Aston Martin memadupadankan teknologi aerodinamis Aston Martin DB11 dengan mesin unggulan Mercedes-AMG M117. Tampilan eksterior siluet agresif bak pemburu, serta baluran warna Vibrant Lime Essence pada body-nya sungguh selaras dengan tema yang diusung; “Keindahan yang tak mudah dijinakkan”.

Aston Martin Vantage pertama kali terlahir pada November 2017 di Inggris. ‘The Archetypal Hunter’ menjadi sebutan utama untuk sport car yang satu ini. Maknanya lebih merujuk kepada kekuatan fisik dan tenaga nan prima yang dimiliki oleh seorang pemburu Mesir di masa lampau. Kesan yang tercipta tak lain kecuali sebuah karya yang mempunyai sisi agresif dan performa mesin bertenaga.

Tentunya bukan hal yang luar biasa dengan apa yang ada di dalam Vantage. Sebab, model Coupé satu ini memodifikasi apa yang sudah ada pada model legendaris, Aston Martin DB11, yang dipadu dengan mesin unggulan milik Mercedes-AMG. Bukannya tidak spesial, namun Vantage merupakan salah satu buah hasil cipta spesial yang pernah ditawarkan Aston Martin. Bayangkan saja, Vantage mengoptimalkan penerapan fungsi teknologi aerodinamis DB11, yang mana performa handling dan akselerasinya banyak diapresiasi pemerhati sport car hingga kini.

Di sisi lain, mesin Mercedes-AMG yang memiliki spesifikasi 4.0 liter twin-turbocharged V8, menjadi nyawa utama dari mobil new-entry di Indonesia kali ini. Kombinasi DB11 dengan racikan mesin Mercedes-AMG menjadi perpaduan sempurna untuk mobil sekelas sport car.

Seksi dan atletis khas Coupé

Secara umum, desain eksterior Aston Martin Vantage lebih ingin menonjolkan unsur seksi dan atletis khas Coupé. Marek Reichman, selaku desainer utama juga ingin membuat suatu hal berbeda pada Vantage ini, yakni dengan menambah unsur predator, serta mengusung tema ‘Keindahan yang tak mudah dijinakkan’.

Mempertegas sisi depan, Aston Martin Vantage menampakkan garis tegas mirip cangkang pada bonnet-nya yang dinamakan Clamshell. Adapun panel front grille-nya, kini dibuat lebih besar dengan desain ikonik mirip Vulcan, yaitu sebuah model trek balap Aston Martin.

Sedangkan untuk pencahayaan, Vantage mengandalkan fitur lampu LED dan Daytime Running Light (DRL) yang sudah didukung dengan fitur position lamps, lock/unlock graphic theatre, lampu sein, serta high & low beam.

Vibrant Lime Essence

Warna bodi mirip hijau Stabilo atau yang disebut Vibrant Lime Essence oleh Aston Martin, terlihat sangat eye-catching menghiasi keseluruhan bodi sampingnya. Belum lagi, persandingan dengan pelek Vantage ‘Y’ Spoke Wheels berwarna Silver berukuran 20 inci, menjadi Vantage tampak begitu sporty.

Sipit, tajam dan artistik

Merambah ke sektor buritannya, Aston Martin Vantage menggunakan LED tail lamps berwarna merah yang tersambung dari ujung ke ujungnya. Belum lagi, lampunya yang menyipit ini mengikuti alur dari lekuk bodi belakangnya sehingga terkesan tajam dan artistik.

Layar Mouse Touchpad Pointless

Memasuki bilik kabinnya, atmosfer interior Aston Martin Vantage didominasi warna hitam, Vibrant Lime Essence pada sisi console, serta dihias apik dengan aksen jahitan berwarna putih. Segala sentuhan detail dari sang perancang Vantage ini, akhirnya mampu menambah kesan percaya diri bagi siapa saja yang menjadi juru kemudi ‘si hijau stabilo’ ini. Dashboard Vantage juga dipenuhi dengan kelir hitam yang dipersenjatai fitur-fitur mumpuni, seperti Aston Martin audio system. Dengan layar LCD berukuran 8 inci, kualitas suara yang dihasilkan terbilang jernih dan berkualitas.

