy menanyakan persiapan yang mereka lakukan sebelum turun bertanding dalam event Asaba Indonesia Pro-Am Series 3, “Kami berlatih setiap akhir pekan,” tukas Arifin. “Iya benar, Om, kata Bang Arifin,” Musa Rumbiak, menambahkan.

Apa yang Arifin dan Musa lakukan saat latihan lebih menekankan kepada bagaimana mereka berdua menerapkan “harmonisasi” game plan masing-masing saat berada di lapangan pertandingan.

Dan, berkat kedekatan antar pribadi masing-masing di olahraga golf (karena seperti diketahui Arifin Sabillah pernah menjadi Sekretaris Umum Pengprov PGI Papua, dan Musa Rumbiak adalah salah satu atlet golf andalan Papua), sehingga kerjasama mereka berdua membuahkan hasil yang sangat positif yakni merebut gelar juara Team Category (Steableford Point) dengan skor 51.

Dan, gelar yang mereka raih di kancah persaingan Asaba Indonesia Senior Pro-Am Series 3 adalah gelar pertama bagi Arifin — setelah beralih status menjadi Pro pada 2024 — sedangkan bagi Musa Rumbiak, “Itu juga gelar juara untuk pertama kali saya ikut Asaba,” selanya, “saya bangga, Om, apalagi saya juga baru pertama kali bermain di Bogor Raya lapangan yang bagus,” lanjut Musa Rumbiak yang pekerjaan sehari-harinya sebagai Security Kuala Kencana PT Freeport, PT Nawakara Perkasa Nusantara.

Baik Arifin maupun Musa mengaku tidak menyangka sama sekali akan merebut gelar juara. Mereka berdua selama kompetisi berlangsung di golf course Bogor Raya yang dikenal sangat challenging hanya berusaha untuk mencetak birdie agar point mereka besar jumlahnya.

“Ada pressure?” tanya Media GolfJoy.

“Tidak ada,” sahut Arifin Sabillah, yang home base-nya sebagai Pro berada di Padang Golf Rimba Papua. “Kami enjoy saja,” tambah pria asli Sulawesi Tenggara yang hijrah ke Papua karena keahliannya bermain golf.

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas “Duo Papua” (Pro dan Am) mengaku tidak menyangka bisa merebut tim winner dengan banyak point dengan skor 51!

Ketika di akhir perbincangan Media GolfJoy menanyakan tentang harapan mereka berdua untuk kemajuan dan meningkatan prestasi para pegolf Papua, Arifin Sabillah berharap agar para penentu kebijakan di olahraga golf mengikut-sertakan pegolf amatir dan junior dalam event-event nasional.

Sedangkan Musa Rumbiak berharap agar Papua harus punya atlet lebih banyak lagi yang nantinya bisa bergabung dengan dirinya ke depan.

Apa yang disampaikan Musa Rumbiak adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan. 

Pasalnya, pada PON yang berlangsung di Provinsi Aceh di mana cabang olahraga golf di pertandingkan di Royal Sumatera Golf Course Medan — Musa Rumbiak adalah satu-satunya peserta yang lolos dari tim golf Papua yang tampil dalam multi event empat tahun sekali yang dikenal dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) tersebut.

Penulis Toto Prawoto

Foto Dokumentasi


Related posts

Stenson Pensiunkan 3 Wood-nya

Tiara

Welcome U.S. Kids Golf, Mari Kita Songsong Pegolf Junior Indonesia yang Mendunia

Syam

Kentaro Memimpin dengan 12 Under di Indonesian Tourism Golf Pro Series 9

Toto Prawoto

Leave a Comment

twelve − nine =