PGA Championship 2021 dimulai minggu ini dengan 156 pegolf melakukan pukulan tee di Ocean Course di Kiawah Island, Carolina Selatan. Tidak semua dari mereka memiliki kesempatan untuk menang, tentu saja. Berikut ini kami coba pilihkan 10 pemain yang berpeluang juara.

!. Jordan Spieth (posisi ke-2 pada 2015): Bisa dikatakan saat ini merupakan penampilan terbaik Spieth dalam karier grand slam sejak ia finis T28 di PGA Championship 2017. Dia telah menjadi pemain terbaik di dunia selama tiga bulan terakhir jika kita melihat statistik lanjutan. Beberapa pukulan tee dan approach shot di Kiawah benar-benar menakutkan. Jika kita perhatikan pukulan drive-nya di Augusta National, dan mempertimbangkan seberapa baik dia memainkan iron, dia berpeluang besar menjadi juara.

2. Rory McIlroy (menang pada 2012, 2014): Sangat mudah untuk kembali membayangkan dia menang di sini pada 2012 serta dua minggu lalu di Wells Fargo Championship. Meskipun McIlroy berada dalam kondisi terbaiknya sejak 2014 ketika terakhir kali memenangkan kejuaraan mayor, dia tidak sering tampil memukau untuk gelar mayor. Tampaknya ada sedikit gangguan mental pada acara-acara terbesar. Mudah-mudahan kali ini dia mampu mengulang kesuksesan di tahun 2012.

3. Justin Thomas (menang tahun 2017): Kemampuannya untuk memukul ke green dari hampir semua tempat seharusnya lebih menguntungkan daripada biasanya di sini, terutama jika cuaca berangin. Dia meraih kemenangan di trek Pete Dye yang berbeda (TPC Sawgrass), dan jika driver-nya kooperatif, dia akan menjadi pesaing kuat untuk trofi Wanamaker No.2.

4. Bryson DeChambeau (T4 pada 2020): Jika DeChambeau bisa menang di Winged Foot, dia bisa menang di mana saja di dunia. Jarak lapangan ini berada dalam jangkauan tangannya, tetapi beberapa hole sempit mungkin membatasi kebebasan dia dalam mengayunkan driver. Dia harus pintar di sekitar Kiawah — dia telah membuktikan bahwa dia bisa pintar di tempat-tempat kejuaraan mayor — dan benar-benar bersandar pada permainan menyeluruh yang dia tunjukkan selama enam bulan terakhir.

5. Dustin Johnson (ke-2 pada 2019): Kita berbicara tentang seseorang yang, setelah mencetak skor berturut-turut 80-an dan mengundurkan diri di pertengahan turnamen musim panas lalu, lalu hampir menyapu bersih PGA, US Open, dan Masters selama beberapa bulan ke depan. Dia menarik diri dari acara PGA Tour minggu sebelumnya dan tidak masuk 10 besar dalam tiga bulan terakhir. Bisa jadi dia justru tampil tajam saat permainan berikutnya di sini.

6. Jon Rahm (T4 di 2018): Pemain paling konsisten ini sedikit goyah selama beberapa bulan terakhir. Hal ini dapat dimengerti, mengingat Rahm dan istrinya memiliki anak pertama mereka sebelum Masters 2021, tetapi permainannya yang buruk menyebabkan kegagalan di Wells Fargo Championship dan kurangnya momentum untuk memasuki turnamen ini. Rahm adalah pemain terbaik dalam sejarah olahraga ini yang tidak memiliki gelar kejuaraan mayor, semoga dia mendapatkan gelarnya di Kiawah.

7. Collin Morikawa (Menang tahun 2020): Statistiknya selama tiga bulan terakhir sulit untuk dipahami. Dia kurang bagus dengan putter dan di sekitar green, namun, dia secara keseluruhan berada di posisi keenam dalam statistik “strokes gained”. Dengan kata lain, jika dia bermain standar saja dengan short game-nya, dia akan memiliki salah satu musim yang hebat dalam 20 tahun terakhir. Cukup bermain biasa saja di short game dia bisa meraih gelar kejuaraan mayor.

8. Viktor Hovland (T33 pada 2020): Satu-satunya pegolf di dunia yang rata-rata statistik strokes gained: driving dan approach cukup stabil, mencapai 0,9 selama enam bulan terakhir. Tak sulit membayangkan dia mampu menaklukkan Kiawah Island.

9. Daniel Berger (T12 pada 2018): Berger mahir dalam memainkan iron, apa pun posisinya, dan merupakan salah satu dari hanya dua pegolf yang rata-rata memperoleh angka 2,0 dalam statistik strokes gained per putaran tahun kalender ini (Spieth adalah pemain yang lainnya). Dia menyelesaikan dengan baik minggu lalu di Byron Nelson, dan sepertinya inilah saatnya baginya untuk melakukan lompatan di sini.

10. Sam Burns (T29 di 2019): Burns hanya kalah dari satu pegolf saja dalam dua pertandingan terakhirnya. Meskipun dia hanya bermain di satu mayor sejak awal 2019, permainan bagus yang dia tunjukkan selama sebulan terakhir membuka peluang untuk meraih kemenangan di Kiawah.