Seats Memory

Aston Martin membekali kenyamanan duduk dengan sports seat dari bahan kulit berkualitas. Belum lagi, tersedia fitur seats memory yang bisa menyimpan konfigurasi posisi duduk yang setiap juru kemudi inginkan. Sehingga, tak perlu repot-repot mengatur posisi duduk setiap kali mengendarainya. Hanya saja, seats memory-nya terbatas untuk dua juru kemudi saja.

Power-Assisted Steering 2,4 Turns Lock-to-Lock

Round Steering Wheel menjadi desain utama pada kemudi setirnya. Ketika duduk di kursi pengendara, serta menggenggam setirnya, kabin interiornya terasa cukup luas meski bodi luarnya terlihat cukup ramping. Tentu, untuk mendapatkan sensasi tersebut, Aston Martin cukup mengerti untuk merancang setiap detail dari kabinnya. Setirnya memberi sensasi responsif dan presisi berkat didukungnya konfigurasi Power-Assisted Steering 2,4 Turns Lock-to-Lock.

Sport, Sport Plus dan Track

Ada beberapa hal menarik yang diadopsi dari DB11 seperti Dynamic Torque Vectoring, Dynamic Stability Control, serta Adaptive Damping. Dalam proses pengaktifan teknologi tersebut, dibutuhkan keselarasan dengan beberapa komponen layaknya pergerakan suspensi, pengaturan torsi serta respon Throttle. Untuk kemudahan sistem mekanisnya, Aston Martin Vintage menyediakan tiga mode berkendara yakni Sport, Sport Plus dan Track sesuai tipikal berkendara pengemudi.

Dalam mode Sport, pengemudi Vantage akan lebih merasakan suspensi yang lebih empuk, cocok untuk berkendara santai. Mode kedua, Sport Plus, pengemudi akan merasakan keseimbangan yang presisi baik dalam hal suspensi serta performa mesin yang lebih garang tentunya. Paling akhir adalah mode Track yang dapat melepaskan potensi maksimal dari mesin unggulannya.

Operasi mesin Aston Martin Vantage menerapkan spesifikasi padu dari Mercedes-AMG M177 yakni 4.0 Liter Twin-Turbo V8. Daya yang dihasilkan nyatanya tak main-main dengan catatan angka puncak 510 PS, setara 6.000 Rpm dan lonjakan torsi maksimum sebesar 685 Nm pada putaran 2.000 hingga 5.000 Rpm.

Racikan mesin tersebut diaplikasikan dengan kemudahan transmisi 8 tingkat percepatan ZF sehingga mampu melakukan akselerasi dari titik diam ke tingkat 100 km/jam hanya dalam tempo 3,5 detik saja. Kecepatan tersebut nyatanya selaras dengan teman yang diusung, yakni ‘Keindahan yang tak bisa dijinakkan’. Apakah golfer merasa tertantang untuk menjinakkannya?

SPESIFIKASI ASTON MARTIN VANTAGE

DIMENSI

Panjang x Lebar x Tinggi 4.465 mm x 1.942 mm x 1.273 mm
Jarak Poros Roda 2.704 mm
Bobot Kosong Minimum 1.530 Kg

MESIN

Tipe Mesin 4.0 Liter Twin-Turbo V8
Daya Maksimum 510 PS / 6.000 Rpm
Torsi Maksimum 685 Nm / 2.000 – 5.000 Rpm
Sistem Transmisi 8 Tingkat Percepatan ZF
Kecepatan Maksimum 314 Km/Jam
Akselerasi 0-100 Km/Jam 3,5 detik
Mode Penggerak Rear Wheel Drive

BAHAN BAKAR

Tipe Bahan Bakar Bensin
Kapasitas Tangki Bahan Bakar 73 Liter
Tingkat Emisi Gas Buang CO2 245 g/Km
Estimasi Konsumsi Bahan Bakar Rata-Rata 10,5 Liter/100 Km